Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Kekerasan Berbasis Gender: Ancaman Sistemik di Indonesia

Fransiskus credo mais Mahasiswa Unwira Kupang

Indonesiasurya
Jumat, 12 Desember 2025 | 18:45:43 WIB
Ilustrasi

Komnas Perempuan mencatat 2,7 juta kasus kekerasan berbasis gender pada 2025, dengan peningkatan signifikan pada kekerasan ekonomi yang menjerat pekerja perempuan di sektor informal.

Fenomena ini mencakup pelecehan fisik, seksual, dan psikis, di mana perempuan muda di kota besar paling rentan akibat ketidaksetaraan upah dan akses pekerjaan. Top 10 isu sosial 2025 menempatkan kekerasan gender sebagai prioritas utama, memicu keresahan publik hingga 28% responden.

Patriarki budaya dan lemahnya penegakan hukum memperburuk situasi, dengan hanya 15% korban melapor karena stigma dan ancaman pelaku.

Kekerasan ekonomi seperti pengendalian keuangan oleh pasangan memengaruhi 40% perempuan pekerja, sementara kasus domestik melonjak 22% pasca-pandemi. Tanpa intervensi, ini menghambat pemberdayaan perempuan dan target kesetaraan gender 2045.

Pemerintah wajib perkuat UU TPKS dengan sanksi tegas dan hotline 24/7 gratis, sambil kampanye edukasi anti-kekerasan di sekolah dan komunitas.

Kolaborasi dengan swasta untuk shelter aman dan pelatihan ekonomi perempuan, ditambah reformasi pengadilan khusus gender. Masyarakat harus ubah norma patriarkal melalui dialog terbuka, jadikan kesetaraan bukan slogan tapi realitas.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

KKO FC Kirim Surat Tegas ke ASKAB Lembata : Minta Sanksi Untuk Hidup FC dan Hentikan Jadwal Lanjutan

Berdasarkan MCM Pasal 8 Ayat 8, Kode Disiplin PSSI 2023 Pasal 28 Ayat 1 & 2, serta Pasal 58 tentang sikap tidak sportif/

| Rabu, 21 Oktober 2026
KISRUH LIGA II PSSI LEMBATA: KKO FC LAYANGKAN PENGADUAN, ASKAB DINILAI TIDAK PROFESIONAL

Syukur menjelaskan, saat wasit memutuskan penalti untuk KKO, pihak lawan memprotes. Seharusnya, jika wasit ragu, dapat m

| Rabu, 21 Oktober 2026
Ahmad Yohan: Politik Indah Jika Kita Bersama, Jangan Biarkan Syahwat Politik Rusak Pembangunan Lembata

Ahmad Yohan mengingatkan seluruh elemen bangsa agar tidak membiarkan kepentingan politik sesaat menghambat kemajuan daer

| Selasa, 20 Oktober 2026
Rakerda dan Pelantikan DPC PAN Lembata Resmi Digelar, Ahmad Yohan Hadir Langsung

Rakerda ini menjadi wadah penting bagi PAN Lembata untuk memperkuat soliditas organisasi, mengevaluasi program kerja yan

| Selasa, 20 Oktober 2026
Enam Unit Motor Terbakar di Depan SPBU Balauring Lembata, Polisi Masih Dalami Pelaku dan Motifnya

Sebagian besar motor tersebut sengaja ditinggal pemiliknya di sekitar SPBU karena digunakan untuk antri bahan bakar miny

| Selasa, 20 Oktober 2026
Warga Alap Atadei Lembata Hilang di Laut, Pencarian Masih Berlangsung

Warga melakukan pencarian dan menemukan sampan milik korban dalam keadaan kosong. Peralatan memancing masih ada di dalam

| Selasa, 20 Oktober 2026
Keuskupan Agung Ende Gugat Penetapan Flores Sebagai Pulau Panas Bumi

Ketua Komisi Keadilan, Perdamaian dan Integritas Keuskupan Agung Ende, Tigor Naingolang, menjelaskan ketiga kebijakan in

| Senin, 19 Oktober 2026
PERPAMSI NTT Dorong Advokasi dan Kemitraan untuk Memperkuat BUMD Air Minum

Dalam pemaparannya bertajuk “Advokasi dan Kemitraan untuk Memperkuat BUMD Air Minum di NTT”, Olahara menyampaikan ra

| Sabtu, 17 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 10