Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Polisi tangkap Siswa SLTP di Lembata dengan barang bukti Uang Ratusan Juta Rupiah diduga hasil curian.

Pelaku dan barang bukti telah ditahan untuk proses penyidikan lebih lanjut," ujar Kasatreskrim Donatus Sare.

Indonesiasurya
Selasa, 04 Februari 2025 | 10:37:43 WIB
Sejumlah barang bukti saat pelaku di tangkap di kosnya

Lembata,Indonesiasurya.com -  Kerja tim polres Lembata mendapat apresiasi masyarakat, hal ini setelah beberapa waktu terakhir warga Lewoleba yang di resahkan dengan aksi pencurian berhasil diungkap dalam waktu singkat.

Senin (3/2/2025), siang Kepolisian resort Lembata, Nusa Tenggara Timur,  akhirnya berhasil meringkus salah satu terduga pencuri yang meresahkan. pelaku diringkus di kos-kosan bersama barang bukti uang ratusan juta rupiah. 

Kurang lebih satu Minggu terakhir Warga kota Lewoleba di hebohkan dengan peristiwa pencurian beruntun di 3 toko sembako besar di dalam kota Lewoleba.  Peristiwa pencurian tersebut terekam CCTV.

Kapolres Lembata AKBP. I Gede Putra Astawa.,S.H.S.Ik melalui  Kasat Reskrim, AKP Donatus Sare, kepada Indonesiasurya, Senin (3/2/2025) menyatakan, pihaknya berhasil meringkus terduga pencuri berdasarkan Petunjuk dan hasil penyelidikan yang dicocokkan dengan CCTV.

"Terduga Pelaku adalah oknum siswa kelas 9 SMP Sta Theresa Lamahora. Lokus pencurian toko Mahkota, toko Serba 35 dan toko Bintang Mulia. Kami juga berhasil menahan barang bukti uang ratusan juta, 4 laptop, 2 hp iPhone 15+, 2 unit kendaraan roda 2, rokok dari berbagai produk.

Pelaku dan barang bukti telah ditahan untuk proses penyidikan lebih lanjut," ujar Kasatreskrim Donatus Sare.

Ia menyebut, pihaknya masih terus melakukan pengembangan penyidikan guna menguak sindikasi pencuri yang meresahkan warga Lembata itu.

Sementara itu Suster Maria Sita.PRR kepala sekolah SMP Santa Theresia Lamahora kepada Indonesiasurya mengatakan, perbuatan anak ini sangat memalukan.

"Dia baru pindah dari SMP di kecamatan atadei 6 bulan lalu ke SMP Santa Theresia. Sebelumnya anak ini tinggal di asrama namun, karena membawa pengaruh buruk seperti merokok, minum arak jadi kami keluarkan dari asrama. Bulan lalu juga kami mau keluarkan dari sekolah tetapi orang tuanya ketemu minta kebijakan mengingat tinggal beberapa bulan lagi ujian akhir sehingga kami sepakat buat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya dan jika dia tidak berubah maka, akan dikeluarkan dari sekolah" ungkap suster kepala sekolah

Lebih jauh Suter Maria Sita mengatakan, surat pernyataan sudah kami buat dan ditandatangani diatas meterai minggu lalu, sekarang dia ditangkap karena mencuri jadi sikap kami tegas untuk keluarkan anak ini dari sekolah pungkas suster asal ileape ini.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Mahasiswa KKN Unwira Kupang Gelar Sosialisasi Anti - Cyberbullying di SMPN 1 Lewolema

Langkah preventif ini diharapkan mampu mempertahankan "rekor bersih" SMP Negeri 1 Lewolema dari kasus perundungan secara

| Jumat, 17 Juli 2026
Penumpang KM. Lambelu Loncat dari Kapal, Tim SAR Lakukan Pencarian di Perairan Pulau Pemana Sikka.

Lokasi kejadian diperkirakan berada di sekitar Perairan Pulau Pemana, Kabupaten Sikka, NTT, pada koordinat 8° 22.310'S

| Kamis, 16 Juli 2026
Temui Kepala Staf Kepresidenan, BPP DOB Dorong Provinsi Luwu Raya Masuk Agenda Strategis Nasional

Ketua Tim BPP DOB Provinsi Luwu Raya, H. Darwis Ismail, mengatakan pertemuan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar me

| Selasa, 14 Juli 2026
Ahli Geothermal Luruskan Persepsi tentang WKP Mataloko dan Pemanfaatan Lahan PLTP

Berdasarkan data gambaran umum pengembangan PLTP Mataloko, luas WKP mencapai sekitar 996,2 hektare

| Selasa, 14 Juli 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 5