Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Mafia Tambang Emas Madina Dapat Backing yang Kuat , Apakah negara kalah ? ...

Jika benar ada oknum aparat yang terlibat, ini bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi bentuk pengkhianatan terhadap rakyat dan negara,” tegas Mulya Harisandi Nasution

Indonesiasurya
Senin, 04 Mei 2026 | 20:40:10 WIB
Foto

Mandailing Natal – Sekretaris SATMA AMPI Mandailing Natal, Mulya Harisandi Nasution, menyampaikan keprihatinan serius sekaligus kecaman keras terhadap maraknya aktivitas tambang emas ilegal (PETI) yang kian tidak terkendali di wilayah Mandailing Natal.

Menurutnya, praktik PETI dengan menggunakan alat berat telah menyebabkan kerusakan lingkungan yang sangat parah, mulai dari hancurnya ekosistem sungai hingga degradasi kawasan hutan yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

Lebih dari itu, Mulya menegaskan adanya dugaan kuat keterlibatan oknum aparat dalam membekingi aktivitas ilegal tersebut, sehingga praktik ini terus berlangsung tanpa penindakan yang tegas.

“Jika benar ada oknum aparat yang terlibat, ini bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi bentuk pengkhianatan terhadap rakyat dan negara. Tidak boleh ada ruang bagi mafia tambang untuk beroperasi di bawah perlindungan kekuasaan,” tegas Mulya Harisandi Nasution.

Ia juga menyoroti lemahnya penegakan hukum selama ini, di mana oknum yang diduga terlibat hanya dipindahkan tanpa proses hukum yang transparan.

“Mutasi bukan solusi. Yang dibutuhkan adalah penindakan hukum yang tegas, terbuka, dan tanpa pandang bulu. Negara tidak boleh kalah oleh mafia PETI,” lanjutnya.

SATMA AMPI MADINA MENYATAKAN SIKAP:

1.Mendesak Mabes Polri untuk mengusut tuntas dugaan keterlibatan oknum kepolisian dalam praktik PETI di Mandailing Natal.

2.Meminta Pangdam I/Bukit Barisan dan Denpom melakukan investigasi menyeluruh terhadap dugaan keterlibatan oknum TNI.

3.Menuntut penutupan total seluruh aktivitas tambang ilegal yang menggunakan alat berat di wilayah Mandailing Natal.

4.Mendesak aparat penegak hukum untuk memproses para pemodal (bohir) dan mafia tambang secara tegas tanpa tebang pilih.

5.Meminta perlindungan terhadap masyarakat dan jurnalis yang berani mengungkap praktik ilegal ini.

PENEGASAN

“Kami ingatkan, apabila tidak ada langkah konkret dalam waktu dekat, maka SATMA AMPI Mandailing Natal akan mengambil langkah lebih lanjut dengan membawa persoalan ini ke tingkat nasional dan melakukan aksi terbuka.”

“Ini bukan hanya soal hukum, ini soal keberpihakan negara. Jika aparat tidak bertindak, maka rakyat yang akan bergerak.”

(Magrifatulloh).


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

HUT ke-27 Lembata, Bupati Kanis Tegaskan Pembangunan Harus Berdampak Nyata

Peringatan tahun ini mengusung tema 'Dengan Semangat Taan Tou, Melangkah Bersama Mewujudkan Pemerintahan yang Efektif, S

| Selasa, 13 Oktober 2026
Bupati Kanis Tinjau Laboratorium Kesehatan Hewan Lembata, Pastikan Siap Beroperasi

"Laboratorium ini sangat penting untuk memantau kesehatan ternak, memastikan keamanan daging yang beredar, serta mengawa

| Rabu, 14 Oktober 2026
Dari Laporan Masyarakat hingga Penindakan, Satresmob Bareskrim Ungkap Kasus Curanmor

Tim Satresmob Bareskrim Polri yang dipimpin oleh Kanit 1 Satresmob Bareskrim Polri, Kombes Pol Harry Azhar, S.H., S.I.K.

| Selasa, 13 Oktober 2026
PT. Annisa Ahmada Buka Suara! Bantah Telantarkan Jemaah Umroh, Ungkap Masalah Vendor Tiket

Dalam surat klarifikasi bernomor 042/AAT/EXT/X/2026, PT Annisa Ahmada Travelindo menjelaskan kronologi permasalahan yang

| Selasa, 13 Oktober 2026
"Otonomi Harus Dirasakan Sampai ke Desa" — Lukman Laba Soroti Perayaan yang Terasa Jauh dari Masyarakat

Lukman menutup dengan harapan agar otonomi benar-benar hidup di hati setiap masyarakat, dari kota hingga ke desa-desa pa

| Senin, 12 Oktober 2026
HUT ke-27 Otonomi Lembata: Ketua DPRD Syafrudin Sira ; "Otonomi hanya judul namun, isinya nyaris tak ada"

Kita belum menjiwai secara penuh otonomi ini. Semangat Taan Tou — satu rasa — belum kita lakukan secara maksimal." U

| Senin, 12 Oktober 2026
Fransiskus Gewura akui, 27 Tahun Otonomi Lembata ada Kemajuan, tinggal Fokus ke Ekonomi Masyarakat

Poin tak kalah penting yang disampaikan Frans Gewura adalah menjaga keamanan dan ketertiban agar Lembata menjadi daerah

| Senin, 12 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 5