Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Masyarakat Minta Pemerintah Tindak Tegas SPBU Nakal, Wakil Bupati Lembata Tawarkan 4 Poin Rekomendasi.

Terkait penertiban di tingkat SPBU, Wabup Nasir menyatakan akan memanggil pihak SPBU untuk klarifikasi. Jika terbukti adanya permainan nosel atau pelanggaran aturan, akan diberikan sanksi administratif sesuai peraturan yang berlaku.

Indonesiasurya
Minggu, 20 Juli 2025 | 18:12:19 WIB
Foto

Indonesiasurya.com, Lembata - Persoalan kelangkaan dan manipulasi harga minyak di Kabupaten Lembata telah memicu diadakan rapat terbatas yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, di ruang rapat Bupati, Kantor Bupati Lembata, Lewoleba, Rabu (16/7).

Rapat yang dipandu Kabag Ekonomi, El Mandiri, dihadiri perwakilan dari tokoh masyarakat, Lurah se-Kota Lewoleba, dan pihak kecamatan ini menjadi forum penting untuk membahas solusi atas permasalahan kompleks yang tengah dihadapi masyarakat, dan menghasilkan berbagai masukan kritis dari tokoh masyarakat serta rekomendasi progresif dari Wakil Bupati Lembata H Muhamad Nasir.

Berbagai Keluhan dan masukan disampaikan dalam forum ini. Keluhan utama tertuju pada praktik penimbunan dan manipulasi harga oleh agen dan spekulan, serta dugaan permainan harga oleh oknum di SPBU yang menjual minyak ke pihak tertentu dengan harga lebih tinggi.

Selain itu, sistem antrian kendaraan, khususnya mobil juga menjadi sorotan. Menurut peserta rapat, antrian mobil seringkali menggunakan jerigen di belakangnya, juga menjadi permasalahan yang dibahas dalam rapat tersebut. 

Perwakilan tokoh masyarakat mendesak pemerintah untuk lebih dulu menindak oknum-oknum di tingkat atas, yakni pihak SPBU dan agen sebelum menindak penjual eceran di pinggir jalan, serta meminta penertiban pangkalan minyak tanah yang diduga terlibat praktik curang.

Menanggapi kritik dan masukan tersebut, Wabup Nasir menyampaikan sejumlah rekomendasi progresif yang akan ditindaklanjuti oleh OPD terkait. 

Rekomendasi tersebut meliputi: Pertama, Revitalisasi Sistem Distribusi. Wabup Nasir menekankan perlunya penyusunan ulang database penerima BBM subsidi yang aktif, dengan evaluasi berkala tiga bulan sekali untuk memastikan penyaluran tepat sasaran dan mencegah kecurigaan publik.  Sistem yang sebelumnya berbasis barkot ini, menurut hemat Wabup perlu diperbarui.

Kedua, Peningkatan Verifikasi Data. Melibatkan Lurah, Kepala Desa, dan RT/RW dalam verifikasi data penerima manfaat untuk meningkatkan akurasi dan transparansi.

Ketiga, Reformulasi Rekomendasi BBM Subsidi. Rekomendasi BBM subsidi akan direformulasi agar tidak bersifat umum dan jangka panjang, melainkan berbasis kegiatan produktif dengan jangka waktu terbatas dan pengawasan bersama.

Keempat, Pendistribusian Minyak Tanah Berbasis Data. Pendistribusian minyak tanah akan berbasis data penerima manfaat dari tingkat RW, dengan pengawasan ketat terhadap setiap transaksi di pangkalan minyak tanah.

Wabup Nasir menekankan pentingnya pendataan yang detail terhadap setiap penjualan, misalnya jumlah drum dan penerima manfaatnya.

Terkait penertiban di tingkat SPBU, Wabup Nasir menyatakan akan memanggil pihak SPBU untuk klarifikasi. Jika terbukti adanya permainan nosel atau pelanggaran aturan, akan diberikan sanksi administratif sesuai peraturan yang berlaku.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju solusi komprehensif atas permasalahan minyak di Kabupaten Lembata,  menciptakan sistem distribusi yang lebih adil, transparan, dan efisien menuju visi Lembata Maju, Lestari dan Berdaya Saing.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Mahasiswa KKN Unwira Kupang Gelar Sosialisasi Anti - Cyberbullying di SMPN 1 Lewolema

Langkah preventif ini diharapkan mampu mempertahankan "rekor bersih" SMP Negeri 1 Lewolema dari kasus perundungan secara

| Jumat, 17 Juli 2026
Penumpang KM. Lambelu Loncat dari Kapal, Tim SAR Lakukan Pencarian di Perairan Pulau Pemana Sikka.

Lokasi kejadian diperkirakan berada di sekitar Perairan Pulau Pemana, Kabupaten Sikka, NTT, pada koordinat 8° 22.310'S

| Kamis, 16 Juli 2026
Temui Kepala Staf Kepresidenan, BPP DOB Dorong Provinsi Luwu Raya Masuk Agenda Strategis Nasional

Ketua Tim BPP DOB Provinsi Luwu Raya, H. Darwis Ismail, mengatakan pertemuan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar me

| Selasa, 14 Juli 2026
Ahli Geothermal Luruskan Persepsi tentang WKP Mataloko dan Pemanfaatan Lahan PLTP

Berdasarkan data gambaran umum pengembangan PLTP Mataloko, luas WKP mencapai sekitar 996,2 hektare

| Selasa, 14 Juli 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 2