Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Gunakan Hak Jawab, RSUD Lewoleba Bantah Hasil Audit BPJS Terkait Laporan Fiktif.

pertanyaan yang diajukan kepada Kepala Bidang Pelayanan terkait Uang yang harus dikembalikan ke BPJS, beliau tidak dapat Langsung memberikan jawaban karena harus mendapat pendelegasian dari Direktur sebagai pimpinan dan atasannya.

Indonesiasurya
Sabtu, 13 Juli 2024 | 14:06:06 WIB
Ilustrasi bpjs

Lewoleba,IndonesiaSurya.Com - Rumah sakit umum daerah (RSUD) Lewoleba secara tegas membantah bahwa, Hasil audit BPJS yang diinformasikan mengharuskan RSUD kembalikan uang senilai ratusan juta hasil klaim akibat laporan fiktif itu tidak benar

menanggapi pemberitaan media ini dengan judul, https://indonesiasurya.com//detail/rsud-lewoleba-bungkam-soal-informasi-kembalikan-uang-klaim-bpjs-ratusan-juta , pihak RSUD kirimkan hak jawab.

Humas RSUD melalui Ibu Ony Lamak setelah berkonsultasi dengan Direktur RSUD Lewoleba Yosep Paun dikatakan bahwa, setelah berkoordinasi dengan direktur RSUD , dapat dijelaskan bahwa, audit BPJS tersebut adalah audit adminstrasi klaim (AAK) tahunan yang dilakukan oleh BPJS secara rutin, sebagai bagian bentuk monev untuk semua fasilitas kesehatan (Fakes) yang memiliki kerjasama dan tertuang dalam PKS dengan fakes, dan bukan verifikasi paska klaim.

Menurut direktur RSUD melalui humas, Adminstrasi klain yang menjadi temuan dan harus dikembangkan tersebut, bukan karena adanya dokumen atau pasien fiktif namun karena, adanya dokumen administrasi pasien non Gawat Darurat yang dirujuk ke IGD.

Pasien Antenatal Care Normal yang mestinya dapat dikontrol di Puskesmas karena bukan ibu hamil beresiko yang memerlukan penanganan spesialis, yang menjadi ranahnya FKTP. Sebagian besarnya adalah karena tindakan kemanusiaan yang dilakukan oleh Rumah Sakit, hanya karena pasien vang sudah datang misalnya untuk perawatan luka yang dapat dilakukan di Puskesmas. 

Ditanya Apakah Soal keuangan di RSUD Lewoleba, hanya Direktur yang bisa jelaskan? Jawaban : Tidak demikian.  Secara etika, bahwa pertanyaan yang diajukan kepada Kepala Bidang Pelayanan terkait Uang yang harus dikembalikan ke BPJS, beliau tidak dapat Langsung memberikan jawaban karena harus mendapat pendelegasian dari Direktur sebagai pimpinan dan atasannya. 

Alfons Kepala BPJS Lembata pada pemberitaan media ini sebelumnya menjelaskan bahwa, Secara ketentuan, setiap klaim yang telah dibayarkan oleh BPJS Kesehatan dapat dilakukan pemeriksaan kembali melalui mekanisme Verifikasi Paska Klaim, Audit Administrasi Klaim dan Audit Mekanisme

Kalau penyebab berdasarkan hasil Utilisasi Review yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan dan dibahas bersama dengan RSUD namun demikian lanjut Alfons, dua minggu terakhir dirinya sakit dan cuti sehingga baru masuk dan, belum ada laporan terkait audit ini kepada dirinya sehingga berapa besaran hasil audit dirinya belum tahu.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

HUT ke-27 Lembata, Bupati Kanis Tegaskan Pembangunan Harus Berdampak Nyata

Peringatan tahun ini mengusung tema 'Dengan Semangat Taan Tou, Melangkah Bersama Mewujudkan Pemerintahan yang Efektif, S

| Selasa, 13 Oktober 2026
Bupati Kanis Tinjau Laboratorium Kesehatan Hewan Lembata, Pastikan Siap Beroperasi

"Laboratorium ini sangat penting untuk memantau kesehatan ternak, memastikan keamanan daging yang beredar, serta mengawa

| Rabu, 14 Oktober 2026
Dari Laporan Masyarakat hingga Penindakan, Satresmob Bareskrim Ungkap Kasus Curanmor

Tim Satresmob Bareskrim Polri yang dipimpin oleh Kanit 1 Satresmob Bareskrim Polri, Kombes Pol Harry Azhar, S.H., S.I.K.

| Selasa, 13 Oktober 2026
PT. Annisa Ahmada Buka Suara! Bantah Telantarkan Jemaah Umroh, Ungkap Masalah Vendor Tiket

Dalam surat klarifikasi bernomor 042/AAT/EXT/X/2026, PT Annisa Ahmada Travelindo menjelaskan kronologi permasalahan yang

| Selasa, 13 Oktober 2026
"Otonomi Harus Dirasakan Sampai ke Desa" — Lukman Laba Soroti Perayaan yang Terasa Jauh dari Masyarakat

Lukman menutup dengan harapan agar otonomi benar-benar hidup di hati setiap masyarakat, dari kota hingga ke desa-desa pa

| Senin, 12 Oktober 2026
HUT ke-27 Otonomi Lembata: Ketua DPRD Syafrudin Sira ; "Otonomi hanya judul namun, isinya nyaris tak ada"

Kita belum menjiwai secara penuh otonomi ini. Semangat Taan Tou — satu rasa — belum kita lakukan secara maksimal." U

| Senin, 12 Oktober 2026
Fransiskus Gewura akui, 27 Tahun Otonomi Lembata ada Kemajuan, tinggal Fokus ke Ekonomi Masyarakat

Poin tak kalah penting yang disampaikan Frans Gewura adalah menjaga keamanan dan ketertiban agar Lembata menjadi daerah

| Senin, 12 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 7