Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Senator AWK Tiba Di Desa Amakaka Ileape, Median Jalan Di Bongkar Untuk Bangun Gapura Penyambutan

Ferdinnadus Koda melanjutkan bahwa, pembongkaran itu untuk persiapan kedatangan anggota DPD RI, jadi saya tanya anggota DPD bawa uang berapa miliar untuk daerah, untuk kampung sampai median jalan harus dikorbankan?

Indonesiasurya
Senin, 11 Mei 2026 | 23:39:24 WIB
AWK saat disambut depan gapura yang dibangun dengan korbankan median jalan

Lembata - Kunjungan kerja senator anggelius wake keko ke desa amakaka, disambut meriah didepan gapura yang dibangun khusus untuk hal tersebut, namun sayangnya, harus korbankan fasilitas negara.

Kunjungan kerja AWK untuk menyerap aspirasi dan membagi beras Bulog tersebut dinodahi dengan tindak pidana pengrusakan fasilitas negara.

Median jalan yang membagi dua jalur jalan di kampung Lewotolok desa amakaka, kecamatan Ileape, kabupaten Lembata provinsi Nusa tenggara timur, dipecahkan tanpa izin untuk membuat gapura penyambutan bagi senator.

Ferdinandus Koda mantan ketua DPRD Lembata kepada media ini secara terang mengatakan, bahwa median jalan itu dibongkar tanpa izin untuk membuat gapura sambut kedatangan senator AWK.

Awalnya mereka sampaikan saya bahwa bongkar untuk jalan air karena saat hujan selalu tergenang tapi saya bilang kita sudah bongkar sebagian untuk jalan air tinggal pasang paralon ke laut. Inikan sudah sejak 2019, kenapa sekarang baru ribut soal air? Ternyata setelah saya cari tahu median jalan ini dibongkar untuk Bagun gapura sambut anggota DPD RI angelo wake kako cerita Koda.

Ia melanjutkan bahwa, pembongkaran itu untuk persiapan kedatangan anggota DPD RI, jadi saya tanya anggota DPD bawa uang berapa miliar untuk daerah, untuk kampung sampai median jalan harus dikorbankan? Inikan hanya acara seremonial ucapan terimakasih karena kemarin dia dipilih di Lewotolok, inikan muatan politik saja, kenapa kamu bongkar jalan sampai pohon yang sudah rindang di dekat patung itu dikasi rata semua.

Ini tindakan brutal yag dilakukan kepala desa dan aparat juga beberapa masyarakat ujar Ferdy Koda.

Mereka malah melawan saya, menanyakan siapa saya? Kapasitas saya sebagai apa? Lah saya cegah mereka melakukan tindakan pidana, apalagi ini kampung saya, jadi sebagai anak tanah saya berkepentingan.

Saya sudah laporkan ke bupati dan wakil, jadi nanti saya juga akan buat laporan polisi agar mereka dihajar oleh undang-undang pungkas Ferdi Koda.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

KARHUTLA ADALAH BUKTI KEGAGALAN PEMERINTAH AN PRABOWO GIBRAN.

_Egidius Ronikung ketua lembaga hukum dan HAM PP PMKRI periode 2026-2028._

| Jumat, 16 Oktober 2026
ALFAMART BEROPERASI DI LEMBATA

Peduli Pengentasan Stunting, Buka Perdana di Lembata Alfamart Bagi-bagi Telur & Paket Sembako Gratis

| Jumat, 16 Oktober 2026
GRAND OPENING ALFAMART Bermitra Pasarkan Produk UMKM Lembata

Regional Corporate Communications Manager Alfamart, Firly Firlandi mengatakan, kehadiran sejumlah produk UMKM di jaringa

| Jumat, 16 Oktober 2026
Tiga Desa Raih Predikat Perpustakaan Desa Terbaik di Lomba HUT ke-27 Otonomi Lembata

TBM Papirus menerapkan layanan terbuka. Pengunjung bebas memilih buku yang ingin dibaca atau dipinjam, lalu menghubungi

| Kamis, 15 Oktober 2026
Serah Terima Kepala Kemenag Haji dan Umrah Lembata, Wabup Nasir: Sinergi Kunci Pelayanan Terbaik

Dalam sambutannya, Wabup Nasir menegaskan pergantian ini bukan sekadar serah terima tugas rutin, melainkan momentum memp

| Kamis, 15 Oktober 2026
BLKK Otomotif Ile Lewotolok Nusantara Resmi Beroperasi: Bebas Biaya, Tanpa Batas Usia

Poin paling istimewa, pelatihan ini gratis dan tanpa batasan usia. Siapa pun yang berminat, berapapun usianya, boleh me

| Kamis, 15 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 8