Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


FST UNWIRA dan Kampus Ursulin Santa Angela Atambua Rintis Buku Mulok Sains-Budaya

Kolaborasi antara FST UNWIRA Kupang bersama Kampus Ursulin Santa Angela Atambua dan pihak sekolah dari jenjang SD hingga SMA yang berada dibawah naungan yayasan Ananta Bhakti diharapkan menjadi langkah awal pengembangan bahan ajar muatan lokal yang mampu melestarikan kearifan budaya Timor sekaligus memperkuat literasi sains

Indonesiasurya
Jumat, 10 Juli 2026 | 22:01:33 WIB
Foto bersama

Atambua – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang mulai merintis kerja sama penyusunan buku muatan lokal (mulok) berbasis sains dan budaya bersama Kampus Ursulin santa Angela Atambua.

Inisiatif dari dosen FST UNWIRA tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berlangsung di Aula SD Santa Angela Atambua, Jumat (10/7/2026).

Hadir pada kegiatan tersebut kepala SD, guru TK, SD, SMP, SMA dan tenaga kependidikan Santa Angela Atambua, yang berada  di bawah naungan Yayasan Ananta Bhakti

Tim dosen FST UNWIRA yang hadir terdiri atas Dr. Maximus M. Taek, Dionisia Hariani Nada, S.Si., M.Sc., Faustina de Yesu Prisila Abi, S.Si., M.Si. (Program Studi Kimia), serta Gerardus D. Tukan, M.Si. (Program Studi Teknologi Pangan).
Pada pelaksanaan kegiatan yang diikuti oleh sekitar 25 peserta kegiatan tersebut, ketua tim, Dr. Maximus M. Taek, memaparkan konsep buku suplemen muatan lokal IPA Sekolah Dasar bertajuk Mengenal Tumbuhan Obat Tradisional Orang Timor.

Buku tersebut dirancang memperkenalkan sepuluh jenis tumbuhan obat tradisional yang telah lama dimanfaatkan masyarakat Timor, lengkap dengan nama dalam bahasa daerah, bahasa Indonesia, nama ilmiah, manfaat pengobatan tradisional, serta kandungan senyawa aktif yang telah dibuktikan melalui penelitian ilmiah.

Menurut Maximus, konsep buku ini tidak hanya memperkenalkan kekayaan hayati lokal, tetapi juga mengintegrasikan pengetahuan ilmiah dengan budaya masyarakat di sekitar lingkungan hidup anak sehingga lebih mudah dipahami dan menarik bagi peserta didik.
Dengan demikian, anak telah dibentuk untuk mengenal Ilmu Pengetahuan Alam secara kontekstual dan menarik  sejak dini, yang daripadanya dapat menjadi jaminan bagi anak untuk menyukai sains pada tahapan pendidikan lebih lanjut yang ditempuh oleh anak.
Draf buku Mengenal Tumbuhan Obat Tradisional Orang Timor, selanjutnya diperlihatkan dan kemudian didiskusikan bersama para guru. Hal itu dimaksudkan  untuk memperoleh masukan terkait bahasa, penyajian materi, dan kesesuaian dengan karakteristik siswa sekolah dasar.

Diskusi berlangsung interaktif. Salah seorang guru SD Santa Angela, Cergiana H. Sasi, S.Pd., Gr., menyampaikan bahwa sekolahnya telah mengembangkan inovasi pembuatan eco-enzyme dari limbah buah bersama para siswa dan bahkan meraih Juara II tingkat nasional.

Menurutnya, sekolah ingin terus mengembangkan berbagai potensi lokal, termasuk merancang produk ramah lingkungan seperti obat nyamuk alami. Karena itu, keberadaan buku muatan lokal berbasis sains dan budaya dinilai sangat relevan sebagai media pembelajaran yang mendorong kreativitas peserta didik dalam mengangkat potensi daerah. Masukan tersebut memicu diskusi lebih luas.

