Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Buka Kegiatan FGD Inovasi Pangan Lokal, Wabup Nasir: Pertumbuhan Ekonomi di Lembata Masih Rendah

pemerintah mendorong digitalisasi dan konektivitas pasar, sehingga produk-produk lokal bisa menembus pasar yang lebih luas, bahkan hingga ke luar daerah

Indonesiasurya
Jumat, 29 Agustus 2025 | 08:52:12 WIB
Foto

indonesiasurya.com, Lembata - Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi masyarakat di Lembata masih tergolong rendah.

Keprihatinan ini diungkapkan Wabup Nasir saat menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema 'Produk Inovasi Pangan Lokal dari Ladang ke Pasar untuk Kesejahteraan Nelayan, Tani, dan Ternak' yang diselenggarakan oleh Komunitas Pandu Budaya Lembata di aula SMKS Ile Lewotolok, pada Rabu (27/8) pagi.

Dihadapan Ketua Komisi III, Abdurrahman Muhammad, Wakil Ketua Komisi I, dan anggota DPRD Lembata, serta para pelaku usaha lokal, dan tokoh masyarakat, Wabup Nasir menegaskan pentingnya inovasi pangan lokal sebagai kunci peningkatan kesejahteraan masyarakat Lembata.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi Lembata saat ini masih tergolong rendah, yakni 2,46 persen dari potensi sebesar 22,4 persen.

Selain itu, Pendapatan per kapita masyarakat juga masih berada pada kisaran Rp15.123.000 per tahun, sebuah angka yang berimplikasi langsung pada tingginya tingkat kemiskinan sebesar 24,72 persen, dengan kemiskinan ekstrem mencapai 2,71 persen.

Dikatakan Wabup, bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kita masih berada di angka 64 persen. Ini menjadi pengingat bahwa kualitas pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat harus terus ditingkatkan.

"Potensi lokal harus kita jadikan sebagai kekuatan utama untuk mendorong pembangunan," tegas Wabup Nasir.

Selain masalah ekonomi, pendapatan perkapita dan IPM yang rendah, Wabup juga menyoroti terkait rantai pasar yang belum jelas.

Dikatakan Wabup bahwa sekitar 80 persen perekonomian masyarakat Lembata bertumpu pada sektor lokal, khususnya hasil pertanian dan perikanan. Namun tanpa rantai pasar yang jelas, potensi tersebut belum mampu memberi nilai tambah maksimal bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Karena itu, pemerintah mendorong digitalisasi dan konektivitas pasar, sehingga produk-produk lokal bisa menembus pasar yang lebih luas, bahkan hingga ke luar daerah.

Sektor perikanan juga mendapat sorotan khusus. Wakil Bupati menekankan bahwa ikan lokal Lembata memiliki kualitas protein yang tinggi dan berbeda dengan wilayah lain. Konsumsi ikan, menurutnya, tidak hanya soal pangan tetapi juga penentu kualitas sumber daya manusia di masa depan.

“Untuk mewujudkan visi Lembata yang maju, lestari, dan berdaya saing, diperlukan kolaborasi erat antara Pemerintah Daerah, DPR, pelaku usaha, komunitas, hingga generasi muda. Mari bersama-sama memanfaatkan momentum menuju Indonesia Emas 2045 dengan menjadikan potensi lokal sebagai pilar utama,” pungkas Wabup penuh optimis.

Usai FGD, kegiatan dilanjutkan dengan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Otomotif.

Prosesi peletakan batu pertama ini dilakukan oleh Wakil Bupati bersama Ketua Komisi III DPRD,  Ketua Fatayat NU Lembata sekaligus Ketua Partai NasDem, Yuni Damayanti, Kepala Dinas Nakertrans, Rafael Betekeneng, serta Kepala SMKS Ile Lewotolok, Ferdinandus Koda.

Kehadiran BLK Otomotif ini diharapkan menjadi pusat peningkatan keterampilan generasi muda Lembata, sekaligus mendukung penciptaan lapangan kerja baru yang lebih berkualitas.

Dengan demikian, pembangunan ekonomi daerah tidak hanya bertumpu pada sektor alam, tetapi juga pada pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan kompetitif. (BB)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

SEPAK BOLA DI BERANDA NTT: MENEMPA GENERASI EMAS LEMBATA LEWAT FILOSOFI LAPANGAN HIJAU LEMBATA

Kompetisi ini adalah investasi jangka panjang untuk memastikan mutiara-mutiara bangsa dari ujung NTT tumbuh menjadi gene

| Selasa, 15 September 2026
YKS Dorong Isu Pekerja Migran Masuk dalam Dokumen Perencanaan Desa

Pola perencanaan yang dilakukan desa selama ini sering kali hanya mengikuti kebiasaan, di mana usulan yang sama terus be

| Selasa, 15 September 2026
Kebakaran dan Kemarau Panjang Landa 2 Distrik di Sorsel, LMA Emeyode Bagikan Sembako

Untuk karhutla terjadi di Distrik Kokoda dan Kokoda Utara sudah tujuh minggu api belum berhasil dipadamkan. Sementara ku

| Selasa, 15 September 2026
Baba Kolim pelopor transportasi laut Lembata. Dari Lembata jaya hingga Lembata karya 1.

Baba Kolim memang telah tiada namun, jasa baiknya masih terus di kenang. Usaha pelayaran yang di bangunya hingga kini m

| Selasa, 15 September 2026
LMA Kaiso Salurkan 50 Paket Sembako kepada Masyarakat Kais dan Berkomitmen Mengawal Program Pemerintah

Pembagian 50 paket sembako berlangsung pada Senin (14/9/2026) di Kais, Sorong Selatan, Papua Barat Daya. Sebelum pembagi

| Selasa, 15 September 2026
Lembata Boxing Camp Dibuka, Ruang Baru Generasi Muda Lembata Meniti Karier Tinju

Pemerintah daerah mengapresiasi langkah Willem Lojor membangun pusat pembinaan tinju yang tidak hanya diarahkan untuk me

| Senin, 14 September 2026
Tiga ASN Gugur di Jayawijaya, PMKRI Tuntut Negara Hadir dan Bertangungjawab

Bagi PMKRI, kematian tiga aparatur negara yang sedang menjalankan tugas pelayanan publik tidak boleh dipandang sebagai p

| Minggu, 13 September 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 2