Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


May Day di Lembata: Saat Buruh Pelabuhan Memilih 'Taan Tou' Ketimbang Demonstrasi

Di ujung timur Nusa Tenggara ini, 'May Day' dirayakan dengan cara yang jauh dari hingar-bingar aksi jalanan yang lazim terlihat di kota-kota besar.

Indonesiasurya
Jumat, 01 Mei 2026 | 11:18:26 WIB
Foto

​Lembata  — Tak ada kepulan asap ban bekas atau barisan massa yang menutup jalanan di Pelataran Eks Harnus, Lewoleba, Lembata, pada peringatan Hari Buruh Sedunia, Jumat, 1 Mei 2026. 

Di ujung timur Nusa Tenggara ini, 'May Day' dirayakan dengan cara yang jauh dari hingar-bingar aksi jalanan yang lazim terlihat di kota-kota besar.

​Sejak pagi, para anggota Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan laut Lewoleba yang tergabung dalam wadah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), justru berkumpul untuk mengikuti misa syukur yang dipimpin oleh Romo Kristian Uran, Pastor Paroki Santo Yoseph Waikilok.

Ibadah ini menjadi wujud syukur para buruh atas perlindungan dan kekuatan yang diberikan dalam menjalankan aktivitas ekonomi di garda terdepan distribusi logistik daerah kepulauan.

Suasana pelabuhan yang biasanya bising oleh aktivitas bongkar-muat, hari itu berubah khidmat.

​Ketua TKBM Pelabuhan laut Lewoleba, Hendrikus Buran, menegaskan bahwa pilihan untuk tidak berdemonstrasi adalah bentuk keberpihakan mereka pada budaya lokal. 

"May Day di tempat lain mungkin diwarnai demonstrasi, tapi kami di Lembata memilih menyampaikannya dengan sopan santun," ujarnya.

​Menurut Hendrikus, buruh di Lembata berpegang teguh pada nilai Kelamaholotan, filosofi hidup yang menjunjung tinggi etika, rasa hormat, dan kebersamaan. 

Nilai itulah yang mereka bawa, bukan hanya saat memikul beban barang di pelabuhan, tetapi juga dalam kehidupan sosial keagamaan, termasuk keterlibatan aktif dalam pembangunan rumah ibadah.

​Pemerintah Kabupaten Lembata merespons perayaan ini dengan nada yang sama. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Quintus Irenius Suciadi, yang hadir mewakili Bupati, mengakui bahwa pemerintah masih memiliki 'pekerjaan rumah' besar untuk menyejahterakan para pekerja di daerah kepulauan ini.

​"Kami mengapresiasi dedikasi mereka yang menjadi garda terdepan distribusi logistik. Pemerintah menyadari masih banyak kebutuhan yang belum sepenuhnya terpenuhi," kata Quintus. 

Ia menyebutkan bahwa pemerintah kini berupaya membuka ruang dialog yang lebih terbuka agar kebijakan daerah tidak lagi berjalan searah.

​Tema 'Taan Tou,' yang dalam bahasa daerah berarti bersatu atau berjalan bersama, menjadi napas utama perayaan kali ini. 

Bagi para buruh di pelabuhan pintu masuk Lembata tersebut, Taan Tou bukan sekadar slogan, melainkan strategi bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi.

​Meski memilih jalur yang tenang, harapan para buruh tetap tajam. Mereka mendambakan kebijakan yang adil dan akses dialog yang rutin dengan pemangku kebijakan. 

Bagi mereka, perjuangan tidak selalu harus berwujud teriakan. Kadang, kekuatan terbesar justru lahir dari soliditas yang dirawat dalam kesederhanaan dan kemanusiaan. (Prokompimkablembata)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Pimpin Pemberkatan Kapela dan Krisma di Atadei, Uskup Monteiro ; "Jadilah Tanda Keselamatan bagi Sesama"

Saya berharap akses jalan semakin baik, sehingga hasil bumi masyarakat bisa keluar dengan mudah dan kesejahteraan mening

| Sabtu, 20 Juni 2026
Disnaker Flores Timur Gencar Edukasi Pekerja Migran Aman

Dalam sesi tersebut, Disnaker membagikan informasi transparan mengenai tahapan-tahapan resmi yang wajib dilalui oleh seo

| Jumat, 19 Juni 2026
Pemkab Lembata Gelar Talk Show, Sosialisasikan Perda Kabupaten Layak Anak

Dalam sambutan Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq yang diwakili oleh Sekretaris Daerah, ditegaskan bahwa penetapan Perda No

| Jumat, 19 Juni 2026
Pembangunan Dapur MBG Di NTT Seret Nama Anggota DPD RI, BGN Diminta Ambil Sikap Tegas.

Nama anggota DPD RI Angelo Wake Keko (AWK), berada dalam pusaran Proyek negara tersebut setelah pembangunan tujuh gedung

| Jumat, 19 Juni 2026
Strategi BUMDes dalam Meningkatkan Pendapatan di Desa Lewoleben

Kepala Desa Lewoleben dalam sambutannya menyampaikan bahwa BUMDes memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan eko

| Jumat, 19 Juni 2026
Kata "OK" Ternyata Singkatan, Banyak Orang Tak Tahu Kepanjangannya

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mengubah "Ok" menjadi "Oke". Lalu mengartikannya sebagai "kata untuk menyatakan setu

| Kamis, 18 Juni 2026
Skandal Solar Subsidi di Parepare: Dugaan Jual Beli Barcode SPBU Ujung Bulu Disorot Publik

Praktik tersebut diduga dimanfaatkan untuk memperoleh solar subsidi dalam jumlah besar yang kemudian disalurkan kepada p

| Kamis, 18 Juni 2026
PLN UIP Nusra Bangun Akses Jalan PLTP Ulumbu, Tingkatkan Mobilitas dan Serap Tenaga Kerja Lokal

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW Manurung, mengatakan bahwa PLN berkomitmen memastikan pengembangan PLTP

| Kamis, 18 Juni 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 6