Para guru sangat antusias terlibat dalam diskusi, dan mengusulkan agar berbagai pengetahuan lokal yang masih hidup di tengah masyarakat dapat dikemas menjadi materi pembelajaran sehingga tidak hanya menjadi warisan budaya, tetapi juga menjadi sumber belajar yang kontekstual bagi anak-anak.

Kepala Sekolah Dasar (SD) Santa Angela Atambua, Gorgonia Valeria Oki, S.Sos., Gr., mengapresiasi inisiatif para dosen FST UNWIRA tersebut. Menurutnya, kegiatan tersebut membuka wawasan para guru mengenai model pengembangan muatan lokal yang memadukan ilmu pengetahuan dengan kearifan lokal.

Selama ini, kata Gorgonia, sekolahnya telah berupaya memenuhi kebijakan pemerintah daerah untuk mengembangkan muatan lokal, terutama pelestarian bahasa daerah. Namun, belum tersedianya model dan bahan ajar menjadi kendala utama. Konsep buku yang ditawarkan FST UNWIRA dinilai memberikan gambaran yang jelas mengenai pengembangan materi mulok karena mengintegrasikan pengetahuan tentang tumbuhan obat tradisional, bahasa daerah, serta praktik pengobatan tradisional dalam satu kesatuan pembelajaran. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat dilanjutkan hingga tahap penerbitan buku sehingga dapat digunakan sebagai bahan ajar di sekolah yang berada dibawah naungan yayasan Ananta bhakti.

Gorgonia juga menyampaikan rencana mengundang kembali tim dosen FST UNWIRA pada kunjungan studi banding dari sekolah Santa Ursula Baucau, Timor-Leste ke Kampus Santa Angela Atambua, Agustus 2026 mendatang. Pada kesempatan itu, pihak sekolah berharap tim dapat memperkenalkan konsep muatan lokal untuk bidang ilmu lainnya, seperti ekonomi, teknologi, dan bidang-bidang yang relevan dengan kebutuhan pendidikan masa depan.

Kolaborasi antara FST UNWIRA Kupang dan Kampus Ursulin Santa Angela Atambua serta pihak sekolah dibawah Yayasan Ananta bhakti diharapkan menjadi langkah awal pengembangan bahan ajar muatan lokal yang mampu melestarikan kearifan budaya Timor sekaligus memperkuat literasi sains peserta didik sejak jenjang sekolah dasar. ***(Gerard Tukan). 


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

ALFAMART BEROPERASI DI LEMBATA

Peduli Pengentasan Stunting, Buka Perdana di Lembata Alfamart Bagi-bagi Telur & Paket Sembako Gratis

| Jumat, 16 Oktober 2026
GRAND OPENING ALFAMART Bermitra Pasarkan Produk UMKM Lembata

Regional Corporate Communications Manager Alfamart, Firly Firlandi mengatakan, kehadiran sejumlah produk UMKM di jaringa

| Jumat, 16 Oktober 2026
Tiga Desa Raih Predikat Perpustakaan Desa Terbaik di Lomba HUT ke-27 Otonomi Lembata

TBM Papirus menerapkan layanan terbuka. Pengunjung bebas memilih buku yang ingin dibaca atau dipinjam, lalu menghubungi

| Kamis, 15 Oktober 2026
Serah Terima Kepala Kemenag Haji dan Umrah Lembata, Wabup Nasir: Sinergi Kunci Pelayanan Terbaik

Dalam sambutannya, Wabup Nasir menegaskan pergantian ini bukan sekadar serah terima tugas rutin, melainkan momentum memp

| Kamis, 15 Oktober 2026
BLKK Otomotif Ile Lewotolok Nusantara Resmi Beroperasi: Bebas Biaya, Tanpa Batas Usia

Poin paling istimewa, pelatihan ini gratis dan tanpa batasan usia. Siapa pun yang berminat, berapapun usianya, boleh me

| Kamis, 15 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 14