Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Gawat! 132-an siswa MTs GUPPI Malintang Belum Kebagian program MBG. Kepemimpinan Amir Mahmud Makin Diragukan Warga.

"Kami kecewa dengan kepemimpinan Kepala Madrasah karna dinilai tidak peduli dengan pendidikan dan keadaan ekonomi siswa. Padahal kami benar butuh program MBG ini"

Indonesiasurya
Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:51:56 WIB
Foto

Malintang Jumat (22/05/2026) - Sorotan tajam warga makin mengalir deras tertuju ke MTs GUPPI Malintang Mandailing Natal. Sebelumnya diberitakan, Amir Mahmud selaku Kepala Madrasah dinilai warga sering "bolos" ke sekolah dan lebih memilih sibuk berativitas di luar, ditambah tata kelola Dana BOS yang dinilai bermasalah, kepemimpinan yang dianggap tidak amanah dan terkesan arogan dan sederet persoalan krusial lainnya. Kini persoalan merambah ke   program MBG (Makan Bergizi Gratis) yang sampai saat ini belum diterima peserta didik di MTs GUPPI Malintang.

Sejumlah wali murid dan siswa menyatakan kekecewaan dan mengeluhkan  Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu andalan Presiden Prabowo Subianto ternyata belum menyentuh  MTs GUPPI Malintang. Usut punya usut tersiar kabar, ditengarai Amir Mahmud Batubara selaku Kepala Madrasah tidak mampu menjalankan koordinasi secara maksimal baik dalam pengajuan, pendataan dan konfirmasi dengan SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang menyediakan dapur MBG di Wilayah Malintang.

Ketika media menyambangi madrasah (21/05), seorang siswa bernama Ucok Batubara (16) mengaku kecewa karena program yang dinantikannya belum kunjung datang ke madrasahnya sehingga lebih 130-an siswa merasakan dampak tidak kebagian program MBG. "Kami kecewa dengan kepemimpinan Kepala Madrasah karna dinilai tidak peduli dengan pendidikan dan keadaan ekonomi siswa. Padahal kami benar butuh program MBG ini" ungkapnya lirih.

Disebutkan, informasi akan hadirnya MBG ke madrasah tempat dia belajar sudah lama terdengar, namun ternyata tak jua kunjung datang.

"Saya kira program ini akan ada sekolah kami. Tapi ternyata sampai sekarang belum ada. Informasi yang kami terima karna lemahnya  kepemimpinan kepala madrasah yang tidak bisa berkoordinasi dengan SPPG. Padahal ini bisa sangat membantu kami selaku siswa yang belajar" ujar siswa tsb saat ditemui di luar sekolah.

Sedangkan wali siswa A. Matondang kepada media ini mengharapkan program MBG yang diluncurkan pemerintah setahun yang lewat bisa sampai ke MTs GUPPI Malintang sehingga ratusan siswa bisa  mendapatkan manfaat berupa menu sehat dan asupan gizi dari program MBG.

Menurutnya, hal ini cukup beralasan mengingat dari ratusan siswa, kebanyakan dari kalangan orang tua kurang mampu. "Anak anak sangat membutuhkan MBG. Karna orang tua siswa  bisa terbantu dalam hal ekonomi dalam penyediaan menu makanan anak yang ada di program MBG" ungkapnya.

Sementara salah seorang warga, Boru Lubis mengatakan kesulitan ekonomi orang tua menjadi faktor penyebab, sehingga MBG ini dirasakan bermanfaat bagi warga madrasah.  Bahkan sering kejadian, bahwa anak sering mengeluhkan tidak makan saat pergi sekolah dan tidak memiliki uang jajan.

Ditambahkan, adanya program MBG dirasakan sangat membantu orang tua murid khusus dari kalangan kurang mampu. Minimal saat di sekolah anak-nak mereka sudah memperoleh porsi makan yang dibagikan.

"Entah apa yang difikirkan Amir Mahmud ini. Tidak peka dengan persoalan madrasah. Sebaiknya dia mundur aja dari jabatan Kepala Madrasah karna ini salah satu bukti kegagalan kepemimpinannya. Sekolah lain telah mendapat MBG. Masa' di madrasah ini tidak kebagian. Dia tidak mampu memimpin dan semakin diragukan warga" terangnya.

