Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


"Sekjen SATMA AMPI Madina Antar Dumas ke DENPOM I/BB, Desak Bongkar Dugaan Beking Tambang Emas Ilegal di Madina"

Kami datang ke DENPOM I/BB membawa dumas agar dugaan keterlibatan maupun pembekingan oleh oknum aparat diusut secara serius, terbuka, dan transparan

Indonesiasurya
Rabu, 13 Mei 2026 | 10:35:31 WIB
Foto

Mandailing Natal - Sekretaris Jenderal SATMA AMPI Mandailing Natal, Mulya Harisandi Nasution, resmi mengantarkan pengaduan masyarakat (dumas) ke DENPOM I/BB terkait maraknya aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) yang diduga kuat dibekingi oknum tertentu dan hingga kini masih bebas beroperasi di wilayah Mandailing Natal.

Dalam keterangannya, Mulya Harisandi menegaskan bahwa praktik tambang ilegal di Madina sudah dalam kondisi darurat dan tidak bisa lagi dianggap sebagai aktivitas masyarakat biasa. Menurutnya, penggunaan alat berat secara terang-terangan menunjukkan adanya dugaan jaringan terorganisir yang kuat serta indikasi pembiaran oleh pihak tertentu.

“Kami datang ke DENPOM I/BB membawa dumas agar dugaan keterlibatan maupun pembekingan oleh oknum aparat diusut secara serius, terbuka, dan transparan. Negara tidak boleh kalah oleh mafia tambang ilegal yang merusak lingkungan dan menyengsarakan rakyat,” tegasnya.

Ia menyebut aktivitas PETI telah menyebabkan kerusakan lingkungan yang sangat parah, mulai dari pencemaran sungai, hancurnya kawasan hutan, rusaknya lahan masyarakat, hingga ancaman banjir dan longsor yang sewaktu-waktu dapat mengorbankan warga.

“Sungai-sungai di Madina semakin keruh, hutan dibabat, alat berat bebas keluar masuk, tetapi penindakan seolah tidak maksimal. Ini menimbulkan pertanyaan besar di tengah masyarakat. Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah namun tumpul terhadap mafia tambang ilegal,” lanjut Mulya Harisandi.

SATMA AMPI Madina juga mendesak pemerintah pusat, TNI, Polri, dan seluruh aparat penegak hukum untuk segera melakukan operasi besar-besaran serta investigasi menyeluruh terhadap dugaan jaringan pembeking PETI yang disebut beroperasi di sejumlah wilayah seperti Lingga Bayu, Batang Natal, Kotanopan, dan beberapa titik lainnya di Kabupaten Mandailing Natal.

Menurut SATMA AMPI, jika aktivitas tambang ilegal terus dibiarkan, maka kerusakan lingkungan di Mandailing Natal akan semakin tidak terkendali dan berpotensi menjadi bencana besar bagi generasi mendatang.

“Kami tidak akan diam. SATMA AMPI Madina akan terus mengawal persoalan ini sampai ada tindakan nyata terhadap para pelaku, pemodal, maupun oknum yang diduga membekingi aktivitas tambang ilegal di Mandailing Natal,” tutupnya.

(Magrifatulloh).


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

ALFAMART BEROPERASI DI LEMBATA

Peduli Pengentasan Stunting, Buka Perdana di Lembata Alfamart Bagi-bagi Telur & Paket Sembako Gratis

| Jumat, 16 Oktober 2026
GRAND OPENING ALFAMART Bermitra Pasarkan Produk UMKM Lembata

Regional Corporate Communications Manager Alfamart, Firly Firlandi mengatakan, kehadiran sejumlah produk UMKM di jaringa

| Jumat, 16 Oktober 2026
Tiga Desa Raih Predikat Perpustakaan Desa Terbaik di Lomba HUT ke-27 Otonomi Lembata

TBM Papirus menerapkan layanan terbuka. Pengunjung bebas memilih buku yang ingin dibaca atau dipinjam, lalu menghubungi

| Kamis, 15 Oktober 2026
Serah Terima Kepala Kemenag Haji dan Umrah Lembata, Wabup Nasir: Sinergi Kunci Pelayanan Terbaik

Dalam sambutannya, Wabup Nasir menegaskan pergantian ini bukan sekadar serah terima tugas rutin, melainkan momentum memp

| Kamis, 15 Oktober 2026
BLKK Otomotif Ile Lewotolok Nusantara Resmi Beroperasi: Bebas Biaya, Tanpa Batas Usia

Poin paling istimewa, pelatihan ini gratis dan tanpa batasan usia. Siapa pun yang berminat, berapapun usianya, boleh me

| Kamis, 15 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 11