Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


53 Calon Taruna/Taruni Lembata Siap Tempuh Pendidikan Vokasi KKP RI, Orang Tua Apresiasi Program Pemerintah

"Ini adalah kesempatan yang sangat berharga bagi kami. Terima kasih kepada pemerintah dan semua pihak yang telah memberikan kesempatan kepada anak-anak Lembata untuk melanjutkan pendidikan sesuai dengan cita-cita kami,” ungkap Halima.

Indonesiasurya
Jumat, 10 Juli 2026 | 22:11:30 WIB
Foto

LEWOLEBA – Sebanyak 53 calon taruna dan taruni asal Kabupaten Lembata resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan di berbagai kampus Pendidikan Tinggi Vokasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia Tahun Akademik 2026/2027.

Pelepasan yang berlangsung di Los Ikan Pasar Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kampung Nyamuk, Lewoleba, Kamis (9/7/2026), menjadi momen penuh kebanggaan bagi para calon taruna/taruni dan keluarga yang hadir menyaksikan langkah awal anak-anak mereka menuju dunia pendidikan profesional.

Acara pelepasan dilakukan oleh Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, didampingi Ketua Komisi III DPRD Lembata, Abdurahman Muhammad, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lembata Hadi Umar, Kepala BKDPSDMD Kabupaten Lembata, serta dihadiri para orang tua calon taruna/taruni.

Para peserta yang lolos seleksi akan menempuh pendidikan di sejumlah perguruan tinggi vokasi KKP RI, di antaranya Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP) Jakarta, Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo, Politeknik Kelautan dan Perikanan Jembrana Bali, serta Politeknik Kelautan dan Perikanan Kupang.

Mereka akan mengikuti berbagai program keahlian seperti budidaya perikanan, pengolahan hasil perikanan, hingga penyuluhan perikanan yang diharapkan mampu menjadi bekal bagi generasi muda Lembata dalam mengembangkan potensi sektor kelautan dan perikanan.

Salah satu calon taruni asal Desa Kolipadan, Kecamatan Ile Ape, Halima Abon, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya karena berhasil melewati seluruh tahapan seleksi dan mendapat kesempatan untuk mengenyam pendidikan vokasi KKP RI.

“Ini adalah kesempatan yang sangat berharga bagi kami. Terima kasih kepada pemerintah dan semua pihak yang telah memberikan kesempatan kepada anak-anak Lembata untuk melanjutkan pendidikan sesuai dengan cita-cita kami,” ungkap Halima.

Ia berharap, pendidikan yang akan ditempuh nantinya dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kemampuan diri serta memberikan kontribusi bagi daerah setelah menyelesaikan pendidikan.

Sementara itu, calon taruni asal Lewoleba, Atin Sabrina Taher Boji Baco dan Sukma I. Lestari, menceritakan bahwa informasi mengenai program pendidikan tersebut mereka peroleh dari para senior yang sebelumnya telah mengikuti pendidikan serupa.

Berbekal informasi tersebut, keduanya kemudian mencari tahu lebih lanjut melalui media sosial dan Dinas Perikanan Kabupaten Lembata. Setelah memastikan kebenaran informasi, mereka mendaftarkan diri melalui jalur online dan mengikuti berbagai tahapan seleksi.

Mulai dari seleksi akademik, wawancara, tes fisik di Polres Lembata, hingga pemeriksaan kesehatan secara daring harus mereka jalani sebelum dinyatakan lolos sebagai calon taruna/taruni.

“Kami sangat bersyukur bisa sampai pada tahap ini. Dukungan dan pembinaan yang diberikan selama proses seleksi sangat membantu kami mempersiapkan diri secara mental maupun fisik,” ujar keduanya.

Bagi para orang tua, keberangkatan anak-anak mereka menjadi kebanggaan sekaligus harapan baru.

Salah seorang orang tua calon taruna/taruni, Dewi Y. Muda, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas hadirnya program Pendidikan Tinggi Vokasi KKP RI yang membuka peluang bagi anak-anak daerah untuk mendapatkan pendidikan berkualitas.

