Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Bripda Dirja Pratama Tewas, Dugaan Kekerasan Senioritas Guncang Polda Sulsel, Publik Tuntut Transparansi

Dugaan adanya praktik kekerasan dan senioritas internal kini menjadi perhatian serius dan mempertaruhkan integritas serta akuntabilitas Polda Sulsel di mata masyarakat

Indonesiasurya
Minggu, 22 Februari 2026 | 23:18:22 WIB
Foto

MAKASSAR — Kematian anggota polisi muda, Bripda Dirja Pratama, yang bertugas di lingkungan Direktorat Samapta (Dit Samapta) Polda Sulawesi Selatan, mengguncang internal institusi Polri sekaligus memicu sorotan tajam publik. 

Dugaan adanya praktik kekerasan dan senioritas internal kini menjadi perhatian serius dan mempertaruhkan integritas serta akuntabilitas Polda Sulsel di mata masyarakat (22/02/2026).

Bripda Dirja Pratama, anggota Polri angkatan 53 asal Kabupaten Pinrang, dilaporkan meninggal dunia dalam kondisi yang memunculkan tanda tanya besar. 

Informasi yang beredar menyebutkan adanya dugaan kekerasan yang berkaitan dengan pola pembinaan dan senioritas di lingkungan tempatnya bertugas.

Peristiwa ini langsung memicu reaksi keras dari publik dan keluarga korban.

Mereka mendesak agar kasus tersebut diusut secara transparan, objektif, dan tanpa upaya menutup-nutupi fakta.

Tiga tuntutan utama pun disuarakan secara tegas, yakni:

* Hasil autopsi harus diumumkan secara terbuka kepada publik

* Oknum yang terbukti bersalah wajib diproses hukum tanpa pandang pangkat dan jabatan

* Evaluasi menyeluruh terhadap sistem pembinaan dan praktik senioritas di internal kepolisian

Desakan ini muncul karena publik menilai kasus tersebut bukan sekadar insiden biasa, melainkan menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri, khususnya Polda Sulsel.

Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Pol Zulham Efendi, membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan internal dan memintai keterangan sejumlah anggota terkait kematian Bripda Dirja Pratama.

“Pemeriksaan masih berjalan dan beberapa anggota sudah dimintai keterangan.

Kalau terbukti ada penganiayaan, pasti akan kita proses sesuai aturan yang berlaku,” tegas Kombes Zulham Efendi.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian korban karena proses pemeriksaan masih berlangsung.

“Kita belum bisa menyimpulkan, karena pemeriksaan masih berjalan,” tambahnya.

Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, terkait kasus yang telah memicu perhatian luas masyarakat tersebut.

Ketiadaan pernyataan resmi dari pucuk pimpinan Polda Sulsel justru semakin memperbesar sorotan publik. 

Banyak pihak menilai, transparansi dan ketegasan pimpinan menjadi kunci untuk menjaga kredibilitas institusi dan memastikan keadilan bagi korban.

Kasus ini kini menjadi ujian serius bagi komitmen Polri dalam menegakkan disiplin internal serta membuktikan bahwa tidak ada toleransi terhadap segala bentuk kekerasan, terlebih di dalam tubuh institusi penegak hukum itu sendiri.

Publik kini menunggu, apakah Polda Sulsel mampu mengungkap fakta secara terang-benderang, atau justru kasus ini akan menjadi noda baru yang memperdalam krisis kepercayaan terhadap institusi kepolisian (Rls/***).


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Tiga Desa Raih Predikat Perpustakaan Desa Terbaik di Lomba HUT ke-27 Otonomi Lembata

TBM Papirus menerapkan layanan terbuka. Pengunjung bebas memilih buku yang ingin dibaca atau dipinjam, lalu menghubungi

| Kamis, 15 Oktober 2026
Serah Terima Kepala Kemenag Haji dan Umrah Lembata, Wabup Nasir: Sinergi Kunci Pelayanan Terbaik

Dalam sambutannya, Wabup Nasir menegaskan pergantian ini bukan sekadar serah terima tugas rutin, melainkan momentum memp

| Kamis, 15 Oktober 2026
BLKK Otomotif Ile Lewotolok Nusantara Resmi Beroperasi: Bebas Biaya, Tanpa Batas Usia

Poin paling istimewa, pelatihan ini gratis dan tanpa batasan usia. Siapa pun yang berminat, berapapun usianya, boleh me

| Kamis, 15 Oktober 2026
HUT ke-27 Lembata, Bupati Kanis Tegaskan Pembangunan Harus Berdampak Nyata

Peringatan tahun ini mengusung tema 'Dengan Semangat Taan Tou, Melangkah Bersama Mewujudkan Pemerintahan yang Efektif, S

| Selasa, 13 Oktober 2026
Bupati Kanis Tinjau Laboratorium Kesehatan Hewan Lembata, Pastikan Siap Beroperasi

"Laboratorium ini sangat penting untuk memantau kesehatan ternak, memastikan keamanan daging yang beredar, serta mengawa

| Rabu, 14 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 7