Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Menanti Suara Askab PSSI Lembata Tentang, Motif dibalik Hilangnya Jersy Persebata, Warna Merah Nomor 16 Yang Belum Terungkap

Selain motif, Publik pun menilai dari berbagai dokumen yang dipublikasi luas menunjukan ada hal yang masih patut di jelaskan.

Indonesiasurya
Rabu, 18 Juni 2025 | 11:28:34 WIB
Foto

Lembata, Indonesiasurya.com - Kasus hilangnya Jersey warna merah bernomor 16 milik pemain Persebata Lembata Asten Wetu, sesaat sebelum laga kontra Persitara Jakarta Utara, masih menyisakan sejumlah pertanyaan meskipun, tim investigasi yang dibentuk askab PSSI Lembata, telah menyerahkan hasil kerjanya ke askab Lembata.

Hasil kerja tim investigasi yang menelusuri hilangnya Jersey pemain Persebata  bernomor 16 masih jadi bahan diskusi hangat banyak kalangan.
Publik bertanya apa motif dibalik mencuatnya polemik hilangnya kostum pemain?

Meskipun tim investigasi yang di bentuk askab PSSI Lembata telah menyerahkan hasil kerja ke pihak askab namun, banyak kalangan menilai tim belum berhasil menemukan motif dibalik mencuatnya kasus tersebut.

Selain motif, Publik pun menilai dari berbagai dokumen yang dipublikasi luas menunjukan ada hal yang masih patut di jelaskan.

Pertanyaan publik penggila bola dan pencinta tim Persebata kepada Tim Investigasi yang kerja berdasarkan surat Tugas Ketua ASKAB PSSI Lembata Nomor 012/ASKAB-PSSI LBT/V/2025, tanggal 27 Mei 2025 pun belum terjawab.

Sebutlah apa motif mencuatnya polemik terkait hilangnya baju merah bernomor 16?

Ada isu menyebutkan, Persebata Lembata yang telah lolos ke liga 3 Nasional, tidak perlu ngotot bermain hingga ke final, dan hanya butuh seri padahal juara liga 4 nasional, bakal menerima hadiah senilai 1.4 miliar lantas mengapa Lembata tidak berupaya ke partai final? Namun, jika inilah hasil maksimal yang telah diperjuangkan para pemain, pelatih serta askab PSSI Lembata, masyarakat tetap bersyukur dengan tanya apa motif di balik hilangnya kostum merah nomor 16?

Jika dibaca dari hasil investigasi, Jersy yang hilang tidak hanya, berwarna merah tapi juga Jersy warna biru bernomor 3 dan 13.

Hilangnya tiga jersey sesaat sebelum laga Persebata kontra Persitara Jakarta Utara, yakni Jersy warna merah satu buah bernomor 16 dan kostum warna biru dua buah bernomor 3 dan 13, ibarat makan buah belimbing, jika dimakan ngilu tidak di makan ngiler.
Jika ketika hadapi Persitara Jakarta Utara Persebata gunakan Jersy biru kemungkinan besar ada dua pemain yang tidak bisa berlaga karena kehilangan kostum, tapi saat pertandingan Jersy merah yang dipakai hanya satu yang hilang. Pertanyaan apa tujuannya?

Kostum biru nomor 3 dan 13 dalam pencarian akhirnya ditemukan, kuat dugaan hal ini setelah tim putuskan Persebata gunakan Jersy merah.

Kalau hanya butuh seri saat hadapi Persitara Jakarta Utara dan tidak mesti bermain hingga final mengapa baju yang harus hilang dan jadi persoalan yang mencuat ke publik?

Hal ini kemudian ditambah dengan, penjelasan tim investigasi yang mengatakan bahwa, asisten manager yang meminta kunci cadangan kamar hotel nomor 109, padahal dalam SK Askab PSSI Lembata, nomor ; 018/ASKAB-PSSI-LBT/IV/2025 yang ditandatangani oleh ketua askab Agustinus D Making tertanggal 14 April 2025 tidak disebutkan ada jabatan tentang asisten manager.
Lantas asisten manager mana yang dituding mengambil kunci cadangan?

Hal ini kemudian diperah dengan keputusan askab kepada para pihak bahwa, berdasarkan laporan tim investigasi tertanggal 10 Juni 2025, padahal hasil investigasi yang diserahkan ke askab Lembata tertanggal 9 Juni 2025. Ada apa?
Hingga berita ini diturunkan, baik tim investigasi maupun askab PSSI Lembata belum memberikan pernyataan resmi terkait persoalan ini.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

KKO FC Kirim Surat Tegas ke ASKAB Lembata : Minta Sanksi Untuk Hidup FC dan Hentikan Jadwal Lanjutan

Berdasarkan MCM Pasal 8 Ayat 8, Kode Disiplin PSSI 2023 Pasal 28 Ayat 1 & 2, serta Pasal 58 tentang sikap tidak sportif/

| Rabu, 21 Oktober 2026
KISRUH LIGA II PSSI LEMBATA: KKO FC LAYANGKAN PENGADUAN, ASKAB DINILAI TIDAK PROFESIONAL

Syukur menjelaskan, saat wasit memutuskan penalti untuk KKO, pihak lawan memprotes. Seharusnya, jika wasit ragu, dapat m

| Rabu, 21 Oktober 2026
Ahmad Yohan: Politik Indah Jika Kita Bersama, Jangan Biarkan Syahwat Politik Rusak Pembangunan Lembata

Ahmad Yohan mengingatkan seluruh elemen bangsa agar tidak membiarkan kepentingan politik sesaat menghambat kemajuan daer

| Selasa, 20 Oktober 2026
Rakerda dan Pelantikan DPC PAN Lembata Resmi Digelar, Ahmad Yohan Hadir Langsung

Rakerda ini menjadi wadah penting bagi PAN Lembata untuk memperkuat soliditas organisasi, mengevaluasi program kerja yan

| Selasa, 20 Oktober 2026
Enam Unit Motor Terbakar di Depan SPBU Balauring Lembata, Polisi Masih Dalami Pelaku dan Motifnya

Sebagian besar motor tersebut sengaja ditinggal pemiliknya di sekitar SPBU karena digunakan untuk antri bahan bakar miny

| Selasa, 20 Oktober 2026
Warga Alap Atadei Lembata Hilang di Laut, Pencarian Masih Berlangsung

Warga melakukan pencarian dan menemukan sampan milik korban dalam keadaan kosong. Peralatan memancing masih ada di dalam

| Selasa, 20 Oktober 2026
Keuskupan Agung Ende Gugat Penetapan Flores Sebagai Pulau Panas Bumi

Ketua Komisi Keadilan, Perdamaian dan Integritas Keuskupan Agung Ende, Tigor Naingolang, menjelaskan ketiga kebijakan in

| Senin, 19 Oktober 2026
PERPAMSI NTT Dorong Advokasi dan Kemitraan untuk Memperkuat BUMD Air Minum

Dalam pemaparannya bertajuk “Advokasi dan Kemitraan untuk Memperkuat BUMD Air Minum di NTT”, Olahara menyampaikan ra

| Sabtu, 17 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 9