Lembata - Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq didampingi Wakil Bupati Lembata Muhammad Nasir, launching mesin produksi oksigen, oksigen central Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lewoleba, Kamis 2 Juli 2026.
Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur, atas hadirnya Oksigen Central yang dapat membantu mendukung pelayanan kesehatan di RSUD Lewoleba.
Dirinya pun mengapresiasi langkah RSUD Lewoleba, yang bekerja sama dengan PT. Multi Gas Medika (MGM)untuk Oksigen Central, yang saat ini diresmikan.
“Ditengah efisiensi dan keterbatasan kita pelayanan induk oksigen bisa bekerja sama, tidak lagi manual untuk persediaan ke setiap kamar, terima kasih RSUD dan PT. MGM, mudah-mudahan pelayanan kesehatan bisa lebih baik,”ungkapnya.
Ianjuga berharap, dengan hadirnya Oksigen Central tersebut, mampu memberikan manfaat, dan menjadi salah satu sarana peningkat pelayanan kesehatan di RSUD Lewoleba.
Mudah-mudahan betul-betul terkait pelayanan kesehatan di rumah sakit, akan lebih baik dan di utamakan,” imbuhnya.
Sementara Direktur RSUD Lewoleba drg. Yoseph Freinademets Paun dalam sambutannya mengatakan sejalan dengan petunjuk kementerian Kesehatan bahwa semua Rumah Sakit memiliki satu mutu pelayanan yang sama.
Mutu pelayanan yang dimaksud adalah transformasi kesehatan, salah satunya adalah kriteria rawat inap rumah sakit yang disingkat KRIS.
Yang oleh kementerian kesehatan rawat inap itu harus sama di seluruh Indonesia dan KRIS tersebut memiliki 12 kriteria. Salah satunya setiap tempat tidur memiliki outlet oksigen yang lengkap.
“Untuk menjalankan outlet yang tersentral maka diperlukan mesin produksi oksigen. Maka dengan mesin produksi oksigen maka oksigen sentral dapat dioperasikan. Oleh karena itu kami membangun kerjasama dengan pihak ketiga dalam hal ini PT. MGM.”, ungkapnya.
Disampaikan, dari 102 tempat tidur di RSUD Lewoleba dilakukan pemetaan dan mendapat 79 titik outlet sentral. Dari 79 outlet sentral oksigen terdapat 7 di instalasi gawat darurat, 5 di instalasi bedah sentral, 4 di IGD Ponek, 8 di ruang anak, 8 di ruang bedah, 6 di ruangan Perina dan PICU, 9 di ruang ICU dan PICU dan 19 di ruangan Interna atau ruangan orang dewasa.
“Semuanya dengan harapan mendapat efektivitas, efisensi dan juga mempersingkat biaya”, harapannya.
Acara dilanjutkan dengan peresmian oksigen central oleh Bupati Petrus Kanisius Tuaq dan Wabup Muhammad Nasir dengan simbolis pemotongan pita, dan pemutaran keran jalur oksigen untuk disalurkan ke setiap kamar, serta pemberian hak akses pemanfaatan data kependudukan anak.
Turut mendampingi pada launching tersebut, Wakil Ketua DPRD Lembata Fransiskus Xaverius Namang, Ketua Komisi III DPRD Lembata Abdurrahman Muhammad, Plt. Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Lembata dr. Bernadus Yoseph Beda, Direktur RSUD Lewoleba drg. Yoseph Freinademets Paun, para Nakes RSUD Lewoleba, perwakilan PT. MGM dan tamu Undangan.