Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Tumpahan Minyak Di Areal Pelabuhan Lewoleba Ancam Marine Environment, Pemda dan UPP kelas 3 Lembata diminta tidak tidur

Kita tegaskan, seluruh operasional Kapal ini terikat peraturan perundang undangan. Ketika ada tumpahan minyak yang mengancam lingkungan laut, bisa dipidana," ujar Elias Koten

Indonesiasurya
Sabtu, 18 Januari 2025 | 13:38:10 WIB
Lokasi tumpahan minyak

Lewoleba,Indonesiasurya.com - Masyarakat minta pemerintah dan UPP kelas 3 pelabuhan laut Lewoleba tidak tidur sebab ada tumpahan minyak yang mengancam marine enviroment atau  lingkungan laut, di teluk lewoleba tepatnya sisi timur areal pelabuhan Lewoleba 

Disisi timur pelabuhan laut Lewoleba kecamatan Nubatukan kabupaten Lembata nusa tenggara timur,  tepatnya areal bakau terdapat tumpahan minyak yang meluber cukup luas dan dikhawatirkan mengancam marine environment.

Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Kabupaten Lembata, mengadukan Sebuah video beredar tentang dugaan pencemaran di areal pelabuhan laut Lewoleba. Tampak pencemaran yang diduga akibat tumpahan minyak dari bahan bakar Kapal. Sayangnya, di dalam vodeo tersebut tidak diketahui asal muasal tumpahan minyak itu.

Sebagaimana pengaduan tertulis oleh Ketua Kaukus Masyarakat Sipil, Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB), Mikael Alexander Raring, kepada awak media Kamis (16/1), Raring meminta Pemerintah Kabupaten Lembata dalam hal ini Dinas Lingkungan hidup (DLH) mengupayakan langkah langkah persuasif maupun langkah hukum guna memberikan efek jera. 

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lembata, Kristian Rimbaraya,  Kamis (16/1) langsung berkoordinasi dengan KPH, Dinas Perikanan, Dinas Perhubungan, BPBD serta  Kantor Unit penyelengara pelabuhan Kelas III Lewoleba, mengecek laporan tersebut.

"Kami sudah cek ke lokasi namun tumpahan minyak tersisa sedikit di bibir pantai. Mungkin karena gelombang laut sehingga penumpukan minyak mulai terurai. Kita sudah ambil sampel minyak untuk diteliti di Laboratorium ," ujar Kadis DLH Kabupaten Lembata, Kristian Rimbaraya.

Rimbaraya dalam kesempatan rapat koordinasi tersebut meminta pihak penyelenggara Pelabuhan laut Lewoleba untuk membangun koordinasi bersama semua pihak guna mencegah pencemaran laut Lewoleba oleh tumpahan bahan bakar Kapal.

Sementara itu, PLH kepala Kantor Unit penyelengara pelabuhan Kelas III Lewoleba, Elias Koten, siap memantau dan menyurati seluruh armada kapal agar memperhatikan International savety managemen code atau menajemen keselamatan dalam pengoperasian kapal serta upaya pencegahan/pengendalian pencemaran lingkungan.

"Kita tegaskan, seluruh operasional Kapal ini terikat peraturan perundang undangan. Ketika ada tumpahan minyak yang mengancam lingkungan laut, bisa dipidana," ujar Elias Koten. (AT/SL)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Anggaran Terbatas, Tahun 2026 Di Lembata Nyaris Tak Ada Paket Proyek Yang Di Tender

Paket pekerjaan apbd tahun 2026 lebih pada pengadaan langsung karena, pagu di bawah 200 juta dengan metode e-katalog" un

| Rabu, 03 Juni 2026
Stok Obat Di Gudang Dinas Kesehatan Ada, Plt.Kadis Kesehatan "Tidak Benar Kalau Dibilang Kosong"

Ada 69 Koli obat di gudang farmasi dinas kesehatan, tinggal permintaan dari puskesmas maka, kami akan diatribusikan ke m

| Selasa, 02 Juni 2026
Tujuh Pria Dewasa Diduga Keroyok Siswa 14 Di Ileape. Keluarga Lapor Polisi

"Anak ini menolak, tetapi tetap dipaksa naik sepeda motor dan dibawa ke Petuntawa. Setibanya di sana, dia disuruh duduk

| Senin, 01 Juni 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 11