Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Bupati Flotim Anton Doni Serukan Semangat Persatuan dan Produktivitas di Acara Tos Kenegaraan.

Dalam momen tersebut, Bupati Anton Doni juga mengajak untuk tidak melupakan warga yang tengah mengalami kesulitan,

Indonesiasurya
Selasa, 19 Agustus 2025 | 21:18:31 WIB
Bupati Flores Timur Anton Doni Dihen

Indonesiasurya.com, Larantuka - “Kita bersyukur kepada Tuhan atas hari yang baik, atas pengaturan-Nya, penyelenggaraan-Nya, sehingga semua acara berjalan dengan lancar,” ungkap Bupati Flores Timur Anton Doni Dihen mengawali sambutannya saat acara Tos Kenegaraan.

Baca juga ;  https://indonesiasurya.com/bentuk-relawan-tangguh-bencana-sman-1-nagawutung-jadi-salah-satu-sekolah-model-mitigasi-bencana-di-lembata 

https://indonesiasurya.com/rotasi-di-struktur-polri-puluhan-perwira-tinggi-di-mutasi

Bupati menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai kemerdekaan dan membangun komitmen kolektif dalam mengisi kemerdekaan dengan tanggung jawab dan semangat kebangsaan.

Hal ini terucap dalam sambutan Bupati saat cara TOS Kenegaraan memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia,  Minggu malam (17/8/2025), di Lapangan Lebao, Larantuka.


Bupati Antonius Doni menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian peringatan kemerdekaan RI ke-80 yang berlangsung lancar, termasuk penampilan para pasukan pengibar bendera (Paskibraka), yang menurutnya tampil "nyaris sempurna.”


Ia mengatakan bahwa meskipun bangsa ini telah 80 tahun merdeka, masih banyak warga yang belum menikmati hasil dari kemerdekaan secara menyeluruh, terutama mereka yang hidup dalam kemiskinan.

“Sebagian dari kita barangkali belum merasakan kemerdekaan yang sesungguhnya, karena kondisi mereka masih dalam keadaan miskin, belum mengalami apa yang dijanjikan oleh kemerdekaan; keadilan sosial bagi seluruh rakyat Republik Indonesia,” kata dia.

Dalam momen tersebut, Bupati Anton Doni juga mengajak untuk tidak melupakan warga yang tengah mengalami kesulitan, seperti para penyintas korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki yang hingga kini masih berada di tempat pengungsian.


Lebih lanjut, ia berharap untuk tetap memelihara optimisme dan membangun semangat produktivitas guna mewujudkan cita-cita kemerdekaan. Bahwa perjuangan belum selesai dan masih banyak yang harus dilakukan untuk memenuhi amanat Pembukaan UUD 1945.


“Semoga malam hari ini acara TOS Kenedagaran kita menguatkan kembali apa yang menjadi tema perayaan 80 tahun ini, kebersatuan kita, keberdaulatan kita, dan etos produktivitas kita yang tumbuh bersama dengan semangat kemerdekaan ini,” ucapnya.

Mengakhiri sambutan, Bupati Anton Doni juga berharap perayaan kali ini dapat menyempurnakan rasa persatuan dan kekeluargaan, baik sebagai satu bangsa dalam bingkai NKRI maupun sebagai warga Flores Timur.


"Semoga acara kita malam hari ini boleh menyempurnakan kebersamaan kita, rasa kesatuan kita, rasa kekeluargaan kita sebagai satu keluarga besar NKRI dan satu keluarga besar Flores Timur, saling memperkuat jabat erat tangan diantara kita semua untuk kembali membangun Lewotana kita, kembali membangun Indonesia untuk rakyat sejahtera Indonesia maju," tandasnya.

Acara ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Flores Timur, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, DPRD, ketua dan wakil ketua PKK Kabupaten Flores Timur, para Paskibraka, serta masyarakat umum. (Tino Watowuan)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Anggaran Terbatas, Tahun 2026 Di Lembata Nyaris Tak Ada Paket Proyek Yang Di Tender

Paket pekerjaan apbd tahun 2026 lebih pada pengadaan langsung karena, pagu di bawah 200 juta dengan metode e-katalog" un

| Rabu, 03 Juni 2026
Stok Obat Di Gudang Dinas Kesehatan Ada, Plt.Kadis Kesehatan "Tidak Benar Kalau Dibilang Kosong"

Ada 69 Koli obat di gudang farmasi dinas kesehatan, tinggal permintaan dari puskesmas maka, kami akan diatribusikan ke m

| Selasa, 02 Juni 2026
Tujuh Pria Dewasa Diduga Keroyok Siswa 14 Di Ileape. Keluarga Lapor Polisi

"Anak ini menolak, tetapi tetap dipaksa naik sepeda motor dan dibawa ke Petuntawa. Setibanya di sana, dia disuruh duduk

| Senin, 01 Juni 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 13