Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


GEMPAK-HAM Soroti Krisis Air Bersih, Desak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar Bertanggung Jawab

"Krisis air bersih yang berkepanjangan tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa. Ini menyangkut hak dasar masyarakat. Pemerintah harus hadir dan memberikan kepastian kepada warga," tegas pernyataan dalam agenda konsolidasi tersebut

Indonesiasurya
Minggu, 31 Mei 2026 | 22:13:13 WIB
Wali kota dan wakil walikota Makasar

Makassar – Krisis air bersih yang dikeluhkan warga di berbagai wilayah Kota Makassar kembali menjadi sorotan publik. Dewan Pengurus Pusat LSM GEMPAK-HAM menggelar Konsolidasi Terbuka Jilid 2 sebagai bentuk respon terhadap semakin banyaknya keluhan masyarakat yang kesulitan mendapatkan pasokan air bersih. (31/05/2026).

Dalam seruan yang beredar luas di media sosial, GEMPAK-HAM menilai persoalan air bersih bukan lagi sekadar gangguan pelayanan, melainkan telah menjadi krisis yang berdampak langsung terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Kondisi tersebut disebut telah menimbulkan keresahan di tengah warga yang setiap hari bergantung pada ketersediaan air untuk kebutuhan rumah tangga.

Ketua dan pengurus GEMPAK-HAM menegaskan bahwa pemerintah kota harus segera mengambil langkah konkret dan terukur untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Mereka menilai masyarakat tidak membutuhkan janji, melainkan solusi nyata yang dapat dirasakan secara langsung.

"Krisis air bersih yang berkepanjangan tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa. Ini menyangkut hak dasar masyarakat. Pemerintah harus hadir dan memberikan kepastian kepada warga," tegas pernyataan dalam agenda konsolidasi tersebut.

Tak hanya mendesak percepatan penyelesaian masalah air bersih, GEMPAK-HAM juga melontarkan kritik keras terhadap kepemimpinan Pemerintah Kota Makassar. Organisasi tersebut secara terbuka menyuarakan tuntutan agar Wali Kota dan Wakil Wali Kota bertanggung jawab atas kondisi yang terjadi apabila tidak mampu menuntaskan persoalan pelayanan dasar masyarakat.

Aksi konsolidasi yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 1 Juni 2026, diperkirakan akan menjadi wadah penyampaian aspirasi masyarakat yang selama ini mengeluhkan buruknya distribusi air bersih di sejumlah kawasan Kota Makassar.

Sejumlah warga berharap pemerintah segera turun tangan dan memberikan penjelasan terbuka mengenai penyebab krisis air bersih yang terjadi, termasuk langkah-langkah penanganan yang sedang dan akan dilakukan. Menurut mereka, akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan vital yang tidak boleh diabaikan.

"Makassar tidak boleh terus berada dalam bayang-bayang krisis air bersih. Masyarakat membutuhkan tindakan nyata, bukan sekadar wacana," menjadi salah satu pesan yang mengemuka menjelang pelaksanaan konsolidasi terbuka tersebut. **Baramakassar_


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Komunitas Baramakassar Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun kepada Kapolda Sulsel

Ketua dan seluruh anggota Komunitas Baramakassar mengapresiasi dedikasi serta komitmen Kapolda Sulsel dalam memimpin jaj

| Minggu, 31 Mei 2026
Ketua LMA Kaiso Sebut Hari Lahir Pancasila Momen Mempersatukan Keberagaman

Sebagai Ketua Lembaga Masyarakat Adat LMA Kaiso saya mengajak semua masyarakat agar memaknai hari lahir Pancasila sebaga

| Minggu, 31 Mei 2026
Terduga Akui Habisi Wanita Asal Selayar, Pelaku ‘Dilepas’, Polisi Abaikan Pengakuan?

EB, terduga pelaku yang sebelumnya diringkus tim Resmob Polda Sulsel di kawasan BTP pada Jumat (22/5/2026), kini melengg

| Minggu, 31 Mei 2026
Ketua LMA Emeyode Ajak Warga Maknai Hari Lahir Pancasila

Dari lima sila itu, karena sebagai warga negara siapapun dia, kecil, besar, tua, dan muda, sebagai generasi bangsa, waji

| Minggu, 31 Mei 2026
Gila ! Kredit Siluman Rp. 230 Juta Muncul, Kinerja Bank NTT Cabang Lewoleba Dipertanyakan.

Kepada media ini, Jumat (29/5/2026), Lasarus mempertanyakan munculnya pinjaman baru senilai Rp.230 juta yang menurutnya

| Sabtu, 30 Mei 2026
Peduli Lansia, Dinas Kesehatan Gelar HLUN Ke 30 tahun 2026, Di Lewoleba.

Kita ingin Lansia tetap di hargai dalam kehidupan sosial karena, kenikmatan yang kita rasakan hari ini tidak lepas dari

| Jumat, 29 Mei 2026
Bank NTT Cabang Lembata Di duga "Rampok" Nasabah

"tiba-tiba, tanpa sepengatahuan saya, pada tahun 2019 muncul kredit tindis baru Rp230 juta. Itu tidak rasional. Saya sen

| Jumat, 29 Mei 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 3