Saat dikonfirmasi pers ke nomor pribadi Watshapp Kepala Madrasah melalui kontak 0853 7000 **** , Amir Mahmud membenarkan bahwa program MBG belum sampai ke madrasah yang dia pimpin. "MTs GUPPI Malintang pak sampai hari ini belum pernah menerima MGG" tulisnya

Ketika ditanyakan alasan atau penyebab dari program MBG sehingga tidak sampai ke MTs GUPPI Malintang, Amir Mahmud menyatakan tidak  tau persis penyebab pasti kenapa program MBG belum sampai ke sekolahnya. "Penyebabnya saya kurang tau pak' lanjutnya.  Dia juga mengaku telah pernah mengirimkan data  siswa dengan jumlah 132 orang via pesan WatsApp kepada Kepala SPPG Pasar Baru Malintang Wahyu pada tanggal 13 Januari 2026 sebagai tindak lanjut permintaan data dari SPPG ybs. "Permintaan datanya melalui pesan WatsApp pak. Bukan melalui surat" ujarrnya.

Amir juga menambahkan telah menceritakan hal tsb kepada pihak yayasan baru madrasah dengan Ketua Muhammad Adanan Matondang dan pengurus yayasan Hasan Azhari.

Namun ketika pers mempertanyakan tentang legalitas yayasan madrasah dimaksud. Termasuk prosedur pembentukan yayasan baru, serta kapan, dimana, tanggal, bulan dan tahun berapa dibentuk Yayasan Baru, siapa pengurusnya dan siapa yang memilih yayasan tsb serta atas  undangan siapa dilaksanakan musyawarah tsb, apakah melibatkan Dewan Guru, Komite Madrasah,.BPD, Wali Murid, Tokoh Masyrakat.

Amir pun terlihat bingung dan langsung enggan menjawab point-point pertanyaan diatas sehingga memunculkan kejanggalan baru dan asumsi liar di tengah warga tentang keabsahan yayasan yang dinilai kontroversi dan membingungkan warga tersebut.
(Magrifatulloh).


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Bangun Kesadaran Demokrasi Sejak Dini, KPU Lembata Gelar 'KPU Mengajar' di SMAN 1 Nagawutung

Hermanus Haron Tadon di ruang aula menyoroti pentingnya kesadaran bahwa suara pemilih pemula memiliki bobot signifikan

| Sabtu, 23 Mei 2026
HIDUP CUP U-15 Resmi Bergulir, Lembata Siap Lahirkan Talenta Baru Menuju Soeratin Cup

Kami berharap dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat agar pembinaan sepak bola di Lembata terus berkembang dan me

| Sabtu, 23 Mei 2026
Plan Indonesia Konsisten Edukasi Perlindungan Anak, Dinas Pendidikan Lembata Berikan Apresiasi

Berdasarkan data yang dimiliki pemerintah daerah, angka kekerasan terhadap anak pada tahun 2024 berada di angka 62,49 pe

| Jumat, 22 Mei 2026
Sapi Kurban dari Presiden hingga Pemkab Lembata Sampai ke Masjid

Ini amanah dari Presiden dan Gubernur. Kita salurkan melalui masjid supaya pengelolaannya amanah dan manfaatnya dirasaka

| Jumat, 22 Mei 2026
Air Tak mengalir, Tagihan Tetap Jalan! Massa Murka Siap Serbu Balaikota Makassar

LSM GEMPAK-HAM mendesak Wali Kota Makassar dan Wakil Wali Kota untuk segera mengevaluasi direksi PDAM Kota Makassar yang

| Jumat, 22 Mei 2026
Diduga Tidak Profesional, Pengacara Berto Take Bakal Lapor Oknum Polisi Ke Polres Lembata

Berto mengatakan, untuk saat ini Langkah yang diambil adalah akan membuat laporan Polisi terkait tindakan yang dilakuka

| Jumat, 22 Mei 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 21