Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Wadah Inovasi dan Inklusivitas dalam Semangat Hardiknas, Sebuah Catatan dari Gebyar Pendidikan Lembata 2025

Momentum ini tidak hanya menjadi ajang pamer, tetapi juga membuka potensi kolaborasi antara sekolah dan dunia usaha.

Indonesiasurya
Sabtu, 03 Mei 2025 | 07:19:19 WIB
Bupati Lembata saat melihat karya siswa SLB

Lewoleba, IndonesiaSurya. com— Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 02 Mei 2025, denyut semangat pendidikan di Kabupaten Lembata berpadu dalam sebuah selebrasi bernama Gebyar Pendidikan Lembata 2025.

Bertempat di halaman eks Kantor Bupati Lembata, kegiatan ini bukan sekadar panggung seremonial, tetapi menjadi ruang ekspresi dan aktualisasi bagi ratusan siswa dari jenjang SMA, SMK, dan SLB.

Diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Koordinator Pengawas Pendidikan Menengah dan Satuan Pendidikan Khusus (Korwas Dikmensus) serta MKKS Kabupaten Lembata,
Acara ini menghadirkan nuansa kolaboratif yang mempertemukan semangat guru, siswa, dan masyarakat dalam satu titik temu: pendidikan yang bermakna dan memberdayakan.

Seremoni Pembukaan: Pendidikan sebagai Gerakan Kultural

Kegiatan diawali dengan laporan Ketua Panitia, Cletus Laba, S.Pd, yang menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai ruang apresiasi karya dan budaya sekolah. Disusul sambutan sekaligus membuka kegiatan dengan resmi oleh Yohanes Mamun, S.Pd., M.Pd., Koordinator Pengawas Dikmensus Kabupaten Lembata, yang dengan penuh semangat menyampaikan bahwa Gebyar ini menjadi “cermin semangat belajar, berkarya, dan berinovasi siswa-siswi Lembata”.

Tak sekadar memuji, John Mamun menegaskan bahwa tema “Partisipasi Siswa Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” merupakan penanda arah bahwa pendidikan harus inklusif dan memberdayakan seluruh lapisan peserta didik, termasuk mereka yang berkebutuhan khusus.

Karya, Kompetisi, dan Kolaborasi

Gebyar ini menampilkan berbagai bentuk kompetisi yang tidak hanya menakar bakat, tetapi juga memperkuat ekspresi budaya dan nilai-nilai lokal. Mulai dari cipta dan baca puisi, pantun, pidato, hingga seni suara dan tari, setiap peserta menjadi aktor dari proses kreatif yang panjang dan bermakna.

Tak kalah menarik, stan-stan pameran dari tiap sekolah menyuguhkan produk-produk unggulan siswa, mulai dari kewirausahaan, teknologi, seni rupa, hingga literasi. Di antara sorotan, tampak karya siswa SLB yang menonjolkan nilai inklusif dan pendekatan pembelajaran yang adaptif — menjadi pengingat bahwa pendidikan adalah hak setiap insan, tanpa terkecuali.

Kunjungan Edukatif: Dialog antara Sekolah dan Masyarakat

Rombongan pengunjung yang terdiri dari pejabat pendidikan, kepala sekolah, guru, dan tamu undangan berkesempatan menelusuri setiap stan pameran. Tak hanya sebagai tamu, mereka juga berdialog langsung dengan para siswa, menggali proses kreatif di balik produk yang dipajang.

Momentum ini tidak hanya menjadi ajang pamer, tetapi juga membuka potensi kolaborasi antara sekolah dan dunia usaha. Dengan pendampingan dan pengembangan yang tepat, produk-produk siswa berpeluang menjadi bibit wirausaha lokal yang lahir dari sekolah.

"Mari jadikan ruang ini sebagai ruang temu antara pendidikan dan masyarakat. Di tengah tantangan zaman, semangat yang tumbuh dari kegiatan semacam ini menjadi fondasi penting bagi terwujudnya pendidikan yang bermutu, kontekstual, dan berkelanjutan di daerah kepulauan seperti Lembata, tandas Kordinator Pengawas menutup arahannya. ***(Hans)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

KKO FC Kirim Surat Tegas ke ASKAB Lembata : Minta Sanksi Untuk Hidup FC dan Hentikan Jadwal Lanjutan

Berdasarkan MCM Pasal 8 Ayat 8, Kode Disiplin PSSI 2023 Pasal 28 Ayat 1 & 2, serta Pasal 58 tentang sikap tidak sportif/

| Rabu, 21 Oktober 2026
KISRUH LIGA II PSSI LEMBATA: KKO FC LAYANGKAN PENGADUAN, ASKAB DINILAI TIDAK PROFESIONAL

Syukur menjelaskan, saat wasit memutuskan penalti untuk KKO, pihak lawan memprotes. Seharusnya, jika wasit ragu, dapat m

| Rabu, 21 Oktober 2026
Ahmad Yohan: Politik Indah Jika Kita Bersama, Jangan Biarkan Syahwat Politik Rusak Pembangunan Lembata

Ahmad Yohan mengingatkan seluruh elemen bangsa agar tidak membiarkan kepentingan politik sesaat menghambat kemajuan daer

| Selasa, 20 Oktober 2026
Rakerda dan Pelantikan DPC PAN Lembata Resmi Digelar, Ahmad Yohan Hadir Langsung

Rakerda ini menjadi wadah penting bagi PAN Lembata untuk memperkuat soliditas organisasi, mengevaluasi program kerja yan

| Selasa, 20 Oktober 2026
Enam Unit Motor Terbakar di Depan SPBU Balauring Lembata, Polisi Masih Dalami Pelaku dan Motifnya

Sebagian besar motor tersebut sengaja ditinggal pemiliknya di sekitar SPBU karena digunakan untuk antri bahan bakar miny

| Selasa, 20 Oktober 2026
Warga Alap Atadei Lembata Hilang di Laut, Pencarian Masih Berlangsung

Warga melakukan pencarian dan menemukan sampan milik korban dalam keadaan kosong. Peralatan memancing masih ada di dalam

| Selasa, 20 Oktober 2026
Keuskupan Agung Ende Gugat Penetapan Flores Sebagai Pulau Panas Bumi

Ketua Komisi Keadilan, Perdamaian dan Integritas Keuskupan Agung Ende, Tigor Naingolang, menjelaskan ketiga kebijakan in

| Senin, 19 Oktober 2026
PERPAMSI NTT Dorong Advokasi dan Kemitraan untuk Memperkuat BUMD Air Minum

Dalam pemaparannya bertajuk “Advokasi dan Kemitraan untuk Memperkuat BUMD Air Minum di NTT”, Olahara menyampaikan ra

| Sabtu, 17 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 18