Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Fenomena Siswa SMA di Lembata Akhiri Hidup Dengan Tragis. EG Ditemukan Tergantung Di Pohon, Dan Masih Bernapas Namun, Nyawanya Tak Tertolong

Igon menegaskan, keluarga sangat terpukul dan masih tidak percaya dengan kejadian tersebut.

Indonesiasurya
Rabu, 04 Maret 2026 | 10:24:11 WIB
Situasi di RS damian

Lembata - Fenomena mengakhiri hidup dengan tragis kembali menimpa siswa kelas tiga sebuah SMA di kecamatan Nubatukan kabupaten Lembata provinsi NTT.

Kali ini kasus tak elok ini kembali terjadi dan merenggut nyawa siswa asal desa imulolong kecamatan Wulandoni kabupaten Lembata.

Siswa kelas 3 SMA didalam kota Lewoleba berinisial EG, ditemukan dalam kondisi tergantung di sebuah pohon asam dekat tempat kosnya di Lusikawak, Selasa (3/3/2026) petang.

Korban pertama kali ditemukan oleh kakak kandung ayahnya (Bapa Tenga), Patris Gawen, setelah keluarga melakukan pencarian sekitar 30 menit.

Setelah dievakuasi dari TKP, tubuh EG masih memperlihatkan tanda-tanda napas lemah sehingga keluarga segera melarikannya menuju RS Damian, Lewoleba. Namun lima menit berselang, dokter menyatakan korban sudah tidak dapat diselamatkan.

Kronologi Menurut Keluarga

Kepada media ini, Igon—kerabat korban—menuturkan, EG selama ini tinggal di kosnya di Lusikawak. Ayah kandung Evlin datang dari kampung Imuloling untuk mengurus kepindahan anaknya ke rumah kakak dari ayahnya (Bapa Tenga) di Longser, sebab besok ia akan mengikuti ujian.

"Karena besok mau ujian, jadi Bapaknya datang dari Imulolong untuk urus kepindahan ke rumah Bapa Tenganya di Longser. Mereka rencana mau ke Lusikawak untuk berpamitan dengan bapa kosnya," ujar Igon.

Menurutnya, EG berjalan lebih dulu menuju kosnya, disusul Doel Gawen sang ayah lima menit kemudian. Namun saat tiba, sang ayah tidak menemukan EG di kos.

Kegelisahan membuat ayah korban, Bapa Tenga, Mama Tenga, dan adik korban melakukan pencarian. Hingga akhirnya Bapa Tenga Korban, Patris Gawen menemukan EG tergantung di pohon asam tak jauh dari kos yang selama ini ditempati. 

Belum Diketahui Penyebab

Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga belum dapat memastikan penyebab EG mengakhiri hidupnya secara tragis. Keluarga besar masih menunggu proses lebih lanjut dan berharap ada kejelasan mengenai peristiwa ini.

Igon menegaskan, keluarga sangat terpukul dan masih tidak percaya dengan kejadian tersebut.

Korbanpun langsung dibawa menuju kampung halamannya, Desa Imulolong pada malam hari untuk dikebumikan.(Adabnewsteam).


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Tujuh Pria Dewasa Diduga Keroyok Siswa 14 Di Ileape. Keluarga Lapor Polisi

"Anak ini menolak, tetapi tetap dipaksa naik sepeda motor dan dibawa ke Petuntawa. Setibanya di sana, dia disuruh duduk

| Senin, 01 Juni 2026
Komunitas Baramakassar Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun kepada Kapolda Sulsel

Ketua dan seluruh anggota Komunitas Baramakassar mengapresiasi dedikasi serta komitmen Kapolda Sulsel dalam memimpin jaj

| Minggu, 31 Mei 2026
Ketua LMA Kaiso Sebut Hari Lahir Pancasila Momen Mempersatukan Keberagaman

Sebagai Ketua Lembaga Masyarakat Adat LMA Kaiso saya mengajak semua masyarakat agar memaknai hari lahir Pancasila sebaga

| Minggu, 31 Mei 2026
Terduga Akui Habisi Wanita Asal Selayar, Pelaku ‘Dilepas’, Polisi Abaikan Pengakuan?

EB, terduga pelaku yang sebelumnya diringkus tim Resmob Polda Sulsel di kawasan BTP pada Jumat (22/5/2026), kini melengg

| Minggu, 31 Mei 2026
Ketua LMA Emeyode Ajak Warga Maknai Hari Lahir Pancasila

Dari lima sila itu, karena sebagai warga negara siapapun dia, kecil, besar, tua, dan muda, sebagai generasi bangsa, waji

| Minggu, 31 Mei 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 7