Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Meski Diguyur Hujan, Penutupan Jambore Remaja Misioner di Lembata Berlangsung Khidmat

Uskup mengajak umat untuk produktif mengelola lahan, namun tetap menjaga integritas sebagai 'gembala jiwa-jiwa' yang hidupnya dipersembahkan hanya untuk Tuhan atau Solideo.

Indonesiasurya
Senin, 27 April 2026 | 08:52:49 WIB
Foto bersama

Lembata — Ribuan anak dan remaja Katolik tetap teguh mengikuti prosesi meski guyuran hujan membasahi lokasi penutupan Jambore Anak dan Remaja Misioner Dekenat Lembata di lapangan sepak bola, Desa Pada, Kecamatan Nubatukan, Minggu (26/4/2026). 

Kehadiran Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lembata, Ny. Ursula Surat Bayo, tokoh agama dan tokoh masyarakat, mempertegas khidmatnya acara yang menjadi puncak pertemuan akbar generasi muda tersebut.

Acara penutupan diawali dengan ​perayaan Ekaristi Kudus yang dipimpin langsung oleh Uskup Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro. 

Dalam homilinya, Mgr. Hans Monteiro menggunakan simbol-simbol liturgi untuk memberikan pengajaran iman kepada para peserta. 

Ia menjelaskan bahwa filosofi topi yang dikenakan uskup melambangkan kemuliaan tertinggi yang harus dicapai manusia melalui kesetiaan kepada Tuhan, sementara tongkat gembala menjadi simbol penuntun umat agar tetap berjalan di jalan kebenaran.

​Selain menyentuh aspek spiritual, Uskup Larantuka juga memberikan perhatian pada kemandirian ekonomi masyarakat. 

Uskup Hans menilai bentang alam Lembata yang luas sangat menjanjikan untuk dijadikan padang penggembalaan ternak. 

Pesan ini sejalan dengan program prioritas Pemerintah Kabupaten Lembata di sektor Nelayan, Tani, dan Ternak (NTT).

Uskup mengajak umat untuk produktif mengelola lahan, namun tetap menjaga integritas sebagai 'gembala jiwa-jiwa' yang hidupnya dipersembahkan hanya untuk Tuhan atau Solideo.

​Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang acara, di mana lebih dari seribu anak dan remaja yang tergabung dalam Teen School of Mission (TISOM) Angkatan Pertama tetap setia mengikuti rangkaian liturgi hingga usai. 

Panitia mencatat, meskipun cuaca tidak menentu selama tiga hari kegiatan, dukungan umat dan orang tua justru semakin kuat, yang menandai kesuksesan jambore ini dalam membentuk karakter misioner sejak dini.

​Hadir pula dalam kesempatan tersebut Romo Deken Lembata RD. Blasius Masan Kleden, anggota DPRD Lembata, jajaran pejabat pemerintah daerah, serta para imam dan suster.

Penutupan ini diharapkan menjadi awal bagi para remaja misioner untuk kembali ke paroki masing-masing dengan semangat persatuan dalam misi dan iman yang lebih kokoh. (Prokompimkablembata)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

HUT ke-27 Lembata, Bupati Kanis Tegaskan Pembangunan Harus Berdampak Nyata

Peringatan tahun ini mengusung tema 'Dengan Semangat Taan Tou, Melangkah Bersama Mewujudkan Pemerintahan yang Efektif, S

| Selasa, 13 Oktober 2026
Bupati Kanis Tinjau Laboratorium Kesehatan Hewan Lembata, Pastikan Siap Beroperasi

"Laboratorium ini sangat penting untuk memantau kesehatan ternak, memastikan keamanan daging yang beredar, serta mengawa

| Rabu, 14 Oktober 2026
Dari Laporan Masyarakat hingga Penindakan, Satresmob Bareskrim Ungkap Kasus Curanmor

Tim Satresmob Bareskrim Polri yang dipimpin oleh Kanit 1 Satresmob Bareskrim Polri, Kombes Pol Harry Azhar, S.H., S.I.K.

| Selasa, 13 Oktober 2026
PT. Annisa Ahmada Buka Suara! Bantah Telantarkan Jemaah Umroh, Ungkap Masalah Vendor Tiket

Dalam surat klarifikasi bernomor 042/AAT/EXT/X/2026, PT Annisa Ahmada Travelindo menjelaskan kronologi permasalahan yang

| Selasa, 13 Oktober 2026
"Otonomi Harus Dirasakan Sampai ke Desa" — Lukman Laba Soroti Perayaan yang Terasa Jauh dari Masyarakat

Lukman menutup dengan harapan agar otonomi benar-benar hidup di hati setiap masyarakat, dari kota hingga ke desa-desa pa

| Senin, 12 Oktober 2026
HUT ke-27 Otonomi Lembata: Ketua DPRD Syafrudin Sira ; "Otonomi hanya judul namun, isinya nyaris tak ada"

Kita belum menjiwai secara penuh otonomi ini. Semangat Taan Tou — satu rasa — belum kita lakukan secara maksimal." U

| Senin, 12 Oktober 2026
Fransiskus Gewura akui, 27 Tahun Otonomi Lembata ada Kemajuan, tinggal Fokus ke Ekonomi Masyarakat

Poin tak kalah penting yang disampaikan Frans Gewura adalah menjaga keamanan dan ketertiban agar Lembata menjadi daerah

| Senin, 12 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 6