Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Terkait pengambilan Galian C di Das Waikomo tanpa ijin. Didi Susanto Bos Langgeng, "Yang minta kami itu pemerintah tapi saya tidak tahu persis dinas mana. Pak Haji Nasir juga Telpon saya"

Pak Nasir minta bantu, bisa untuk normalisasi. saya jawab bisa tapi, saya hitung juga untuk operasional

Indonesiasurya
Minggu, 12 Januari 2025 | 13:04:07 WIB
Kegiatan di das waikomo

Lewoleba,Indonesiasurya.com - Pengambilan material galian c (pasir dan batuan) yang dilakukan oleh CV Langgeng di DaS waikomo hingga kini masih menyisakan polemik yang belum berakhir.

Didi Susanto pemilik langgeng ditemui media ini (11/1/2025) mengaku bahwa yang meminta pihaknya untuk bekerja di kali waikomo itu pemerintah namun, dia (Didi) tidak tahu dinas mana yang minta.

"Yang minta kami kerja itu pemerintah, tapi saya tidak tahu dinas mana" ujar bos langgeng.

Didi lebih jauh mengatakan, Haji Nasir juga sempat menelpon dirinya minta bantuan untuk melakukan. normalisasi di DaS waikomo.

Saya diminta untuk keruk tumpukan dan gundukan material agar membuka jalan air, dan yang minta itu pemerintah tapi saya tidak tahu persis dinas mana. 

"Kita mobilisasi alat saja sudah 6 juta 5 ratus, sewa alat 30 an juta, belum BBM, operator dan yang lain-lain karena tidak ada anggaran untuk itulah kami ambil material" ujar Didi Susanto. 

Kami ke situ karena diminta makanya alat saya turunkan. dan ketika turun ada juga pemerintah. BPBD, masyarakat juga ada dan pak Nasir ada juga di lokasi terang pemilik Langgeng. 

"Kalau pak Nasir mungkin beliau berpikir akan jadi wakil, jadi beliau berikan perhatian" ungkap Didi 

Kami diminta untuk ambil yang materialnya menimbun dan menumpuk karena jembatan sudah terkikis. Kalau tunggu anggaran kapan lagi ujar Didi Susanto.

Pak Nasir minta bantu, bisa untuk normalisasi. saya jawab bisa tapi, saya hitung juga untuk operasional saya dan kalau pemerintah tidak ijinkan mestinya kemarin saat turun kami dilarang tapi kan ketika kerja pemerintah juga turun lapangan jelas Didi.

"saya cuma diminta bantuan. tidak ada soal tukar guling dan itu tidak ada pembicaraan ke situ. ambil material itu

inisiatif saya sendiri untuk menutupi operasional kami" pungkas Didi Susanto bos CV. Langgeng. 

Sebelumnya Jeki Buran, warga Waikomo kepada awak media, Rabu (8/1/2015) menjelaskan bahwa, sejak beroperasi Selasa, 7 januari tidak tampak perubahan pembenahan bantaran kali yang rusak, baik di sisi kiri maupun kanan. Pihak pelaksana lebih sibuk mengeluarkan material gol C dari Kali. 

Karena itulah Warga sepakat untuk menghentikan operasional alat berat milik CV Langgeng yang sedang bekerja di dalam DAS Waikomo.

Kepala Dinas Pekerjaan umum Kabupaten Lembata, Gerardus Korohama, mengatakan Pihak Dinas PU  akan menangani longsoran besar yang hancur oleh banjir besar 1 Januari 2025 lalu. 

"Tadi kami dinas sudah sampaikan, untuk normalisasi, dan material dilarang keluar dari DAS" tegas Korohama 

Konsep dinas, untuk tangani 1, 2 hari kedepan, dititik bawah (longsoran Sawah), buat alur kali seperti semula dan material di timbun di sisi Timur untuk melindungi areal sawah. Ini konsep penanganan darurat yang kami mau siapkan. Tadi kami sudah sampaikan tegas, bahwa pada saat normalisasi, material tidak ada yang dibawah keluar, Karena akan digunakan kembali untuk penahan sisi kali," ujar Korohama.

David Vigis anggota DPRD Lembata fraksi Gerindra meminta agar dinas lingkungan hidup turun untuk lakukan pengawasan.

"Kita minta DLH untuk turun dan lakukan pengawasan terhadap aktivitas di das waikomo" tegas Vigis.

lebih jauh Capt.Vigis mengatakan, dirinya cukup kecewa karena mendapat informasi banyak material galian c di bawah keluar dari kali, sementara saat dirinya terjun langsung lapangan belum juga melihat ada perubahan dari niat baiknya untuk melakukan normalisasi. 


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

SMAN 1 Nagawutung Tegaskan Komitmen pada Budaya Ilmiah Lewat Ujian KTI

Karya Tulis Ilmiah adalah ajang yang sangat bermartabat dalam posisi kita sebagai orang terpelajar,” tegasnya di hadap

| Senin, 02 Maret 2026
Nasir di Balauring: Dari Mimbar Ramadan, Wabup Lembata Bicara Iman, Algoritma, dan Pancasila

Dalam kultum yang disampaikannya, Wabup Nasir mengajak jamaah menengok kembali cara para pendiri bangsa merumuskan Indon

| Senin, 02 Maret 2026
Bulan Ramadan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Melalui PLN Mobile

layanan digital PLN Mobile untuk memastikan kecukupan daya listrik di rumah, sehingga aktivitas ibadah dan kebersamaan k

| Senin, 02 Maret 2026
Target Belum Terpenuhi, PT Krakatau Steel Percepat Pembangunan SPPG di Lembata

Proyek ini merupakan kolaborasi antara Badan Gizi Nasional dan PT Krakatau Steel, dengan lingkup pengerjaan mencakup pul

| Sabtu, 28 Februari 2026
Ramadan Penuh Berkah: Kapolres Bulukumba Borong Dagangan UMKM, Bagikan Gratis ke Pengendara

Takjil yang diborong tersebut kemudian dibagikan kepada para pengendara dan masyarakat yang melintas sebagai menu berbuk

| Sabtu, 28 Februari 2026
Wujud Kepedulian Sosial, YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Bingkisan Sepanjang Ramadan 1447 H,

Program ini berasal dari zakat para pegawai muslim PLN yang dikelola secara amanah melalui YBM PLN

| Sabtu, 28 Februari 2026
Dari Knalpot ke Tajwid: Cara Nyeleneh Polisi Bulukumba Tertibkan Pengendara

Para pelanggar lalu lintas, khususnya pengendara yang tidak menggunakan helm, tidak hanya diberikan teguran, tetapi juga

| Sabtu, 28 Februari 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 10