Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Lembata Dilanda Cuaca Ekstrem, Wabup Turun Lapangan Tinjau Sejumlah Fasilitas Umum Dan Rumah Warga Yang Rusak

Ketua Forum PRB Lembata, Alexander Raring, Senin (12/1/2026), mengingatkan, kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi selama Januari hingga Maret 2026.

Indonesiasurya
Senin, 12 Januari 2026 | 10:14:15 WIB
Foto

INDONESIASURYA.COM -

Sejak awal Desember  2025 hingga pertengahan Januari 2026 ini, Kabupaten Lembata provinsi Nusa tenggara Timur  dilanda cuaca  ekstrim, sejumlah bencana hidrometeorologi. Banjir, longsor, pohon tumbang, hingga kerusakan fasilitas pendidikan dan rumah warga terjadi di beberapa kecamatan. 


Kondisi ini mendapat perhatian serius Pemerintah Kabupaten Lembata, dengan Wakil Bupati turun langsung memantau dampak di lapangan.


Berdasarkan data Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Lembata, rangkaian kejadian bencana mulai tercatat pada Jumat, 5 Desember 2025, berupa banjir di Desa Wuakerong. Bencana serupa kembali terjadi di desa yang sama pada Jumat, 12 Desember 2025.


Pada Senin, 8 Desember 2025, banjir melanda Desa Jontona dan memutus akses jalan dari dan ke Lemau, ibu kota Kecamatan Ile Ape Timur. Di hari yang sama, plafon ruang kelas SDK Lewotolok di Podu roboh akibat cuaca buruk, sehingga aktivitas belajar mengajar terpaksa dihentikan demi keselamatan siswa.


Selanjutnya, pada Sabtu, 13 Desember 2025, longsor terjadi di Desa Penikenek, sementara pada Sabtu, 27 Desember 2025, sebuah pohon tumbang menimpa rumah warga di Desa Belobao. Meski tidak dilaporkan korban jiwa, sejumlah fasilitas umum dan milik warga mengalami kerusakan.


Memasuki Triwulan I tahun 2026, potensi dan kejadian bencana hidrometeorologi kembali terjadi. Pada Minggu, 12 Januari 2026, hujan disertai angin kencang menyebabkan pohon tumbang dan menutup badan jalan trans Nagawutung di Desa Imulolong, sehingga mengganggu arus transportasi. Di hari yang sama, talud penahan gedung SDK Lamanuna dilaporkan rubuh sepanjang kurang lebih 60 meter. 


Menyikapi kejadian tersebut, Wakil Bupati Lembata, Muhamad Nasir bersama Kepala Dinas Pendidikan, Wenseslaus Pukan serta Kepala Bidang SD langsung menuju lokasi untuk meninjau kerusakan dan memastikan langkah penanganan darurat.


Selain itu, hujan dan angin kencang juga mengakibatkan dapur milik seorang warga, Elisabeth Wadon, di Desa Ebak Aulesa, terbongkar akibat terjangan angin.


Ketua Forum PRB Lembata, Alexander Raring, Senin (12/1/2026), mengingatkan, kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi selama Januari hingga Maret 2026.


Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama yang bermukim di wilayah rawan banjir, longsor, dan pohon tumbang. Pemerintah daerah diminta terus memperkuat kesiapsiagaan dan respons cepat guna meminimalkan risiko serta dampak bencana bagi masyarakat. (at/sl).


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Mahasiswa KKN Unwira Kupang Gelar Sosialisasi Anti - Cyberbullying di SMPN 1 Lewolema

Langkah preventif ini diharapkan mampu mempertahankan "rekor bersih" SMP Negeri 1 Lewolema dari kasus perundungan secara

| Jumat, 17 Juli 2026
Penumpang KM. Lambelu Loncat dari Kapal, Tim SAR Lakukan Pencarian di Perairan Pulau Pemana Sikka.

Lokasi kejadian diperkirakan berada di sekitar Perairan Pulau Pemana, Kabupaten Sikka, NTT, pada koordinat 8° 22.310'S

| Kamis, 16 Juli 2026
Temui Kepala Staf Kepresidenan, BPP DOB Dorong Provinsi Luwu Raya Masuk Agenda Strategis Nasional

Ketua Tim BPP DOB Provinsi Luwu Raya, H. Darwis Ismail, mengatakan pertemuan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar me

| Selasa, 14 Juli 2026
Ahli Geothermal Luruskan Persepsi tentang WKP Mataloko dan Pemanfaatan Lahan PLTP

Berdasarkan data gambaran umum pengembangan PLTP Mataloko, luas WKP mencapai sekitar 996,2 hektare

| Selasa, 14 Juli 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 10