Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Kecelakaan Beruntun di Lewoleba: Satu Korban Belum Sadarkan Diri, Keluarga Nanti Tanggung Jawab Pelaku

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/A/58/IX/2026/SPKT.SATLANTAS/POLRES LEMBATA/POLDA NTT, pengemudi pikap bernama Supriadi diduga kehilangan kendali karena melaju dengan kecepatan tinggi dan berada di bawah pengaruh minuman beralkohol. Saat itu, ia ditemani dua orang rekannya, Dudung Safrudin dan BIN.

Indonesiasurya
Selasa, 29 September 2026 | 14:26:48 WIB
Ilustrasi

LEWOLEBA — Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Waikomo, Kelurahan Lewoleba Barat, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, NTT, pada Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 16.30 WITA. Satu korban dilaporkan masih belum sadarkan diri, sementara keluarga korban hingga kini masih menanti itikad baik dari pihak pelaku.

Kecelakaan melibatkan sebuah mobil pikap Suzuki Carry warna hitam tanpa Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) dan dua sepeda motor, yaitu Honda Tiger dan Honda Absolut Revo.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/A/58/IX/2026/SPKT.SATLANTAS/POLRES LEMBATA/POLDA NTT, pengemudi pikap bernama Supriadi diduga kehilangan kendali karena melaju dengan kecepatan tinggi dan berada di bawah pengaruh minuman beralkohol. Saat itu, ia ditemani dua orang rekannya, Dudung Safrudin dan BIN.

Rangkaian Peristiwa

Saat melintas di perempatan Fox, sekitar 20 meter sebelah Timur Terminal Barat, Waikomo, kendaraan tersebut menabrak bagian belakang sepeda motor Honda Tiger yang dikendarai Maria Elisabeth Prada Duan (23 tahun) yang sedang melaju perlahan dari arah yang sama. Maria sedang membonceng adiknya, Ogilvie Susana Gunu Duan (11 tahun).

Tak berhenti di situ, mobil pikap terus melaju dan kembali menabrak sepeda motor Honda Absolut Revo milik Wilhelmus Pati Klobor yang terparkir di bahu jalan. Kendaraan akhirnya berhenti setelah menabrak pohon kapuk di pinggir jalan. Para korban segera dibawa warga ke Rumah Sakit Damian untuk mendapatkan penanganan medis.

Korban dan Kerugian

Akibat kejadian tersebut, sejumlah orang mengalami luka-luka, antara lain: Dudung Sufrudin, Maria Elisabeth Prada Duan, Ogilvie Susana Gunu Duan, Wilhelmus Pati Klobor, dan BIN. Salah satu korban dilaporkan masih belum sadarkan diri dan membutuhkan penanganan medis serius.

Kerugian material akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp20 juta. Ketiga kendaraan yang terlibat telah diamankan kepolisian sebagai barang bukti.

Keluarga Menanti Tanggung Jawab

Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga korban masih belum mendapatkan kejelasan dari pelaku. Mereka berharap pelaku, Supriadi, segera menunjukkan itikad baik dan memikul tanggung jawab atas kejadian yang menimpa keluarga mereka. (Tim)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Front keadilan rakyat Lembata gelar aksi, pemerintah diminta turunkan harga es batu, DPRD jangan diam.

Terkait Alfamart, Pemerintah berada pada posisi yang tidak bisa menolak dan tidak mudah menerima. Pemerintah mengambi

| Senin, 28 September 2026
Kampar B Juara Waijarang Cup, Kalahkan Kwela Watukobu 6-2 di Final

Klub yang dilatih oleh Mitos Latif dengan manajer Yonas Magang — seorang anggota Polri aktif — tampil solid sepanjan

| Senin, 28 September 2026
Kabar baik bagi 255 PPPK Paruh Waktu Lembata: Tetap Bekerja, TPP Dikaji

Meski anggaran terbatas, Bupati mengingatkan seluruh aparatur agar tidak menurunkan kualitas pelayanan. "Bekerjalah deng

| Minggu, 27 September 2026
Bupati Lembata Kaji Peluang Pemberian TPP ke 255 PPPK Paruh Waktu.

Selama saya memimpin bersama Wakil Bupati H. Muhamad Nasir, kami tidak akan memberhentikan PPPK Paruh Waktu, sepanjang

| Sabtu, 26 September 2026
Dinas Kesehatan Lembata gelar berbagai Kegiatan Peringati HKN ke-62 Tahun 2026

Peringatan ulang tahun kesehatan ini menjadi pengingat bagi kita semua, bahwa kesehatan adalah tanggung jawab bersama, b

| Sabtu, 26 September 2026
Dinas Pendidikan Lembata diduga Jebak Bupati terkait Mutasi Kepala Sekolah di Lembata.

Kondisi data yang tidak valid di Dapodik membawa dampak serius bagi nasib guru. Data yang tidak sinkron menyebabkan stat

| Jumat, 25 September 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 19