Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Karyawan Rumah Potong Hewan Milik Pemerintah Kota Medan, Di - PHK Tanpa Alasan Dan Pesangon.

Mereka bukan minta belas kasihan, mereka hanya minta hak mereka

Indonesiasurya
Selasa, 06 Januari 2026 | 19:43:39 WIB
Foto

Medan –

Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) TKN Kompas Nusantara, Adi Warman Lubis yang juga Ketum PAGAR UNRI Prabowo–Gibran untuk Negara Republik Indonesia, menyatakan keprihatinan mendalam atas pemberitaan sepihak dan nasib memilukan yang dialami 14 orang karyawan Rumah Potong Hewan Kota Medan.


Awal persoalan bermula sekitar tahun 2020, saat ke-14 karyawan ini dirumahkan dengan alasan pandemi Covid-19. Pada masa itu, mereka menerima kompensasi sekitar Rp300 ribu per bulan selama kurang lebih enam bulan. Namun setelah itu, hingga hari ini, tidak ada lagi pembayaran apa pun yang mereka terima.


Lebih ironis lagi, menurut pengakuan para  karyawan ink, pada tahun 2025 mereka dinyatakan resmi diberhentikan tanpa penjelasan dan hak pesangon. Bahkan, gaji mereka sebelum dirumahkan disebut masih ada yang belum dibayarkan. Kondisi ini dinilai sangat aneh dan luar biasa, terlebih Rumah Potong Hewan Kota Medan merupakan perusahaan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Medan yang pengelolaannya diserahkan kepada pihak ketiga.


“Kalau benar seperti yang mereka sampaikan, ini sudah sangat-sangat keterlaluan. Perusahaan milik pemerintah yang dikelola pihak ketiga memperlakukan karyawannya seperti ini. Ini bukan persoalan kecil, ini soal kemanusiaan,” tegas Adi Warman Lubis.


Adi Lubis mengungkapkan, sekitar 14 eks karyawan tersebut telah datang langsung ke kantornya untuk mengadukan nasib mereka, mulai dari gaji yang belum dibayarkan, pesangon yang tidak jelas, hingga hak-hak lain yang diabaikan.


Padahal, rata-rata dari mereka telah mengabdi puluhan tahun di Rumah Potong Hewan Kota Medan.

“Mereka bukan mencari kaya. Mereka hanya menuntut hak untuk menopang kehidupan di masa tua.


Kalau perusahaan milik Pemkot Medan yang dikelola pihak ketiga saja tidak mampu memberikan hak karyawannya, lalu mau dibawa ke mana nasib masyarakat kecil ini?” ujar Adi dengan nada keras.


Ia menilai, sudah saatnya nurani dan akal sehat dibuka. Jangan sampai masyarakat kecil terus-menerus menjadi korban kepuasan syahwat kekuasaan para pimpinan.

“Mereka manusia dan harus dimanusiakan,” katanya.


Lebih lanjut, Adi Lubis menyampaikan bahwa TKN Kompas Nusantara telah mengirimkan surat konfirmasi dan permintaan klarifikasi secara resmi kepada Wali Kota Medan, Ketua DPRD Kota Medan, serta dinas terkait, menyangkut pemecatan dan pemenuhan hak-hak para eks karyawan tersebut. Namun hingga kini, belum ada tanggapan atau balasan resmi.


“Kami masih menunggu beberapa hari ke depan. Jika tidak ada respons, kami akan melayangkan surat kedua. Dan jika tetap tidak ada itikad baik, kami bersama para eks karyawan akan turun langsung ke Kantor Wali Kota Medan dan DPRD Kota Medan untuk unjuk rasa, menagih hak mereka,” tegas Adi Lubis.


Ia menambahkan, para eks karyawan tersebut telah memberikan kuasa pendampingan kepada TKN Kompas Nusantara untuk mengawal dan memperjuangkan hak-hak mereka sampai tuntas.

Di akhir pernyataannya, Adi Warman Lubis meminta kepada Wali Kota Medan dan DPRD Kota Medan agar segera memanggil pihak-pihak terkait dan menyelesaikan persoalan ini secara adil.


Jangan biarkan masyarakat kecil terus menjadi korban kekuasaan.

“Mereka bukan minta belas kasihan, mereka hanya minta hak mereka. Hak untuk hidup layak di hari tua. Jadilah pemimpin yang mengayomi rakyat dan bawahannya, karena jabatan itu tidak selamanya, hanya sementara,” pungkasnya.


Pernyataan tersebut disampaikan saat Adi Warman Lubis diwawancarai di Kantor DPP TKN Kompas Nusantara, Jalan Prof. H.M. Yamin, S.H. No. 202 Medan, pada Selasa, 6 Januari 2026.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Komit Perkuat Ketahanan Pangan, Pemda Lembata salurkan Bantuan Beras dan Minyak Goreng ke Desa

Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, S.P., hadir langsung dalam kegiatan tersebut dan menyerahkan bantuan secara simbolis k

| Selasa, 21 Juli 2026
Pemda Lepas Secara Resmi, Kontingen Jamda dan Jamnas Lembata ke bumi perkemahan.

Maria Annastasia Bara Baje, melaporkan bahwa keikutsertaan kontingen tahun ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak

| Selasa, 21 Juli 2026
Tim Kesehatan TMMD Ke 129 Kodim 0210/TU Bantu Posyandu Cek Kesehatan Warga Lansia

Ada 50 Lansia memadati kegiatan Posyandu yang menjadi bagian dari program non fisik TMMD ke 129 Kodim 0210/TU

| Selasa, 21 Juli 2026
Senyum Kesehatan Satgas TMMD ke 129 Kodim 0210/TU Bantu Posyandu Balita di Desa Sijarango

Kegiatan ini menargetkan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dasar bagi balita dan lansia di wilayah sasaran progra

| Selasa, 21 Juli 2026
Apel Penerimaan Murid Baru SMAN 1 Nagawutung Tegaskan Komitmen Bersama Membangun Pendidikan Berkualitas

Prosesi apel diawali dengan penyerahan murid baru secara simbolis oleh Ketua Komite Sekolah, Petrus Gehak Ladoangin, kep

| Selasa, 21 Juli 2026
Hujan Tak Halangi Satgas TMMD Kodim 0210/TU Selesaikan Pembangunan RTLH di Desa Sjarango

Mayor Arh AS Butarbutar, SH, MH, selaku Wadansatgas TMMD 129 Kodim 0210/TU, menyatakan bahwa Pembangunan RTLH ini merupa

| Selasa, 21 Juli 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 5