Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Didampingi Kadis Pendidikan dan Kadis Sosial, Satker Kementerian PU Tinjau Lokasi Pembangunan Sekolah Rakyat di Lembata

"Kita tidak ingin melewatkan peluang pembangunan yang bersumber dari APBN ini, di Kabupaten Lembata akan dibangun sekolah rakyat dengan jenjang mulai dari TK sampai SMA," Ucap Markus Lab

Indonesiasurya
Selasa, 30 Desember 2025 | 10:53:14 WIB
Foto

Indonesiasurya.com -  Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis (Satker PPS) dari Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) didampingi  Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata, Wens Ose Pukan, S.sos., M.AP, kepala Dinas Sosial Kabupaten Lembata, Markus Labi dan Dinas Perkimtan Lembata melaksanakan tinjau lokasi rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Waijarang. Senin, 29 Desember 2025.

Peninjauan ini dilakukan sebagai langkah awal sebelum memulai proses perencanaan pembangunan gedung dan fasilitas pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu di Kabupaten Lembata.

Markus Labi, hari ini ada tim dari Satker dari Kementrian Pekerjaan Umum datang untuk meninjau lokasi yang direncanakan untuk membangun Sekolah Rakyat (SR) dan kita (Kabupaten Lembata) tidak mau melewatkan momen berharga ini.

"Kita tidak ingin melewatkan peluang pembangunan yang bersumber dari APBN ini, di Kabupaten Lembata akan dibangun sekolah rakyat dengan jenjang mulai dari TK sampai SMA," Ucap Markus Labi

Perihal tanah bersertifikat yang menjadi tuntutan dari kementerian Kadis Dinsos Lembata ini mengatakan bahwa tanah Sudah bersertifikat. Dan ada berapa fasilitas yang harus disiapkan oleh Pemda Lembata berupa ketersediaan air, listrik dan jalan.

"Dalam proses pembangunan sekolah rakyat ini Pemerintah Daerah harus menyiapkan fasilitas air, listrik dan jalan, Setiap pemda di Indonesia ini bersedia bangun Sekolah Rakyat (SR), dan kita sudah siap menyiapkan lahan soal layak dan tidak itu bagian pemerintah pusat yang menentukan," Ujar Markus

Sementara itu, luas lahan yang disiapkan untuk sekolah rakyat ini 10,4 hektar yang nantinya akan dibangun gedung sekolah fasilitas penunjang pendidikan mulai dari lapangan olahraga, asrama untuk siswa/i dan juga tempat tinggal bagi tenaga pendidiknya.

“Harapan kita bersama semoga peninjauan lokasi  pembangunan sekolah rakyat ini bisa disetujui dan terealisasi," Harap Markus.

Sementara itu, Hesrun dan Hirmawan dari Satker PPS yang turun tinjau lokasi menjelaskan untuk  turun lapangan menjelaskan bahwa, lahan yang dibutuhkan sesuai dengan sertifikat yang sudah di serahkan dan tadi kita tinjau karena salah satu syarat juga adalah kemiringan lahan tidak lebih dari 10%

"Kami turun dinjau agar setelah kembali jadi bahan diskusi bersama pimpinan dan jika di setujui maka akan ada tim teknis perencaan yang akan turun untuk melakukan proses tahap berikut" ungkap Hesrun

Ia melanjutkan untuk saat ini dari semua kabupaten kota di NTT, baru kabupaten Kupang yang siap, dan untuk lembata kamintik teknis turun untuk melihat jika nantinya kemudian disetujui untuk dilaksanakan maka akan ada PKS dengan Bupati

"Jika kemudian disetujui maka Pemda bantu siapkan, jalan,listrik, air juga dokumen lingkungan" ungkap Hermawan.

Ia melanjutkan bagunan prototipe dimana perencanaan dan anggaran itu semua dari kementrian.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Ahmad Yohan: Politik Indah Jika Kita Bersama, Jangan Biarkan Syahwat Politik Rusak Pembangunan Lembata

Ahmad Yohan mengingatkan seluruh elemen bangsa agar tidak membiarkan kepentingan politik sesaat menghambat kemajuan daer

| Selasa, 20 Oktober 2026
Rakerda dan Pelantikan DPC PAN Lembata Resmi Digelar, Ahmad Yohan Hadir Langsung

Rakerda ini menjadi wadah penting bagi PAN Lembata untuk memperkuat soliditas organisasi, mengevaluasi program kerja yan

| Selasa, 20 Oktober 2026
Enam Unit Motor Terbakar di Depan SPBU Balauring Lembata, Polisi Masih Dalami Pelaku dan Motifnya

Sebagian besar motor tersebut sengaja ditinggal pemiliknya di sekitar SPBU karena digunakan untuk antri bahan bakar miny

| Selasa, 20 Oktober 2026
Warga Alap Atadei Lembata Hilang di Laut, Pencarian Masih Berlangsung

Warga melakukan pencarian dan menemukan sampan milik korban dalam keadaan kosong. Peralatan memancing masih ada di dalam

| Selasa, 20 Oktober 2026
Keuskupan Agung Ende Gugat Penetapan Flores Sebagai Pulau Panas Bumi

Ketua Komisi Keadilan, Perdamaian dan Integritas Keuskupan Agung Ende, Tigor Naingolang, menjelaskan ketiga kebijakan in

| Senin, 19 Oktober 2026
PERPAMSI NTT Dorong Advokasi dan Kemitraan untuk Memperkuat BUMD Air Minum

Dalam pemaparannya bertajuk “Advokasi dan Kemitraan untuk Memperkuat BUMD Air Minum di NTT”, Olahara menyampaikan ra

| Sabtu, 17 Oktober 2026
Bharatu Valdo Dimakamkan di San Dominggo: Keluarga Yakini Ini Pembunuhan Berencana

Pengacara keluarga, Petrus Bala Pattyona, mengatakan saat ini timnya masih mengumpulkan informasi dan bukti terkait kasu

| Minggu, 18 Oktober 2026
Palkostrad Bangun 24 Sumur Bor di Larantuka, Kodim 1624 Flotim Fasilitasi Penempatan

"Banyak warga dan sekolah yang menyampaikan permohonan karena mereka telah merasakan langsung kehadiran dan manfaat kebe

| Minggu, 18 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 3