Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Gunung Lewotobi laki-laki meletus, rumah terbakar dan warga korban muntahan material di larikan ke faskes terdekat.

warga yang mendengar suara gemuruh dahsyat yang disertai dengan getaran panjang panik dan berhamburan mengamankan diri.

Indonesiasurya
Senin, 04 November 2024 | 07:50:10 WIB
Foto salah satu rm warga terbakar akibat lava panas

Larantuka,Indonesiasurya.com - Gunung Lewotobi laki-laki meletus, muntahkan lava panas dan material ke menerjang rumah warga di sekitaran hokeng, boru kecamatan wulangitang kabupaten Flores Timur Minggu, (3/11/2024) kurang lebih pukul 00.00 wita.

warga yang mendengar suara gemuruh dahsyat yang disertai dengan getaran panjang panik dan berhamburan mengamankan diri.

Sementara abu vulkanik juga turun dan menyelimuti permukiman di sekitarnya. Selain hujan abu, erupsi juga memuntahkan lava panas dari kawah Gunung Lewotobi, menambah ketegangan warga.

Dalam peristiwa tersebut, beberapa rumah di Desa Klatanlo, Wulanggitang juga dilaporkan mengalami kebakaran akibat terpapar material panas dan belerang yang terlontar saat erupsi. Sejumlah warga yang terkena muntahan material di larikan ke fasilitas kesehatan terdekat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan pasti mengenai jumlah korban jiwa, namun warga diminta tetap waspada terhadap kemungkinan erupsi susulan dan dampak lainnya dari aktivitas gunung yang meningkat

Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47.3 mm dan durasi ± 24 menit 10 detik.

Saat ini Gunung  Lewotobi Laki Laki berada pada Status Level III (Siaga)   Pantauan media dari dua video berdurasi  OO.50 detik dan 00.51 detik, terlihat  masyarakat terdampak sedang mengevakuasi diri mereka masing-masing dari bencana alam itu .

Sementara itu, PVMBG Pos Pengamatan Gunung api Lewotobi Laki Laki memberikan 6 imbauan penting.  

 Pertama,  masyarakat di sekitar Gunung  Lewotobi Laki Laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 3.5 Km dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki Laki serta sektoral 4 km pada arah Utara-Timur Laut dan 5 Km pada sektor Timur Laut.  

 Kedua, masyarakat diimbau tetap   tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.

Ketiga, masyarakat di sekitar Gunung  Lewotobi Laki Laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung  Lewotobi Laki Laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Keempat, masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung  Lewotobi Laki Laki memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.

Kelima, pemerintah daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki Laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Folres Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Becana Geologi, Badan Geologi di Bandung. 

Keenam,  Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi akan selalu berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Satlak PB setempat dalam memberikan informasi tentang kegiatan G. Lewotobi Laki-laki. Untuk informasi lebih jelas dapat mengubungi Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki atau mengubungi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral pada nomor telepon 022-7272606.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Anggaran Terbatas, Tahun 2026 Di Lembata Nyaris Tak Ada Paket Proyek Yang Di Tender

Paket pekerjaan apbd tahun 2026 lebih pada pengadaan langsung karena, pagu di bawah 200 juta dengan metode e-katalog" un

| Rabu, 03 Juni 2026
Stok Obat Di Gudang Dinas Kesehatan Ada, Plt.Kadis Kesehatan "Tidak Benar Kalau Dibilang Kosong"

Ada 69 Koli obat di gudang farmasi dinas kesehatan, tinggal permintaan dari puskesmas maka, kami akan diatribusikan ke m

| Selasa, 02 Juni 2026
Tujuh Pria Dewasa Diduga Keroyok Siswa 14 Di Ileape. Keluarga Lapor Polisi

"Anak ini menolak, tetapi tetap dipaksa naik sepeda motor dan dibawa ke Petuntawa. Setibanya di sana, dia disuruh duduk

| Senin, 01 Juni 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 33