Menurut Dewi, program tersebut sangat membantu keluarga, terutama bagi anak-anak yang memiliki keterbatasan ekonomi namun tetap memiliki semangat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Dengan adanya program ini, anak-anak bisa mengembangkan minat dan potensi diri mereka. Kami sebagai orang tua sangat bersyukur karena pemerintah telah membuka jalan bagi mereka untuk meraih masa depan yang lebih baik,” katanya.

Dewi menjelaskan, pada tahap awal keluarga tetap memberikan dukungan kebutuhan anak selama proses keberangkatan dan persiapan pendidikan. Namun, selanjutnya biaya pendidikan akan didukung oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

Ia berharap para calon taruna/taruni dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik, belajar sungguh-sungguh, serta kembali membawa ilmu dan pengalaman untuk membangun Kabupaten Lembata.

Melalui program Pendidikan Tinggi Vokasi KKP RI ini, para calon taruna/taruni diharapkan kelak menjadi sumber daya manusia unggul di bidang kelautan dan perikanan, sekaligus mampu menciptakan inovasi dan peluang usaha baru bagi masyarakat Lembata. (Prokompimkablembata)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

HMI Bidang Hukum Badko Sulsel Tagih Janji Prabowo Sikat Korupsi, Jangan Ada yang Kebal Hukum!

Berdasarkan keterangan penyidik, dari Kafe de’CLAN Signature ditemukan uang tunai sekitar Rp60 miliar, yang terdiri at

| Jumat, 10 Juli 2026
FST UNWIRA dan Kampus Santa Angela Atambua Rintis Buku Mulok Sains-Budaya

Kolaborasi antara FST UNWIRA Kupang dan Kampus Santa Angela Atambua diharapkan menjadi langkah awal pengembangan bahan a

| Jumat, 10 Juli 2026
Pengadaan Tanah Rampung, PLN UIP Nusra Percepat Realisasi PLTS Alor 1,2 MW

PT PLN (Persero) UIP Nusra telah melaksanakan sosialisasi rencana pembangunan PLTS Alor, di Kelurahan Kalabahi Tengah, K

| Jumat, 10 Juli 2026
Standar Baru Pelayanan Umrah Indonesia, JMQH dan PT Annisa Ahmada Travelindo Sukses Layani 1.214 Jamaah

Komitmen terhadap pelayanan terbaik juga tercermin dari kebijakan pimpinan yang secara penuh bertanggung jawab atas selu

| Kamis, 09 Juli 2026
April DA7 Go Sulawesi! Billboard di Jantung Makassar Siap Gaungkan Lagu "Menyala"

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan April DA7 kepada masyarakat di luar Pulau Jawa, khususnya di Pulau

| Kamis, 09 Juli 2026
Bocah 4 Tahun Di Lebatukan diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Pelaku berstatus Pelajar

Keluarga Korban sempat melapor ke Pos pol Hadakewa, tapi disarankan untuk langsung ke Polres karena kategori kasus ini c

| Kamis, 09 Juli 2026
LMA Emeyode Kutuk Pembakaran dan Penembakan Pilot PT AMA di Yahukimo

Dampak langsung adalah terganggunya akses transportasi udara yang penting bagi masyarakat pedalaman Papua.

| Rabu, 08 Juli 2026
Sya'ban Sartono Kecewa penanganan perkara Pengeroyokan Anak di Polres Gowa

Pengeroyokan terhadap anak di bawah umur adalah bentuk kejahatan serius dan pelanggaran hak azasi yang tidak dapat ditol

| Rabu, 08 Juli 2026
Gelar KKL di Ende, Mahasiswa Unwira Buat Video Profile Desa Rukuramba

Selain sebagai media promosi digital dan pendukung transparansi informasi publik desa, video profil ini diharapkan dapat

| Rabu, 08 Juli 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 7