Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Pelantikan Pengurus Jaringan Muro Kabupaten Lembata, Kolaborasi Konservasi Laut Berbasis Adat dengan Peran Sentral Kaum Muda

Pemerintah daerah mendukung Jaringan Muro sebagai mitra dalam pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan,

Indonesiasurya
Rabu, 04 Februari 2026 | 12:33:05 WIB
Foto

Lewoleba, Nusa Tenggara Timur, 4 Februari 2026 - Upaya penguatan konservasi pesisir dan laut berbasis kearifan lokal di Kabupaten Lembata diperkuat melalui pelantikan Pengurus Jaringan Muro Kabupaten Lembata. Jaringan ini menjadi wadah kolaborasi antara masyarakat adat, kaum muda, pemerintah daerah, dan organisasi masyarakat sipil dalam menjaga keberlanjutan ekosistem laut serta pelestarian nilai budaya lokal.


Sebagai wilayah kepulauan, Kabupaten Lembata memiliki ketergantungan tinggi terhadap sumber daya laut, baik sebagai sumber penghidupan masyarakat pesisir maupun sebagai bagian dari identitas budaya. Salah satu praktik adat yang masih dijalankan hingga kini adalah Muro, yaitu penutupan sementara wilayah laut tertentu untuk memberi waktu pemulihan sumber daya laut.


Seiring perubahan sosial dan meningkatnya tekanan terhadap pemanfaatan sumber daya laut, penerapan praktik Muro di sejumlah wilayah sempat berkurang. Dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat pesisir mulai memperkuat kembali praktik ini dengan dukungan berbagai inisiatif konservasi berbasis komunitas.


Salah satu inisiatif tersebut dilakukan melalui Project PANTAI, yang dilaksanakan di lima desa pesisir di Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata. Program ini diimplementasikan oleh Yayasan Bina Sejahtera (YBS) Baru bekerja sama dengan Plan Indonesia, serta didukung oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN) dan Global Ecosystem-based Adaptation Fund (Global EbA Fund). Project PANTAI mendukung penguatan tata kelola pesisir berbasis kearifan lokal, termasuk revitalisasi praktik Muro.


Jaringan Muro Kabupaten Lembata telah dibentuk pada 14 Oktober 2025 sebagai forum yang menghimpun komite pengelola Muro tingkat desa dan para pemangku kepentingan terkait. Pelantikan Pengurus Jaringan Muro Kabupaten Lembata pada 4 Februari 2026 menjadi pengukuhan dan pengakuan resmi atas legitimasi jaringan tersebut, sekaligus menandai kesiapan organisasi ini untuk menjalankan fungsi koordinasi dan pembelajaran bersama.


Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lembata, Hadi Umar, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam pengelolaan pesisir dan laut.


“Praktik Muro menunjukkan bahwa masyarakat memiliki pengetahuan dan mekanisme lokal dalam menjaga laut. Pemerintah daerah mendukung Jaringan Muro sebagai mitra dalam pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan,” ujar Hadi.


Kegiatan yang berlangsung di Aula Hotel Palm Lewoleba ini dihadiri oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata, perawakilan dari TNI dan POLRI serta keterwakilan dari masyarakat adat dari desa-desa dampingan. Rangkaian kegiatan dilaksanakan dalam bentuk lokakarya yang membahas kebijakan pengelolaan konservasi serta peran masyarakat dalam pengawasan wilayah konservasi di Kabupaten Lembata. Sesi tersebut disampaikan oleh Kepala KCD Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Timur Wilayah III, Siprianus Seru.


Lokakarya dilanjutkan dengan pemaparan pengantar serta penjelasan singkat mengenai visi, misi, dan program kerja oleh Yayasan Bina Sejahtera (YBS) Baru dan Jaringan Muro. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pelantikan Pengurus Jaringan Muro Kabupaten Lembata oleh Bupati Lembata yang diwakilkan oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Lembata, Yohanes Berchmans Daniel Dai.


Kornelis Sabon, OIC Manager PIA Lembata – Plan Indonesia, nyampaikan bahwa penguatan peran generasi muda menjadi salah satu fokus utama Jaringan Muro. Menurutnya, keberlanjutan praktik adat seperti Muro sangat bergantung pada keterlibatan aktif kaum muda dalam kegiatan konservasi serta proses transfer pengetahuan lintas generasi.


Pandangan tersebut sejalan dengan yang disampaikan Kornelia Penaten, Direktur YBS Baru. Ia menekankan pentingnya memperkenalkan tata kelola Muro kepada generasi muda sejak dini agar mereka memahami peran dan tanggung jawab dalam pelestarian sumber daya laut dan budaya lokal.

Sementara itu, Hendra Langoday, Ketua Jaringan Muro Kabupaten Lembata, menyampaikan bahwa pelantikan ini menandai kesiapan organisasi untuk menjalankan program edukasi dan kegiatan tahunan dalam rangka memperkuat konservasi laut dan perlindungan ekosistem pesisir berbasis kearifan lokal di Kabupaten Lembata.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Ahmad Yohan: Politik Indah Jika Kita Bersama, Jangan Biarkan Syahwat Politik Rusak Pembangunan Lembata

Ahmad Yohan mengingatkan seluruh elemen bangsa agar tidak membiarkan kepentingan politik sesaat menghambat kemajuan daer

| Selasa, 20 Oktober 2026
Rakerda dan Pelantikan DPC PAN Lembata Resmi Digelar, Ahmad Yohan Hadir Langsung

Rakerda ini menjadi wadah penting bagi PAN Lembata untuk memperkuat soliditas organisasi, mengevaluasi program kerja yan

| Selasa, 20 Oktober 2026
Enam Unit Motor Terbakar di Depan SPBU Balauring Lembata, Polisi Masih Dalami Pelaku dan Motifnya

Sebagian besar motor tersebut sengaja ditinggal pemiliknya di sekitar SPBU karena digunakan untuk antri bahan bakar miny

| Selasa, 20 Oktober 2026
Warga Alap Atadei Lembata Hilang di Laut, Pencarian Masih Berlangsung

Warga melakukan pencarian dan menemukan sampan milik korban dalam keadaan kosong. Peralatan memancing masih ada di dalam

| Selasa, 20 Oktober 2026
Keuskupan Agung Ende Gugat Penetapan Flores Sebagai Pulau Panas Bumi

Ketua Komisi Keadilan, Perdamaian dan Integritas Keuskupan Agung Ende, Tigor Naingolang, menjelaskan ketiga kebijakan in

| Senin, 19 Oktober 2026
PERPAMSI NTT Dorong Advokasi dan Kemitraan untuk Memperkuat BUMD Air Minum

Dalam pemaparannya bertajuk “Advokasi dan Kemitraan untuk Memperkuat BUMD Air Minum di NTT”, Olahara menyampaikan ra

| Sabtu, 17 Oktober 2026
Bharatu Valdo Dimakamkan di San Dominggo: Keluarga Yakini Ini Pembunuhan Berencana

Pengacara keluarga, Petrus Bala Pattyona, mengatakan saat ini timnya masih mengumpulkan informasi dan bukti terkait kasu

| Minggu, 18 Oktober 2026
Palkostrad Bangun 24 Sumur Bor di Larantuka, Kodim 1624 Flotim Fasilitasi Penempatan

"Banyak warga dan sekolah yang menyampaikan permohonan karena mereka telah merasakan langsung kehadiran dan manfaat kebe

| Minggu, 18 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 8