MAUMERE, INDONESIASURYA.COM — Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke-XXVIII, sebuah momen bersejarah di mana Rektor Unipa, Dr. Jonas K. G. D. Gobang, secara resmi meluluskan 708 wisudawan dan wisudawati yang siap berkontribusi bagi masyarakat.
Acara berlangsung khidmat dihadiri jajaran pejabat daerah, pimpinan LLDIKTI Wilayah XV, tokoh agama, pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa, para dosen, serta keluarga lulusan yang hadir dari berbagai penjuru NTT hingga luar pulau.
Filosofi Budaya Jadi Semangat Baru
Dalam sambutannya, Rektor menyisipkan nilai luhur budaya Sikka, Nian Tana Sikka, melalui syair adat "O Ina Naga". Nilai filosofis ini kemudian diabadikan sebagai nama ruang rapat Rektorat yang baru — Naga Natar Room, yang dimaknai sebagai tempat berkarya, berinovasi, dan menyemburkan "api kesadaran eksistensial."
Wisuda kali ini mengusung tema: "Inspiring Change: Berkarya, Berinovasi, dan Menginspirasi."
"Berkarya berarti ilmu tidak berhenti sekadar teori, tetapi hidup dalam kebersamaan. Berinovasi butuh keberanian menciptakan hal baru. Dan menginspirasi berarti mampu memotivasi orang lain lewat tindakan nyata," ujar Dr. Geri Gobang, sapaan akrab rektor.
Teguran: Jangan Jadi Sarjana Kertas
Di hadapan ratusan wisudawan, Rektor menyampaikan pesan yang menusuk sekaligus memotivasi:
"Jangan menjadi sarjana kertas — yang punya gelar tapi tak punya daya, punya ijazah tapi tak punya integritas, pandai bicara teori tapi tak mampu menyelesaikan masalah nyata. Jadilah sarjana yang mampu menciptakan nilai di mana pun kalian berada."
Capaian Gemilang 6 Bulan Terakhir
Rektor juga memaparkan deretan prestasi yang diraih kampus dalam waktu singkat:
- Akreditasi Unggul: Tiga prodi — S1 Manajemen, S1 Keperawatan, dan Profesi Ners — meraih Akreditasi Unggul
- Program Baru: Resmi membuka Pascasarjana Magister Manajemen (S2)
- Kerja Sama Internasional: Jalin kerja sama dengan Cavanis Educational Network (Uni Eropa); program penempatan lulusan ke Jepang bersama LPK Bintang Indo Corpora dan LPK Musubu Bali; alumni bekerja di Jerman hingga Dubai
- Hibah Riset & Pengabdian: Berhasil meraih pendanaan TFCCA, Kosabangsa, Dana Indonesia Raya Kementerian Kebudayaan, LPDP, serta riset permainan tradisional "Bola Flores"
- Sumber Daya Manusia: 22 dosen bergelar Doktor (S3); 22 dosen tengah menempuh S3 di luar negeri (AS, Australia, Denmark, Selandia Baru) berbasis hibah LPDP
- Prestasi Mahasiswa: Dua mahasiswa Psikologi lolos program AI & Data Science di Universitas Tokyo; mahasiswa Fisika rancang alat pemantau cuaca IoT di Gunung Ebulobo; partisipasi BEM di Indonesian Future Leaders Camp
"Ini baru awal. Kita tidak berhenti di sini. Inovasi akan terus kita lakukan," pungkas Dr. Geri Gobang dengan semangat.