Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Putus Rantai Sindikat Transnasional, Imigrasi Sikka Bentuk Desa Binaan di Flores Timur

"Dalam ekosistem pelindungan tenaga kerja, desa diidentifikasi sebagai unit terkecil sekaligus benteng terdepan dalam memutus rantai sindikat kejahatan transnasional," tegas Mansetus Balawala.

Indonesiasurya
Jumat, 25 September 2026 | 11:05:46 WIB
Foto

LARANTUKA– Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sikka di bawah naungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia mengambil langkah taktis dalam memerangi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM). Melalui pelaksanaan anggaran tahun 2026, pihak imigrasi secara resmi membentuk Desa Binaan Imigrasi di Desa Riangkemie, Kabupaten Flores Timur.

Acara yang dibuka langsung oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Imigrasi  Kelas II TPI Sikka,  Theresia Avila Inadai, dihadiri oleh Camat Ile Mandiri, Perwakilan  Kepolisian Resor Flores Timur, Dinas Tenaga Kerja, serta puluhan perwakilan perangkat desa. Pembentukan ini ditandai secara simbolis melalui penyerahan tanda Desa Binaan serta penyematan atribut Petugas Pembina Desa Binaan (PIMPASA) kepada aparatur setempat.

Sistem Pertahanan Hulu Melalui DESBUMI

Hadir sebagai salah satu nara sumber,  Direktur Yayasan Kesehatan untuk Semua (YKS), Mansetus Balawala, membawakan materi bertajuk "DESBUMI sebagai Sistem Pertahanan Hulu Mencegah TPPO dan TPPM". Dalam paparannya, Mansetus menegaskan pentingnya menempatkan desa sebagai garda terdepan pelindungan.

"Dalam ekosistem pelindungan tenaga kerja, desa diidentifikasi sebagai unit terkecil sekaligus benteng terdepan dalam memutus rantai sindikat kejahatan transnasional," tegas Mansetus Balawala. Ia menambahkan bahwa melalui kehadiran Desa Peduli Buruh Migran (DESBUMI), ruang bagi penggunaan dokumen palsu atau manipulasi visa kunjungan ilegal oleh para calo dapat dipersempit secara signifikan sejak di akar rumput.

Mengupas Sejarah dan Modus Calo Digital

Dalam sesi pemaparannya, Mansetus juga mengajak peserta melihat kilas balik sejarah migrasi perantau Lamaholot ke Sabah, Malaysia. Ia menggarisbawahi bahwa jika dahulu migrasi berjalan secara kolektif berkat melimpahnya lapangan kerja, tantangan masa kini jauh lebih kompleks dengan maraknya calo digital via media sosial Facebook, TikTok, dan Telegram).

Ia mencontohkan 4 Ciri Lowongan Kerja Palsu yang wajib diwaspadai warga desa seperti Gaji tidak masuk akal,  tanpa syarat ijazah atau keahlian khusus. Serba gratis di awal seperti pengurusan dokumen dan akomodasi ditalangi penuh oleh agen, yang sebenarnya merupakan jebakan utang potong gaji,  penyembunyian dokumen dimana agen menahan KTP/Paspor asli dan melarang korban menghubungi keluarga serta pemberangkatan menggunakan Visa Turis. ‘’Mengaku ingin pelesir atau mengunjungi kerabat, namun dipekerjakan secara ilegal di luar negeri” tukas Balawala.

Edukasi Perbedaan TPPO dan TPPM

Guna menyamakan persepsi peserta, Balawala menggambarkan perbedaan karakteristik mendasar dua tindak pidana transnasional tersebut. TPPO merupakan pelanggaran HAM berat yang berfokus pada eksploitasi manusia secara paksa. Sementara TPPM, intinya adalah kejahatan terhadap kedaulatan negara (keimigrasian) yang bersifat transaksional-sukarela antara migran dan calo lintas batas.

"Namun catatan penting bagi warga, migran ilegal yang awalnya sukarela diselundupkan (TPPM), di tengah jalan sangat rentan disandera atau disekap dan berubah menjadi korban perdagangan orang (TPPO) akibat pemerasan sisa utang calo," lanjut Mansetus.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Ground breaking KNMP Lembata Dimulai, Enam Lokasi Disiapkan, Target Rantai Ekonomi Nelayan Terintegrasi

Program tersebut menjadi bagian dari agenda KKP untuk membangun kawasan pesisir yang lebih produktif melalui penguatan s

| Jumat, 25 September 2026
PINRANG MEMANGGIL: BBM SUBSIDI RAKYAT DISELEWENGKAN, MASYARAKAT DIMINTA TIDAK DIAM

Ketua FORMASI, Umar, menegaskan bahwa persoalan BBM subsidi menyangkut kebutuhan dasar dan keberlangsungan ekonomi masya

| Jumat, 25 September 2026
Fakta Terungkap! Pelaku Pungli di Rutan Medaeng Bertindak Sendiri, Tanpa Perintah

Menindaklanjuti laporan tersebut, pimpinan Rutan Medaeng pada hari Senin (21/9/2026) langsung membentuk tim pemeriksa da

| Jumat, 25 September 2026
TKA Jangan Berhenti pada Angka : Mengubah Hasil Asesmen Menjadi Dasar Perbaikan Pembelajaran

Oleh: Erni Johan, S.Pd. Pengawas Dikmen Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Mahasiswa S2

| Kamis, 24 September 2026
Ketua Tani Merdeka Lembata Capt David Vigis : Alsintan Adalah Instrumen Memerdekakan Petani

Dalam sambutannya, Ketua Tani Merdeka menegaskan bahwa kehadiran organisasi bukan untuk gagah-gagahan, melainkan lahir

| Kamis, 24 September 2026
Peringati Hari Tani Nasional 2026, Bupati Lembata Serahkan Bantuan Alsintan kepada Kelompok Tani

Bantuan alsintan ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah pusat tahun 2026, yang diharapkan dapat mempercepat pros

| Kamis, 24 September 2026
Peringati hari tani Nasional, Ahmad Yohan, M.Si. bantu Alsintan buat petani muda Lembata

Sekretaris DPD PAN Lembata, Gazali ditengah kesibukan membagi alsintan mengatakan, pihaknya berharap bantuan ini bisa di

| Kamis, 24 September 2026
Rehabilitasi Pelabuhan Waijarang Lembata Belum Rampung, Masyarakat Mendesak Penyelesaian Cepat

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lembata, Yohanes Arimon Dedeo, membenarkan pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak

| Rabu, 23 September 2026
Dinas Kesehatan Lembata Gelar Kampanye Ibu Hamil Sehat : Sehat Ibunya, Sehat Bayinya

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Kesehatan, dr. Bernadus B. Punang. Dalam sambutanny

| Rabu, 23 September 2026
Tiga Agenda Besar PP PMKRI 2026–2028

Yohanes Tola, ketidakadilan dapat dimaknai sebagai situasi ketika perangkat negara tidak bekerja atau tidak ditempatkan

| Rabu, 23 September 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 14