Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Mungkinkah Makam Pater Beeker.,SVD Ikut di bongkar jika Proyek PLTP Atadei dikerjakan?

Warga Watuwawer dan sekitarnya sangat menghormati tokoh agama katolik ini. karena itu, 14 Juli 2006 setelah 50 kematian sang imam, kerangkanya di ambil dan dibawa dari larantuka ke Watuwawer dan di makamkan 19 Juli 2006 disebuah taman persis seperti tempat pater bekeer di bunuh.

Indonesiasurya
Senin, 19 Agustus 2024 | 15:36:42 WIB
Ilustrasi

Atadei,Indonesiasurya.com - Warga desa watuwawer kecamatan Atadei kabupaten Lembata, tegah dibuat gelisah soal eksistensi tradisi "ahar tu" jika PLTP tetap dilakukan. Demikian juga dengan keberadaan makam misionaris katolik Pater Beeker.SVD yang meninggal pada 19 April 1956 di Watuwawer, pun bisa di bongkar karena jarak dari lokasi panas bumi ke makam sang misionaris hanya berjarak kurang lebih satu kilometer 

Makam Pater Beeker berada di depan halaman gereja Santo Kondrardus Watuwawer setelah di pindahkan.dari pekuburan imam Katolik keuskupan Larantuka di larantuka.

Warga Watuwawer dan sekitarnya sangat menghormati tokoh agama katolik ini. karena itu, 14 Juli 2006 setelah 50 kematian sang imam, kerangkanya di ambil dan dibawa dari larantuka ke Watuwawer dan di makamkan 19 Juli 2006 disebuah taman persis seperti tempat pater bekeer di bunuh.

Beredar spekulasi bahwa jarak lokasi rencana proyek panas bumi dan Gereja serta kubur sang misionaris yang tidak jauh, hanya berjarak kurang lebih satu kilometer dari dapur alam lokus dimana rencana PLN lakukan pengeboran bisa berdampak pada pembongkaran kubur imam Katolik asal Belanda itu.

Rencana proyek panas bumi tidak hanya menempatkan makam Pater Beeker yang terancam di bongkar,  namun juga sejumlah tradisi warga setempat pun bisa punah.

Petrus Ata Tukan, dalam materinya saat seminar budaya mengatakan, Masyarakat adat ini memiliki

sejumlah ritus adat budaya yang rutin digelar yakni, Tule Ahar, pembangunan rumah adat, ritual kelahiran Lodo Hadak Neba, ritul Ekan Katinge, ploe kwar, tun kwar,  Kebekal, geleta Kera, likup lewor.

Selain itu, ada sejumlah kegiatan tradisi yang rutin dilaksanakan di lokasi panas bumi, antara lain, Hadok (tinju adat), Tun Kwar (bakar jagung di lubang dapur alam),  Likup Lewor (ritual lindung kampung), Tar Anam di Kar (memasak di Karun), Pari Anam di Kar (menjemur Sesuatu di Karun), Pohe dan Gasak.

sementara itu, Simon Wawin mengatakan, Nenek Kar itu baik tapi, kita tidak boleh lawan dia. jika ada  yang lawan, itu bisa bahaya. Nene kar akan marah, galak, lebih brutal dan menyusahkan kita"

Dijelaskan Simon bahwa Watuwawer pernah hadapi persoalan serius tahun 40 an dan 80 an yakni, Watuwawer pernah pecah dua kali dan itu karena kesalahan jadi sekrang jangan sampai hal ini terulang lagi. ingat Nene kar itu baik tapi kita jangan buat dia marah.

"saat ini ada dua hal yang perlu kita pikirkan yakni, kesehatan dan keselamatan" ungkap Simon Wawin.

Informasi yang didapat, PT PLN telah mendapat izin prinsip dari Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur pada 27 November 2020, di mana luas lahan yang menjadi lokasi proyek 31.200 hektare.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Tujuh Pria Dewasa Diduga Keroyok Siswa 14 Di Ileape. Keluarga Lapor Polisi

"Anak ini menolak, tetapi tetap dipaksa naik sepeda motor dan dibawa ke Petuntawa. Setibanya di sana, dia disuruh duduk

| Senin, 01 Juni 2026
Komunitas Baramakassar Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun kepada Kapolda Sulsel

Ketua dan seluruh anggota Komunitas Baramakassar mengapresiasi dedikasi serta komitmen Kapolda Sulsel dalam memimpin jaj

| Minggu, 31 Mei 2026
Ketua LMA Kaiso Sebut Hari Lahir Pancasila Momen Mempersatukan Keberagaman

Sebagai Ketua Lembaga Masyarakat Adat LMA Kaiso saya mengajak semua masyarakat agar memaknai hari lahir Pancasila sebaga

| Minggu, 31 Mei 2026
Terduga Akui Habisi Wanita Asal Selayar, Pelaku ‘Dilepas’, Polisi Abaikan Pengakuan?

EB, terduga pelaku yang sebelumnya diringkus tim Resmob Polda Sulsel di kawasan BTP pada Jumat (22/5/2026), kini melengg

| Minggu, 31 Mei 2026
Ketua LMA Emeyode Ajak Warga Maknai Hari Lahir Pancasila

Dari lima sila itu, karena sebagai warga negara siapapun dia, kecil, besar, tua, dan muda, sebagai generasi bangsa, waji

| Minggu, 31 Mei 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 13