Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Aksi KMI di Kejagung RI Tekan Penegak Hukum, Desak Usut Dugaan Pungli “Uang Keamanan” Mandailing Natal

Dalam pernyataan sikapnya, KMI mendesak Kejaksaan Agung RI segera melakukan penyelidikan menyeluruh, profesional, dan transparan.

Indonesiasurya
Jumat, 24 April 2026 | 19:59:46 WIB
Saat aksi di kejaksaan agung

Mandailing Natal ~ Gelombang tekanan publik terhadap aparat penegak hukum kembali menguat setelah Kongres Milenial Indonesia (KMI) menggelar aksi unjuk rasa di Kejaksaan Agung RI, Jumat, 24 April 2026. 

Aksi ini menyoroti dugaan praktik pungutan liar berkedok “uang keamanan” lintas dinas di Kabupaten Mandailing Natal yang dinilai berpotensi sistematis.

Aksi di Jakarta tersebut merupakan lanjutan dari gerakan sebelumnya di Komisi Pemberantasan Korupsi, dengan fokus pada dugaan aliran dana antar organisasi perangkat daerah. 

Isu ini mencuat setelah adanya laporan masyarakat yang kemudian diperkuat melalui kajian internal organisasi KMI.

Dalam pernyataan sikapnya, KMI mendesak Kejaksaan Agung RI segera melakukan penyelidikan menyeluruh, profesional, dan transparan. 

Mereka menilai penanganan perkara ini harus berpijak pada ketentuan hukum yang berlaku guna menjaga integritas pemerintahan daerah dan kepercayaan publik.

Koordinator aksi, Syahrul Rambe, menegaskan bahwa dugaan tersebut tidak dapat dipandang sebagai persoalan biasa. “Ini bukan isu kecil. Ini dugaan skema yang terstruktur. Kami akan terus mengawal sampai ada langkah hukum yang jelas dan transparan,” ujarnya di hadapan massa aksi.

KMI juga meminta agar seluruh pihak yang diduga mengetahui maupun terlibat segera dipanggil dan diperiksa secara objektif dan akuntabel. 

Termasuk di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Mandailing Natal, dr. Faisal Situmorang, yang disebut dalam laporan dan menjadi bagian dari sorotan publik.

Selain itu, KMI menekankan pentingnya tindak lanjut setiap temuan melalui proses hukum yang tegas, terukur, dan berbasis alat bukti yang sah. 

Mereka menggarisbawahi bahwa prinsip due process of law harus menjadi dasar dalam setiap tahapan penanganan perkara.

Dalam tuntutan lainnya, massa aksi menyoroti urgensi penegakan hukum tanpa tebang pilih, baik terhadap unsur pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum.

Konsistensi dinilai menjadi kunci untuk memastikan keadilan dan mencegah praktik serupa terulang.

KMI turut mendesak Jaksa Agung melalui Jaksa Agung Muda Pengawasan untuk memperkuat fungsi pengawasan internal. 

Mereka juga meminta adanya pemeriksaan terhadap oknum kejaksaan yang diduga melakukan pelanggaran atau penyalahgunaan kewenangan.

Sebagai langkah konkret, KMI mendorong Kejaksaan Agung RI melakukan supervisi langsung ke Provinsi Sumatera Utara. Upaya ini dinilai penting guna memastikan proses penanganan perkara berjalan objektif, transparan, dan bebas dari intervensi.

Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan dan diikuti puluhan massa. Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kejaksaan Agung RI belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan yang disampaikan, sementara ruang hak jawab tetap terbuka sesuai prinsip keberimbangan informasi. (Magrifatulloh).


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Usai Pencangan Sensus Ekonomi, Petugas BPS Langsung Terjun Lapangan

Para tugas Sensus Ekonomi (SE) yang diterjunkan ke lapangan bertugas untuk mengumpulkan data akurat mengenai berbagai ke

| Senin, 15 Juni 2026
Pencanangan Sensus Ekonomi 2026, BPS Harap Masyarakat Berikan Data Yang Benar

Leonard Lalang mengatakan, Sensus ini bertujuan menyediakan data dasar yang akurat dan komprehensif mengenai seluruh keg

| Senin, 15 Juni 2026
Terapkan Irigasi Tetes, Desa Bean di Lembata Dijadikan Model Pertanian Efisien

Sistem ini sangat efisien. Selain mampu menghemat penggunaan air secara signifikan, irigasi tetes juga menjaga kelembapa

| Minggu, 14 Juni 2026
Mundur Setelah Sampaikan LKPJ, Petrus Gero Diganti Alexander Atawolo Jadi Ketua DPD II Golkar Lembata

Kami bicara bukan tentang kompetisi tapi tentang kerja, untuk membesarkan Golkar. Kami bicara tentang persaudaraan, buka

| Minggu, 14 Juni 2026
GMNI Sikka Tolak Pembangunan Fila Dan Galangan Kapal Di Wair Terang Maumere

GMNI melalui Iko Gobang menilai sosialisasi pada, Senin 13 Juni 2026 terkait, Edukasi Usaha Dan Atau / Kegiatan Pemban

| Sabtu, 13 Juni 2026
Albertus Greg Tan, Orang Muda Yang Bantu Bangun 215 Gereja Seluruh Indonesia

Ini tentang keikhlasan berbagi, Greg telah menjadi contoh yang baik bagi semua kita" ujar Ciku.

| Minggu, 14 Juni 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 6