Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Dorong Transaksi Non-Tunai, Perwabantt Lewoleba Bekali Anggota dengan Edukasi QRIS

Kegiatan itu menjadi bagian dari agenda Perwabantt yang dikemas dalam tiga sesi, yakni senam kebugaran, arisan, dan sosialisasi transaksi pembayaran digital.

Indonesiasurya
Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:39:03 WIB
Foto

LEWOLEBA – Persatuan Wanita Bank NTT (Perwabantt) Cabang Lewoleba mulai memperkuat literasi keuangan digital di kalangan anggotanya. 

Melalui Seksi Pendidikan, organisasi tersebut menggelar sosialisasi penggunaan sistem pembayaran non-tunai Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Bank NTT di ruang rapat Gedung Bank NTT Cabang Lewoleba, Jumat, 3 Juli 2026.

Kegiatan itu menjadi bagian dari agenda Perwabantt yang dikemas dalam tiga sesi, yakni senam kebugaran, arisan, dan sosialisasi transaksi pembayaran digital. 

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap transformasi layanan perbankan sekaligus memperkuat peran para anggota sebagai pendamping dan motor penggerak dalam mendukung tugas suami.

Ketua Perwabantt Cabang Lewoleba, Fransiska Kolin, mengatakan sosialisasi dilakukan karena masih banyak anggota yang belum memahami cara menggunakan QRIS maupun manfaat transaksi pembayaran digital.

"Kami ingin seluruh anggota Perwabantt mengenal dan memahami penggunaan QRIS sehingga dapat memanfaatkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, ibu-ibu juga dapat menjadi penyambung informasi kepada masyarakat mengenai pentingnya bertransaksi secara non-tunai," kata Fransiska Kolin.

Untuk memberikan pemahaman yang komprehensif, Perwabantt menghadirkan narasumber dari Marketing Dana Bank NTT Cabang Lewoleba, Vina Lewokerore.

Dalam pemaparannya, Vina menjelaskan bahwa pembayaran menggunakan QRIS Bank NTT dapat dilakukan melalui aplikasi resmi B'Pung Mobile Bank NTT. 

Pengguna cukup membuka aplikasi, masuk menggunakan PIN atau autentikasi biometrik, memilih menu QRIS atau Scan, kemudian memindai kode QR milik merchant, memastikan nominal transaksi, dan memasukkan PIN untuk menyelesaikan pembayaran.

"Anda hanya perlu memindai kode QR dari merchant tujuan dan mengonfirmasi nominal transaksi tanpa ada tambahan biaya admin," ujar Vina.

Menurut dia, selain melalui aplikasi B'Pung Mobile, transaksi ke merchant QRIS Bank NTT juga dapat dilakukan menggunakan berbagai aplikasi mobile banking maupun dompet digital lain yang telah terhubung dengan sistem QRIS nasional.

Ia mengatakan penggunaan QRIS menawarkan sejumlah keuntungan bagi masyarakat. Selain membuat transaksi lebih cepat dan praktis, sistem pembayaran digital juga mengurangi risiko kehilangan uang tunai maupun menerima uang palsu.

Seluruh transaksi pun tercatat secara otomatis sehingga memudahkan pengguna mengelola pengeluaran.

Pembayaran menjadi lebih aman, praktis, dan efisien. Pengguna juga tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah besar saat berbelanja," katanya.

Fransiska Kolin berharap seluruh anggota Perwabantt segera beradaptasi dengan perkembangan teknologi pembayaran digital. 

Menurut dia, pemanfaatan QRIS tidak hanya mempermudah transaksi, tetapi juga mendukung upaya pemerintah dan Bank Indonesia dalam memperluas ekosistem pembayaran non-tunai.

Ia juga mengajak anggota yang belum memiliki aplikasi B'Pung Mobile agar segera mengaktifkannya sehingga dapat memanfaatkan layanan QRIS, terutama ketika bepergian ke daerah-daerah yang telah menerapkan transaksi digital secara luas.

"Manfaat QRIS sangat besar. Transaksi menjadi lebih aman, tidak perlu membawa banyak uang tunai, terhindar dari risiko uang palsu, dan lebih praktis. Kami berharap ibu-ibu Perwabantt menjadi contoh sekaligus corong informasi bagi masyarakat Lembata dalam memanfaatkan pembayaran digital," ujar Fransiska.

QRIS merupakan standar nasional kode respons cepat yang dikembangkan Bank Indonesia untuk mengintegrasikan berbagai layanan pembayaran digital di Indonesia.

Melalui satu kode QR, masyarakat dapat melakukan pembayaran menggunakan berbagai aplikasi mobile banking maupun dompet digital secara cepat, aman, dan efisien.

Melalui kegiatan tersebut, Perwabantt Cabang Lewoleba berharap literasi keuangan digital anggotanya semakin meningkat sehingga mampu mendorong terbentuknya budaya transaksi non-tunai di Kabupaten Lembata yang lebih inklusif dan modern. (Lakonawa)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Tiga Desa Raih Predikat Perpustakaan Desa Terbaik di Lomba HUT ke-27 Otonomi Lembata

TBM Papirus menerapkan layanan terbuka. Pengunjung bebas memilih buku yang ingin dibaca atau dipinjam, lalu menghubungi

| Kamis, 15 Oktober 2026
Serah Terima Kepala Kemenag Haji dan Umrah Lembata, Wabup Nasir: Sinergi Kunci Pelayanan Terbaik

Dalam sambutannya, Wabup Nasir menegaskan pergantian ini bukan sekadar serah terima tugas rutin, melainkan momentum memp

| Kamis, 15 Oktober 2026
BLKK Otomotif Ile Lewotolok Nusantara Resmi Beroperasi: Bebas Biaya, Tanpa Batas Usia

Poin paling istimewa, pelatihan ini gratis dan tanpa batasan usia. Siapa pun yang berminat, berapapun usianya, boleh me

| Kamis, 15 Oktober 2026
HUT ke-27 Lembata, Bupati Kanis Tegaskan Pembangunan Harus Berdampak Nyata

Peringatan tahun ini mengusung tema 'Dengan Semangat Taan Tou, Melangkah Bersama Mewujudkan Pemerintahan yang Efektif, S

| Selasa, 13 Oktober 2026
Bupati Kanis Tinjau Laboratorium Kesehatan Hewan Lembata, Pastikan Siap Beroperasi

"Laboratorium ini sangat penting untuk memantau kesehatan ternak, memastikan keamanan daging yang beredar, serta mengawa

| Rabu, 14 Oktober 2026
Dari Laporan Masyarakat hingga Penindakan, Satresmob Bareskrim Ungkap Kasus Curanmor

Tim Satresmob Bareskrim Polri yang dipimpin oleh Kanit 1 Satresmob Bareskrim Polri, Kombes Pol Harry Azhar, S.H., S.I.K.

| Selasa, 13 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 12