Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Warga Minta Dilakukan Evaluasi Kinerja, Jelang Akhir Masa Jabatan, Kades Siru Kecamatan Lembor,

Jangan sampai masa jabatan berakhir tanpa meninggalkan solusi bagi persoalan mendasar yang selama ini dikeluhkan masyarakat

Indonesiasurya
Senin, 09 Maret 2026 | 08:41:15 WIB
Foto

Lembor - Warga Desa Siru, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur meminta kepala desa (kades) untuk segera melakukan evaluasi kinerja kepemimpinan selama beberapa tahun ini.

Bagi warga mestinya diakhir masa jabatan, seorang kepala desa menunjukkan kedewasaan kepemimpinan dengan melakukan evaluasi terhadap kinerja selama bertahun-tahun menjabat. Evaluasi itu penting agar masyarakat tahu apa yang sudah berhasil dan apa yang masih menjadi pekerjaan rumah.

Namun yang terjadi di Desa Siru justru menimbulkan tanda tanya besar. Di saat masa jabatan hampir berakhir, perhatian justru lebih difokuskan pada pembangunan kantor desa melalui program CSR. Padahal, persoalan yang paling dirasakan langsung oleh masyarakat selama ini adalah kondisi jalan yang rusak dan belum mendapat perhatian serius.

Lima kampung  Kolong, Copa, Siru Beo, Mboleng, dan Lita  masih menghadapi masalah akses jalan yang memprihatinkan. Jalan yang seharusnya menjadi urat nadi aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat justru seolah bukan prioritas utama.

Seorang warga yang enggan namanya dipublikasi mengatakan, kami masyarakat desa, tentu tidak menolak pembangunan kantor desa. Tetapi pertanyaannya,apakah kantor yang megah lebih mendesak dibanding jalan yang setiap hari dilalui warga untuk bekerja, bersekolah, dan mengangkut hasil kebun?

Di akhir masa jabatan, yang dibutuhkan bukan sekadar proyek yang terlihat secara fisik, tetapi tanggung jawab moral untuk menuntaskan masalah yang paling dirasakan masyarakat. Kepemimpinan sejati bukan diukur dari bangunan yang berdiri, melainkan dari seberapa besar perubahan nyata yang dirasakan warga.

Jangan sampai masa jabatan berakhir tanpa meninggalkan solusi bagi persoalan mendasar yang selama ini dikeluhkan masyarakat. Warga berhak mendapatkan pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan mereka, bukan sekadar proyek yang terlihat indah di atas kertas.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

DPRD Setujui Perubahan OPD dari 38 ke 36: Tantangan 30% Belanja Pegawai Menanti

Menurut catatan DPRD, penggabungan perangkat daerah harus tetap memperhatikan intensitas urusan dan kapasitas pelayanan

| Senin, 09 Maret 2026
Surat Keputusan Gubernur NTT Tidak Berlaku, Bupati Ngada Tetap Lantik Yohanes C. Watu Ngebu Jadi Sekda

Wakil Bupati juga mengimbau masyarakat Ngada agar menghormati proses tata kelola pemerintahan yang sedang dijalankan ole

| Minggu, 08 Maret 2026
2.870 Peserta Ikuti Tes Akademik Seleksi Masuk Yayasan TB Soposurung SMAN 2 Balige

Setelah pelaksanaan tes ini, akan dilanjutkan dengan seleksi tahap II yang di mulai dari Psikotes, Tes Kesamaptaan, Kese

| Sabtu, 07 Maret 2026
ANGGOTA KORAMIL 1624-02/ADONARA BANTU EVAKUASI KORBAN KONFLIK ADONARA

Tidak ada korban jiwa namun, sejumlah warga yang terluka dengan cepat dievakuasi anggota Koramil 1624/02 Adonara ke temp

| Sabtu, 07 Maret 2026
Gandeng Raja Larantuka, Dandim 1624/Flotim Mediasi Konflik Adonara

Langkah Dandim dalam upaya meminimalisir agar konflik tidak melebar dan dengan sentuhan humanis, Dandim Erly Merlian, m

| Sabtu, 07 Maret 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 10