LEWOLEBA — Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Lembata resmi membentuk Kampung ASK ME DAGUSIBU Goes to Community di Kelurahan Lewoleba Selatan. Peluncuran ini berlangsung bertepatan dengan peringatan World Pharmacist Day ke-16 Tahun 2026.
Program ini merupakan hasil kolaborasi lintas tingkatan: Pengurus Pusat IAI, Pengurus Daerah IAI Provinsi NTT, Pengurus Cabang IAI Kabupaten Lembata, bersama Tim Penggerak PKK Provinsi NTT dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Lembata.
Langkah Nyata Edukasi Keluarga Sehat
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lembata, Ursula S. Bayo, menyambut baik dan mengapresiasi kerja sama tersebut.
"Kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk mendekatkan edukasi tentang DAGUSIBU — Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Benar — kepada masyarakat, khususnya keluarga sebagai lingkungan pertama dalam membangun perilaku hidup sehat."
Ursula berharap kampung ini menjadi wadah pemberdayaan masyarakat agar semakin cerdas, mandiri, dan bertanggung jawab dalam menggunakan obat, serta mampu menjadi agen edukasi kesehatan bagi keluarga dan lingkungannya.
"Mari kita jadikan momentum World Pharmacist Day ini sebagai penguat semangat kolaborasi antara apoteker, PKK, tenaga kesehatan, pemerintah, dan masyarakat. DAGUSIBU menjadi budaya, keluarga sehat, masyarakat kuat, Lembata sehat dan hebat."
Perkuat Peran Apoteker untuk Masyarakat
Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang IAI Kabupaten Lembata, Anastasia Leda, menjelaskan tema World Pharmacist Day 2026 adalah "Empowering Pharmacists for Healthier Futures", yang mengandung semangat memperkuat peran dan kapasitas apoteker demi kesehatan masyarakat.
"Kegiatan ini merupakan bentuk nyata pengabdian apoteker untuk mendekatkan informasi dan edukasi kefarmasian kepada masyarakat. Kampung ini menjadi tempat masyarakat bertanya, belajar, dan mendapatkan informasi yang benar tentang obat."
Anastasia menegaskan bahwa kesehatan masyarakat tidak bisa dilakukan sendiri. Sinergi antar pihak adalah kunci utama.
"Mewujudkan masyarakat yang sehat membutuhkan kolaborasi. Sinergi antara apoteker, PKK, pemerintah, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat merupakan kekuatan penting untuk membangun keluarga yang sehat dan mandiri."
Dengan terbentuknya Kampung ASK ME DAGUSIBU, diharapkan masyarakat Lewoleba Selatan dan sekitarnya semakin bijak dalam menggunakan obat, kesalahan penggunaan obat dapat diminimalisir, dan budaya DAGUSIBU tumbuh di setiap keluarga.