Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Bupati Lembata Kaji Peluang Pemberian TPP ke 255 PPPK Paruh Waktu.

Selama saya memimpin bersama Wakil Bupati H. Muhamad Nasir, kami tidak akan memberhentikan PPPK Paruh Waktu, sepanjang regulasi memungkinkan dan tidak ada pelanggaran. Saya pastikan kalian tetap bekerja," tegas Bupati.

Indonesiasurya
Sabtu, 26 September 2026 | 11:17:49 WIB
Rapat kerja

LEWOLEBA — Setelah mendapatkan kepastian tetap bekerja dari masa perjanjian kerja satu tahun berakhir, Bupati kaji potensi pemberian TPP bagi 255 tenaga PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Lembata

Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, secara resmi memastikan perpanjangan masa kerja mereka selama satu tahun ke depan, sesuai ketentuan yang berlaku. Penegasan ini disampaikan langsung saat menerima perwakilan PPPK Paruh Waktu di Ruang Rapat Bupati, Kamis (24/9/2026).

"Selama saya memimpin bersama Wakil Bupati H. Muhamad Nasir, kami tidak akan memberhentikan PPPK Paruh Waktu, sepanjang regulasi memungkinkan dan tidak ada pelanggaran. Saya pastikan kalian tetap bekerja," tegas Bupati.

Lebih jauh, Bupati juga membuka peluang pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi mereka. Ia telah meminta Asisten III Bidang Administrasi Umum Yohanes Berchmans Daniel Dai bersama Kepala BKPSDM Said Kopong untuk segera menelaah landasan hukum pemberian TPP tersebut.

"Saya ingin setiap tenaga di lingkungan Pemkab Lembata bisa menikmati TPP bersama, tidak ada yang tertinggal," ujarnya.

Sebagai balasannya, Bupati hanya meminta satu hal: loyalitas dan kinerja yang optimal. Para PPPK diminta bekerja disiplin, tulus, dan profesional, serta memahami arah pembangunan daerah.

Bupati juga menegaskan, pemerintahan ini tidak sekadar membangun fisik. Fokus utama diarahkan pada penguatan ekonomi masyarakat melalui sektor perikanan, pertanian, dan peternakan.

"Keberhasilan kami bukan soal monumen semata. Ukurannya: produksi jagung naik, ternak berkembang, kita menuju swasembada daging, lahan garapan meluas, dan pendapatan masyarakat meningkat," jelasnya.

Para PPPK juga diminta ikut menjadi jembatan informasi, menjelaskan program dan capaian pembangunan kepada masyarakat luas.

Menyangkut persoalan distribusi BBM yang masih dirasakan masyarakat, Bupati mengakui adanya kendala seperti keterbatasan moda transportasi, belum berfungsinya Jober, dan belum beroperasinya SPBU Merdeka. Pemerintah terus berupaya mengatasi hal tersebut, termasuk memperjuangkan pengalihan transportasi BBM ke kapal besi. Masyarakat juga diimbau tidak melakukan perdagangan BBM yang melanggar aturan.

Di akhir pertemuan, Bupati menyadari keterbatasan fiskal daerah, namun menegaskan hal itu bukan alasan menurunkan kualitas pelayanan.

"Perdalam pemahaman visi misi kita. Bekerjalah dengan baik, rajin, dan tunjukkan kinerja kalian," pesan Bupati menutup pertemuan.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Kabar baik bagi 255 PPPK Paruh Waktu Lembata: Tetap Bekerja, TPP Dikaji

Meski anggaran terbatas, Bupati mengingatkan seluruh aparatur agar tidak menurunkan kualitas pelayanan. "Bekerjalah deng

| Minggu, 27 September 2026
Dinas Kesehatan Lembata gelar berbagai Kegiatan Peringati HKN ke-62 Tahun 2026

Peringatan ulang tahun kesehatan ini menjadi pengingat bagi kita semua, bahwa kesehatan adalah tanggung jawab bersama, b

| Sabtu, 26 September 2026
Dinas Pendidikan Lembata diduga Jebak Bupati terkait Mutasi Kepala Sekolah di Lembata.

Kondisi data yang tidak valid di Dapodik membawa dampak serius bagi nasib guru. Data yang tidak sinkron menyebabkan stat

| Jumat, 25 September 2026
Ground breaking KNMP Lembata Dimulai, Enam Lokasi Disiapkan, Target Rantai Ekonomi Nelayan Terintegrasi

Program tersebut menjadi bagian dari agenda KKP untuk membangun kawasan pesisir yang lebih produktif melalui penguatan s

| Jumat, 25 September 2026
PINRANG MEMANGGIL: BBM SUBSIDI RAKYAT DISELEWENGKAN, MASYARAKAT DIMINTA TIDAK DIAM

Ketua FORMASI, Umar, menegaskan bahwa persoalan BBM subsidi menyangkut kebutuhan dasar dan keberlangsungan ekonomi masya

| Jumat, 25 September 2026
Fakta Terungkap! Pelaku Pungli di Rutan Medaeng Bertindak Sendiri, Tanpa Perintah

Menindaklanjuti laporan tersebut, pimpinan Rutan Medaeng pada hari Senin (21/9/2026) langsung membentuk tim pemeriksa da

| Jumat, 25 September 2026
Putus Rantai Sindikat Transnasional, Imigrasi Sikka Bentuk Desa Binaan di Flores Timur

"Dalam ekosistem pelindungan tenaga kerja, desa diidentifikasi sebagai unit terkecil sekaligus benteng terdepan dalam me

| Jumat, 25 September 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 8