Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


DPRD Lembata Dorong Penggunaan Bibit Malapari Lokal dalam Program Nasional, Tegaskan Nilai Strategis Genetika Lembata

Lembata bukan hanya memiliki lahan yang sesuai, tetapi juga memiliki plasma nutfah Malapari yang unik

Indonesiasurya
Selasa, 13 Januari 2026 | 07:17:55 WIB
Foto

Lembata, Indonesiasurya.com - 

Anggota DPRD Kabupaten Lembata, Alex Atawolo, menyampaikan dukungannya terhadap program nasional pengembangan tanaman energi dan rehabilitasi lahan yang saat ini tengah digulirkan pemerintah. Namun demikian, ia menegaskan pentingnya agar bibit Malapari asal Lembata menjadi bagian integral dalam implementasi program tersebut, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur dan kawasan timur Indonesia.

“Lembata bukan hanya memiliki lahan yang sesuai, tetapi juga memiliki plasma nutfah Malapari yang unik, adaptif, dan telah teruji secara alami puluhan tahun di iklim kering dan pesisir. Ini adalah keunggulan yang tidak dimiliki semua daerah,” tegas Alex Atawolo.

Menurutnya, Malapari yang tumbuh alami di Lembata menunjukkan ketahanan tinggi terhadap kekeringan, tanah marginal, serta salinitas, sehingga sangat relevan untuk dikembangkan dalam konteks bioenergi berkelanjutan, rehabilitasi lahan kritis, dan ketahanan iklim.

“Jika pemerintah serius ingin membangun industri bioenergi non-pangan yang berkelanjutan, maka pengembangan harus dimulai dari sumber genetik terbaik. Dan salah satu yang paling potensial di Indonesia saat ini adalah Malapari Lembata,” ujarnya.

Lebih lanjut, Alex Atawolo menekankan bahwa genetika Malapari Lembata merupakan aset strategis jangka panjang yang harus dilindungi, dikembangkan, dan dikelola secara sistematis oleh daerah bersama pemerintah pusat.

“Ke depan, bukan tidak mungkin varietas Malapari Lembata menjadi referensi nasional bahkan internasional untuk tanaman energi tropis. Ini bukan hanya soal ekonomi hari ini, tetapi tentang posisi Lembata dalam rantai nilai bioenergi global di masa depan,” tambahnya.

Ia juga mendorong agar pemerintah daerah segera:

1. Menetapkan kawasan sumber benih Malapari lokal,

2. Mengembangkan nursery dan bank benih berbasis desa,

3. Melindungi sumber genetik melalui regulasi daerah, dan

4. Membangun kemitraan riset dengan perguruan tinggi dan lembaga nasional.

Alex Atawolo menegaskan bahwa DPRD Lembata siap mendukung kebijakan daerah yang berpihak pada pengembangan Malapari lokal, baik melalui penganggaran, regulasi, maupun fasilitasi kemitraan.

“Program nasional harus memberi ruang bagi kekuatan lokal. Malapari Lembata bukan hanya tanaman, tetapi warisan biologis dan modal masa depan daerah,” tutupnya.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Hari Keempat TMMD : Pembukaan Jalan di Desa Sijarango Capai 41,50 Persen*

Dari pantauan di Lapangan, sejak pagi para anggota Satgas sudah melakukan berbagai persiapan untuk mengejar target pembu

| Minggu, 19 Juli 2026
Dibalik Seragam Loreng, Satgas TMMD Kodim 0210/TU Tingkatkan Keimanan Melalui Ibadah Minggu

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan emosional dan sosial antara TNI dan warga di lokasi pelaksan

| Minggu, 19 Juli 2026
PLN UIP Nusra Gelar Rapat Konsinyering, Kinerja Semester I 2026 Lampaui Target

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW. Manurung, menyampaikan bahwa Nilai Kinerja Organisasi (NKO) Semester I

| Minggu, 19 Juli 2026
Listan Ingatkan Waspadai "Penumpang Gelap" dalam Perjuangan Provinsi Luwu Raya!

semakin dekat sebuah cita-cita diwujudkan, semakin besar pula kemungkinan munculnya pihak-pihak yang mencoba mengganggu

| Minggu, 19 Juli 2026
Tingkatkan Pelayanan Kepada Pasien, RSU Bukit Lewoleba Lembata, Padukan dua Dokter Muda

"Kami dua bulan tanpa dokter spesialis dan sekarang kita sudah punya"ungkap Mantan Deken Lembata dengan senyum.

| Sabtu, 18 Juli 2026
Mahasiswa KKN Unwira Kupang Gelar Sosialisasi Anti - Cyberbullying di SMPN 1 Lewolema

Langkah preventif ini diharapkan mampu mempertahankan "rekor bersih" SMP Negeri 1 Lewolema dari kasus perundungan secara

| Jumat, 17 Juli 2026
Penumpang KM. Lambelu Loncat dari Kapal, Tim SAR Lakukan Pencarian di Perairan Pulau Pemana Sikka.

Lokasi kejadian diperkirakan berada di sekitar Perairan Pulau Pemana, Kabupaten Sikka, NTT, pada koordinat 8° 22.310'S

| Kamis, 16 Juli 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 13