Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


PLN dan Pemkab Ngada Mantapkan Sinergi Percepatan Pengembangan PLTP Mataloko

General Manager PLN UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menegaskan bahwa PLN berkomitmen mengawal seluruh proses pengembangan PLTP Mataloko secara profesional dan transparan

Indonesiasurya
Selasa, 09 Desember 2025 | 21:20:11 WIB
Foto

Indonesiasurya.com || Bajawa, 9 Desember 2025 — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) terus menegaskan komitmennya dalam mempercepat pengembangan energi baru terbarukan (EBT) di Nusa Tenggara. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan resmi ke Kantor Bupati Ngada pada Senin (8/12) untuk memperkuat koordinasi percepatan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Mataloko.

Kunjungan ini membawa mandat dari Direksi serta Executive Vice President Panas Bumi PT PLN (Persero) untuk memastikan pembangunan energi bersih di Kabupaten Ngada berjalan tepat waktu sesuai target RUPTL, sekaligus mendukung agenda transisi energi nasional.

Hadir dalam kunjungan Vice President Panas Bumi PLN Kantor Pusat, Maternikus Tigor Marolop Situmorang, didampingi Manajer UPP Nusra 2 Avianda Edwin Fachruddin; Manajer Perizinan Panas Bumi Tony Widiatmoro; Kepala Teknik Panas Bumi Adrys Silaban; serta perwakilan kontraktor pelaksana pekerjaan Geo Park panas bumi. Rombongan diterima langsung oleh Bupati Ngada, Raymundus Bena, Wakil Bupati Bernadinus Dhey Ngebu, dan jajaran Pemerintah Kabupaten Ngada.

Dalam pertemuan tersebut, PLN memaparkan progres pembangunan PLTP Mataloko infrastruktur, di mana tiga wellpad dan lay down area telah rampung dibangun, sementara satu wellpad lainnya memasuki tahap penyelesaian.

Infrastruktur pendukung seperti akses jalan juga telah disiapkan, mulus hotmix dan sudah bisa dimanfaatkan masyarakat. Dengan capaian tersebut, total progres konstruksi mencapai sekitar 88 persen. PLN terus-menerus melakukan komunikasi dan konsultasi kepada masyarakat untuk mendapatkan masukan serta menyampaikan penjelasan akan keraguan - keraguan selama ini tentang panas bumi.

Maternikus Tigor menjelaskan bahwa penetapan lokasi water intake di Tiwu Bala menjadi salah satu pekerjaan yang membutuhkan sosialisasi lebih intensif. Ia menekankan pentingnya komunikasi terbuka dan konstruktif agar seluruh tahapan berjalan kondusif.

“Kami berharap dukungan Pemerintah Daerah terus mengalir sehingga percepatan ini tidak hanya tuntas dari sisi teknis, tetapi juga diterima dan didukung oleh masyarakat Ngada,” ujarnya.

Bupati Ngada, Raymundus Bena, mengapresiasi konsistensi PLN yang dinilainya sabar dan profesional dalam menghadapi dinamika di lapangan. Ia menegaskan bahwa proyek ini memiliki manfaat strategis bagi kemandirian energi Flores.

“Ini adalah investasi masa depan agar Flores tidak lagi bergantung pada bahan bakar fosil. Kami siap membantu menyelesaikan tujuh dusun terakhir yang masih dalam proses pendekatan sosial,” ungkapnya.

Bupati juga menekankan pentingnya komunikasi yang tepat melalui jalur pemerintah, tokoh adat, maupun gereja. Keterbukaan informasi dinilainya menjadi kunci untuk menghindari mispersepsi dan pemberitaan yang kurang tepat.

General Manager PLN UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menegaskan bahwa PLN berkomitmen mengawal seluruh proses pengembangan PLTP Mataloko secara profesional dan transparan. Ia memastikan seluruh tahapan teknis, perizinan, hingga pelibatan pemangku kepentingan dilakukan sesuai standar keselamatan, tata kelola yang baik, dan ketentuan regulasi yang berlaku.

“Kolaborasi bersama pemerintah daerah menjadi kunci utama. Kami memastikan setiap langkah proyek ditempuh dengan hati-hati, sesuai ketentuan, dan berpihak pada keberlanjutan lingkungan serta kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Rizki menambahkan bahwa PLTP Mataloko memiliki nilai strategis bagi ketahanan energi Flores. Ia optimistis kehadiran PLTP ini akan memperkuat sistem kelistrikan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi.

“Kami optimistis PLTP Mataloko dapat menjadi lumbung energi bersih yang memperkuat sistem kelistrikan Flores sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Ngada dan sekitarnya,” tambahnya.

Pertemuan ditutup dengan kesepakatan bahwa PLN dan Pemerintah Kabupaten Ngada akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor. Keduanya optimistis PLTP Mataloko akan menjadi fondasi penting ketahanan energi Flores serta bagian signifikan dari transisi energi nasional berbasis EBT.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Desa Roho Ditetapkan Sebagai Tuan Rumah Perayaan Peringatan Hardiknas Tingkat Kabupaten Lembata

Lomba ini sebagai ajang minat dan bakat, juga sebagai kesempatan kepada para siswa menunjukan kemampuan yang mereka mili

| Minggu, 19 April 2026
Warga Lamaau Kesulitan Air Bersih, Pemda Lembata dan PT Cendana Indopearls Distribusi 15.000 Liter Air

Penyaluran dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lembata sebagai bagian dari upaya tanggap darura

| Sabtu, 18 April 2026
Dalam Diam Fraksi Partai Golkar Bantu Fasilitasi Perbaikan Dermaga Waijarang Lembata

Perbaikan dermaga di Lembata akan kami mulai bulan Mei, saat ini pada tahap perencanaan dan pengadaan,” ujar Mekeng m

| Sabtu, 18 April 2026
Solusi Pasar Jagung, Pemda Beli Jagung Tongkol, Harga Dijamin, Pembayaran Tunai

Kebijakan ini memberi kelonggaran bagi petani yang selama ini kesulitan memenuhi standar kadar air rendah akibat keterba

| Sabtu, 18 April 2026
Aksi KMI Jilid I di KPK, Tuduh Kadinkes Madina Jadi “Penagih Uang Keamanan”

Dugaan kuat bahwa saudara Kepala Dinas Kesehatan Mandailing Natal menjadi king maker sekaligus penagih berkedok uang kea

| Sabtu, 18 April 2026
Siapa Pelaku Pemotongan Rompong Nelayan Desa Balauring Lembata?

Meski ada kasak kusuk di tengah masyarakat, namun, belum ada cukup bukti tentang siapa dalang dibalik perbuatan tidak be

| Jumat, 17 April 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 6