Lembata - Pemerintah Kabupaten Lembata secara resmi melepas Kontingen Gerakan Pramuka Kabupaten Lembata untuk mengikuti Jambore Daerah (Jamda) X Nusa Tenggara Timur dan Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026.
Pelepasan yang dirangkaikan dengan pelantikan tujuh Pramuka Penggalang Garuda tersebut berlangsung di Aula kantor bupati Lembata.
Pelantikan ini dihadiri Asisten I Sekretaris Daerah Kabupaten Lembata, Quintus Irenius Suciadi, SH., M.Si., mewakili Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Lembata, ADPRD, Kemenag Lembata, perangkat daerah terkait, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Lembata, para kepala sekolah, pengurus kwartir, orang tua peserta, serta seluruh anggota kontingen.
Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Lembata, Maria Annastasia Bara Baje, melaporkan bahwa keikutsertaan kontingen tahun ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak setelah sebelumnya Kwartir Cabang menghadapi keterbatasan anggaran. Berkat dukungan Kantor Kementerian Agama, pemerintah daerah, sekolah, para Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus), dan orang tua peserta, Kabupaten Lembata akhirnya dapat memberangkatkan kontingen untuk mengikuti Jambore Daerah X NTT dan Jambore Nasional XII Tahun 2026.
Pada kesempatan tersebut juga dilantik tujuh Pramuka Penggalang Garuda yang terdiri atas lima putri dan dua putra sebagai wujud keberhasilan pembinaan kepramukaan di Kabupaten Lembata.
Sementara itu, kontingen Kabupaten Lembata berjumlah 22 orang, terdiri atas 16 peserta, didampingi ketua kontingen, para pendamping, dan tim kesehatan.
Mewakili Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Lembata, Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Lembata, Quintus Irenius Suciadi, SH., M.Si., menyampaikan bahwa pelepasan kontingen bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memberikan dukungan dan penghargaan kepada putra-putri terbaik Kabupaten Lembata yang akan membawa nama daerah pada ajang kepramukaan tingkat provinsi dan nasional.
Ia menegaskan bahwa Gerakan Pramuka merupakan wadah strategis dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki jiwa kepemimpinan dan semangat pengabdian.
Melalui Jambore, para peserta tidak hanya memperoleh pengalaman dan keterampilan, tetapi juga membangun persahabatan, menghargai keberagaman, serta memperkuat rasa persatuan dan cinta tanah air.
Beliau juga berpesan kepada seluruh anggota kontingen agar menjaga nama baik Kabupaten Lembata, menjunjung tinggi Trisatya dan Dasa Dharma Pramuka, memanfaatkan kesempatan untuk belajar dan membangun persahabatan, serta menunjukkan semangat pantang menyerah dalam setiap kegiatan.
Ia berharap seluruh peserta dapat kembali dengan membawa pengalaman, wawasan, dan prestasi yang menjadi inspirasi bagi generasi muda Lembata.
Pemerintah Kabupaten Lembata juga menyampaikan apresiasi kepada para pembina, pelatih, pendamping, serta orang tua yang telah mendukung dan mempersiapkan para peserta.
Menurutnya, pembinaan karakter generasi muda merupakan investasi penting bagi kemajuan daerah.
Mengakhiri sambutannya, Asisten I secara resmi melepas Kontingen Gerakan Pramuka Kabupaten Lembata menuju Jambore Daerah X Nusa Tenggara Timur dan Jambore Nasional XII Tahun 2026, seraya berharap seluruh peserta senantiasa menjaga sportivitas, disiplin, dan semangat persaudaraan serta mampu mengharumkan nama Kabupaten Lembata di tingkat yang lebih tinggi.
(ProkompimPemkabLembata)