Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Pengurus P3A Aubala Dikukuhkan, Bupati Lembata Tekankan Kelola Air Waikomo Secara Baik

P3A, yang berlandaskan gotong royong dan berwawasan lingkungan, akan memainkan peran penting, bertindak sebagai ujung tombak dalam pengelolaan jaringan irigasi tersier di lahan basah Waikomo.

Indonesiasurya
Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09:10 WIB
Foto

Lembata - Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, mengingatkan pentingnya pengelolaan air Waikomo yang adil dan efisien untuk mendukung pertanian di wilayah tersebut.

Hal itu disampaikan Bupati Kanis dalam acara pengukuhan pengurus Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Aubala Daerah Irigasi Waikomo untuk masa bakti 2026-2030 yang berlangsung di area persawahan Watotena, Kelurahan Lewoleba Barat, Senin (2/3/2026).

Meskipun acara berlangsung sederhana, namun kehadiran Bupati Kanis dan sejumlah tokoh penting daerah, termasuk Wakil Ketua II DPRD, Gewura Fransiskus, Ketua Fraksi Golkar, Petrus Gero, Anggota Komisi II DPRD yang juga Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Lembata, David Blasius Huklele Gole serta perwakilan PT SMJ Lembata, Stanis Kebesa Langoday, menunjukkan komitmen kuat semua stakeholder di daerah dalam mendukung eksistensi dan kerja P3A di lapangan.

Hal ini mengingat ke depan, diproyeksi akan semakin krusial tanggung jawab pengurus P3A seiring dengan kebutuhan modernisasi irigasi, peningkatan produktivitas pangan, dan adaptasi perubahan iklim.

P3A, yang berlandaskan gotong royong dan berwawasan lingkungan, akan memainkan peran penting, bertindak sebagai ujung tombak dalam pengelolaan jaringan irigasi tersier di lahan basah Waikomo.

Bupati Kanis dalam sambutannya menekankan bahwa pengukuhan ini bukanlah titik akhir, melainkan titik awal dari tanggung jawab besar yang harus diemban oleh pengurus P3A.

Ia mengingatkan bahwa pengurus yang baru dilantik akan mengemban amanah untuk mengelola distribusi air secara transparan, memelihara jaringan irigasi, dan menjalin komunikasi yang baik dengan para petani.

Tanggung jawab ini, menurut Bupati, akan sangat menentukan keberlanjutan dan kemajuan sektor pertanian di Lembata, khususnya di Waikomo.

Lebih lanjut, Bupati Kanis menekankan pentingnya kepemimpinan yang adil dalam mengatur distribusi air, mengingat daerah irigasi Waikomo mencakup 8 kelompok tani yang bergantung pada pasokan air untuk keperluan pertanian mereka.

“Tugas pengurus P3A tidak hanya untuk mengelola sumber daya alam ini dengan bijaksana, tetapi juga untuk menjaga kesatuan dan kekompakan antar petani,” ujarnya.

Ia juga berharap pengurus P3A dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan kemajuan sektor pertanian.

Selain itu, Bupati Kanis juga menyampaikan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Lembata terhadap penguatan kelembagaan P3A melalui pembinaan yang terus menerus, pendampingan dari OPD teknis, serta sinergi program lintas sektor.

Acara tersebut kemudian diakhiri dengan dialog langsung antara pemerintah dan para petani, memberikan kesempatan bagi mereka untuk menyampaikan aspirasi dan tantangan yang dihadapi dalam mengelola irigasi di wilayah mereka.

Pengukuhan ini menjadi momen penting bagi petani di Waikomo, yang diharapkan dapat membawa perubahan signifikan bagi peningkatan hasil pertanian di Lembata, dengan fokus pada pengelolaan air yang lebih baik dan berkelanjutan. (Prokompimkablembata)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Anggaran Terbatas, Tahun 2026 Di Lembata Nyaris Tak Ada Paket Proyek Yang Di Tender

Paket pekerjaan apbd tahun 2026 lebih pada pengadaan langsung karena, pagu di bawah 200 juta dengan metode e-katalog" un

| Rabu, 03 Juni 2026
Stok Obat Di Gudang Dinas Kesehatan Ada, Plt.Kadis Kesehatan "Tidak Benar Kalau Dibilang Kosong"

Ada 69 Koli obat di gudang farmasi dinas kesehatan, tinggal permintaan dari puskesmas maka, kami akan diatribusikan ke m

| Selasa, 02 Juni 2026
Tujuh Pria Dewasa Diduga Keroyok Siswa 14 Di Ileape. Keluarga Lapor Polisi

"Anak ini menolak, tetapi tetap dipaksa naik sepeda motor dan dibawa ke Petuntawa. Setibanya di sana, dia disuruh duduk

| Senin, 01 Juni 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 17