Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Berto Take ; Satgas BBM Jangan tebang Pilih terkait Pengecer minyak subsidi

Harapan ke penyidik jika kasus ini dilakukan penyelidikan maka penyidik wajib juga mengembangkan penyidikan dan mencari tahu sumber pembelian bahan bakar dari SPBU mana?

Indonesiasurya
Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:21:47 WIB
Berto take

Lewoleba - Bartolomeus Take pengacara muda Lembata mengingatkan kepada satgas BBM agar tidak tebang pilih dalam penertiban pengecer minyak bersubsidi.

Berto mengatakan, satgas sebelumnya telah menangkap sejumlah pemain minyak subsidi besar namun, berakhir dengan surat pernyataan tidak mengulangi perbuatan lantas, kenapa kini ada pengecer diproses hukum? Mestinya juga buat surat pernyataan.


"Ini tindakan yang sama juga dilakukan Ucok dkk, kan ada pengakuan bahwa mereka pernah melakukan penjualan BBM subsidi tapi berakhir dengan pernyataan tidak mengulangi, mestinya satgas tegas dalam penerapan aturan main" ungkap Berto.


Ini namanya tebang pilih. Kalau proses yang satu, maka satgas juga mesti proses tindakan sebelumnya yakni, pengakuan Ucok dkk tadi terang pengacara ini.

Berto menjelaskan bahwa, benar tidak ada barang bukti tapi, si Ucok dkk pernah akui mereka jual BBM subsidi.

Pengakuan itu tinggal dikembangkan penyidik.
Tugas satgas penertiban penyalahgunaan BBM subsidi ke aparat penegak hukum itu ikutannya tapi tugas utama penertiban jadi segala sesuatu yang berkaitan dengan penyalahgunaan gunakan BBM subsidi harus ditindak tegas kalau seperti ini sama dengan tebang pilih.

Harapan ke penyidik jika kasus ini dilakukan penyelidikan maka penyidik wajib juga mengembangkan penyidikan dan mencari tahu sumber pembelian bahan bakar dari SPBU mana? Karena jika SPBU menjual tanpa prosedur juga bisa dipidana khususnya SPBU di Lembata karena lokus kejadian di Lembata.


Sementara itu kepala Kesbangpol Lembata Kanisius making kepada media ini usai memimpin operasi Satgas yang berhasil mengamankan 11 Pengecer menjelaskan,  dari tanggal pengecer satgas menyita 66 botol  pertalite (BBM subsidi) dimana tiga orang yang kini telah diserahkan ke polres sebanyak 22 botol, dan sisa 8 pengecer ada 44 botol.

Kanis Making mengatakan dirinya memimpin langsung proses pemeriksaan terhadap tiga orang tersebut.

Hasil berita acara pemeriksaan (BAP) beserta barang bukti kemudian diserahkan kepada Polres Lembata untuk ditindaklanjuti.

Untuk di ketahui, Pembentukan Satgas BBM sebelumnya dilakukan Pemerintah Kabupaten Lembata sebagai respon atas keluhan masyarakat mengenai kelangkaan Pertalite dan Solar yang berulang.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

ALFAMART BEROPERASI DI LEMBATA

Peduli Pengentasan Stunting, Buka Perdana di Lembata Alfamart Bagi-bagi Telur & Paket Sembako Gratis

| Jumat, 16 Oktober 2026
GRAND OPENING ALFAMART Bermitra Pasarkan Produk UMKM Lembata

Regional Corporate Communications Manager Alfamart, Firly Firlandi mengatakan, kehadiran sejumlah produk UMKM di jaringa

| Jumat, 16 Oktober 2026
Tiga Desa Raih Predikat Perpustakaan Desa Terbaik di Lomba HUT ke-27 Otonomi Lembata

TBM Papirus menerapkan layanan terbuka. Pengunjung bebas memilih buku yang ingin dibaca atau dipinjam, lalu menghubungi

| Kamis, 15 Oktober 2026
Serah Terima Kepala Kemenag Haji dan Umrah Lembata, Wabup Nasir: Sinergi Kunci Pelayanan Terbaik

Dalam sambutannya, Wabup Nasir menegaskan pergantian ini bukan sekadar serah terima tugas rutin, melainkan momentum memp

| Kamis, 15 Oktober 2026
BLKK Otomotif Ile Lewotolok Nusantara Resmi Beroperasi: Bebas Biaya, Tanpa Batas Usia

Poin paling istimewa, pelatihan ini gratis dan tanpa batasan usia. Siapa pun yang berminat, berapapun usianya, boleh me

| Kamis, 15 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 13