Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Diduga ada Korupsi dan Gratifikasi di RSUD Lewoleba, Direktur Bungkam. Masyarakat berharap Jaksa ambil langkah tegas.

Data dihimpun media ini untuk tahun 2025 ada, 624 CPNSD sedangkan, PPPK Formasi Tahun 2024 diangkat Tahun 2025 berjumlah 865 orang dan PPPK paru waktu Formasi Tahun 2025 jumlah 255 orang, ini artinya ada 1744 surat keterangan sehat yang dikeluarkan oleh pihak RSUD.

Indonesiasurya
Sabtu, 05 September 2026 | 22:10:53 WIB
Ilustrasi

Lewoleba - Penyelenggaraan RSUD terus mendapat sorotan tajam sejumlah pihak, baik soal obat, soal pelayanan bahkan tentang rujukan.

Manajemen RSUD yang di pimpin drg. Yosep F Paun terus menghindar ketika awak media berupaya melakukan konfirmasi dan klarifikasi.

Informasi yang terbang bebas di bumi Lembata begitu cepat soal adanya dugaan, rekrutmen tenaga kerja baru di RSUD padahal pemerintah melarang dengan tegas tidak lagi ada rekrutmen tenaga kerja baru.

Penegasan yang tertuang dalam UU Nomor 20/2023 tentang ASN yang mana pada pasal 65 dan Pasal 66, instansi pemerintah dilarang keras mengangkat pegawai non-ASN untuk mengisi jabatan ASN.

Aturan ini kemudian dipertegas dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 yang menegaskan bahwa wadah kepegawaian pemerintah dilarang diisi oleh tenaga kerja di luar skema PNS dan PPPK.

Pemerintah secara tegas melarang Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) serta instansi pusat maupun daerah untuk mengangkat atau merekrut tenaga honorer baru (non-ASN) dalam bentuk apa pun. Aturan ini merupakan bagian dari penataan kepegawaian nasional agar status pegawai pemerintah ke depannya hanya terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Lantas kenapa RSUD rekrut tenaga kerja tambahan?

Ada dugaan lain yang juga belum diklarifikasi direktur RSUD soal, target pendapat asli daerah dari hasil pemeriksaan kesehatan bagi cpnsd, p3k dan p3k paruh waktu

Data dihimpun media ini untuk tahun 2025 ada, 624 CPNSD sedangkan, PPPK Formasi Tahun 2024 diangkat Tahun 2025 berjumlah 865 orang dan PPPK paru waktu Formasi Tahun 2025 jumlah 255 orang, ini artinya ada 1744 surat keterangan sehat yang dikeluarkan oleh pihak RSUD.

Penelusuran media ini menyebutkan, untuk pemeriksaan kesehatan bagi cpnsd, p3k dan p3k paruh waktu harus menyiapkan anggaran sebesar 475 ribu artinya pendapatan yang diterima sebesar Rp. 828.400.000 (delapan ratus dua puluh delapan juta empat ratus ribu rupiah).

Belum diketahui berapa besar yang disetor ke BUD namun, banyak pihak menduga tidak semua disetor sebagai pad. Lantas kemana uang hasil pemeriksaan cpnsd, p3k dan p3k paruh waktu mengalir?

Banyak pihak berharap, tidak ada oknum di RSUD yang mengambil  keuntungan dari surat keterangan sehat tersebut.
Direktur RSUD Yosep F Paun hingga kini masih bungkam dan terus menghindar. Ada apa?

Informasi lain yang tidak kalah seru adalah dugaan adanya permintaan sejumlah uang oleh oknum di RSUD kepada distributor obat saat insiden terbakarnya mobil operasional dokter RSUD.

Ada apa dengan pihak manajemen RSUD Lewoleba? Apakah ini karena ketidakmampuan manajerial atau memang ada oknum yang suka mencari keuntungan? Direktur RSUD Yosep F Paun hingga kini masih bungkam dan terus menghindar


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Ahmad Yohan: Politik Indah Jika Kita Bersama, Jangan Biarkan Syahwat Politik Rusak Pembangunan Lembata

Ahmad Yohan mengingatkan seluruh elemen bangsa agar tidak membiarkan kepentingan politik sesaat menghambat kemajuan daer

| Selasa, 20 Oktober 2026
Rakerda dan Pelantikan DPC PAN Lembata Resmi Digelar, Ahmad Yohan Hadir Langsung

Rakerda ini menjadi wadah penting bagi PAN Lembata untuk memperkuat soliditas organisasi, mengevaluasi program kerja yan

| Selasa, 20 Oktober 2026
Enam Unit Motor Terbakar di Depan SPBU Balauring Lembata, Polisi Masih Dalami Pelaku dan Motifnya

Sebagian besar motor tersebut sengaja ditinggal pemiliknya di sekitar SPBU karena digunakan untuk antri bahan bakar miny

| Selasa, 20 Oktober 2026
Warga Alap Atadei Lembata Hilang di Laut, Pencarian Masih Berlangsung

Warga melakukan pencarian dan menemukan sampan milik korban dalam keadaan kosong. Peralatan memancing masih ada di dalam

| Selasa, 20 Oktober 2026
Keuskupan Agung Ende Gugat Penetapan Flores Sebagai Pulau Panas Bumi

Ketua Komisi Keadilan, Perdamaian dan Integritas Keuskupan Agung Ende, Tigor Naingolang, menjelaskan ketiga kebijakan in

| Senin, 19 Oktober 2026
PERPAMSI NTT Dorong Advokasi dan Kemitraan untuk Memperkuat BUMD Air Minum

Dalam pemaparannya bertajuk “Advokasi dan Kemitraan untuk Memperkuat BUMD Air Minum di NTT”, Olahara menyampaikan ra

| Sabtu, 17 Oktober 2026
Bharatu Valdo Dimakamkan di San Dominggo: Keluarga Yakini Ini Pembunuhan Berencana

Pengacara keluarga, Petrus Bala Pattyona, mengatakan saat ini timnya masih mengumpulkan informasi dan bukti terkait kasu

| Minggu, 18 Oktober 2026
Palkostrad Bangun 24 Sumur Bor di Larantuka, Kodim 1624 Flotim Fasilitasi Penempatan

"Banyak warga dan sekolah yang menyampaikan permohonan karena mereka telah merasakan langsung kehadiran dan manfaat kebe

| Minggu, 18 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 7