Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Mahasiswa MBKM FISIP UNWIRA Kupang Gelar Sosialisasi Stop Bullying di SMPK Wawonato

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa-siswi SMPK Wawonato semakin memahami pentingnya membangun budaya pergaulan yang positif, menghargai perbedaan, dan menolak segala bentuk bullying.

Indonesiasurya
Selasa, 23 Juni 2026 | 10:30:28 WIB
Foto bersama

Riaraja, 12 Juni 2026 – Mahasiswa Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Katolik Widya Mandira Kupang melaksanakan kegiatan sosialisasi bertema "Stop Bullying" di SMPK Wawonato, Desa Riaraja, Kabupaten Ende, pada Jumat (12/6/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa-siswi mengenai bahaya perundungan (bullying), dampaknya terhadap korban, serta cara mencegah dan mengatasi tindakan bullying di lingkungan sekolah. Sosialisasi berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, dan tanya jawab yang melibatkan para peserta.

Sebanyak 20 siswa-siswi SMPK Wawonato mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias. Para peserta tampak aktif memberikan pendapat serta berbagi pengalaman terkait perilaku bullying yang sering terjadi di lingkungan sekolah maupun pergaulan sehari-hari.

Dalam pemaparannya, mahasiswa MBKM FISIP UNWIRA menjelaskan bahwa bullying dapat terjadi dalam berbagai bentuk, seperti bullying fisik, verbal, sosial, maupun melalui media digital. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran bersama untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai.

"Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan sikap saling menghormati antar teman serta membangun keberanian untuk melaporkan tindakan perundungan yang terjadi di lingkungan sekolah," ujar salah satu mahasiswa pemateri.

Pihak sekolah menyambut baik pelaksanaan sosialisasi tersebut karena dinilai memberikan edukasi yang penting bagi para siswa. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa-siswi SMPK Wawonato semakin memahami pentingnya membangun budaya pergaulan yang positif, menghargai perbedaan, dan menolak segala bentuk bullying.

Kegiatan sosialisasi ditutup dengan ajakan kepada seluruh peserta untuk menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan sekolah yang ramah, aman, dan bebas dari perundungan, sehingga tercipta suasana belajar yang kondusif bagi seluruh warga sekolah.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Tambang Emas Belopa Kembali Beroperasi, Publik Tagih Jawaban: Legal atau Dilindungi Oknum?

Pertanyaan mengenai dugaan adanya pihak yang memberikan perlindungan atau “bekingan” juga sebelumnya telah muncul di

| Rabu, 19 Agustus 2026
Umrah Ramadhan 1448 H Resmi Dibuka, Kesempatan Meraih Ibadah Lebih Khusyuk di Tanah Suci

PT. Annisa Ahmada Travelindo mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini dan memperoleh informasi resmi melalu

| Rabu, 19 Agustus 2026
Momentum HUT RI ke-81, PTSL Lembata Capai 74 Persen: 2.012 Sertipikat Tanah Telah Diterbitkan

Program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) Tahun 2026 telah menghasilkan 2.012 sertipikat tanah dari target 2.7

| Senin, 17 Agustus 2026
Di Tengah Sukacita Kemerdekaan, Nagawutung Menundukkan Hati untuk Flores dan Lembata

Dua puisi menjadi suara bela rasa dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Nagawutung

| Senin, 17 Agustus 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 8