Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Dari Lahan Tidur ke Hortikultura, PLN UIP Nusra Sabet Penghargaan Desa Berdaya dari Kementerian Desa PDTT

General Manager PLN UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menyebut penghargaan ini sebagai motivasi sekaligus pengingat bahwa transisi energi harus memberi dampak bagi masyarakat.

Indonesiasurya
Rabu, 01 Oktober 2025 | 23:10:55 WIB
Foto

Indonesiasurya.com, Mataram, 1 Oktober 2025 – Upaya PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) dalam memberdayakan masyarakat sekitar kawasan panas bumi berbuah manis.

Program “Membangun Desa Panas Bumi dengan Hortikultura” yang dijalankan bersama kelompok tani di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, berhasil meraih Penghargaan CSR & Pengembangan Desa Berkelanjutan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) serta Indonesian Social Sustainability Forum (ISSF).

Penghargaan yang diberikan Selasa (30/9/2025) ini menegaskan bahwa transisi energi tidak hanya soal listrik bersih, tetapi juga membawa perubahan nyata bagi masyarakat. Di Poco Leok, lokasi rencana pengembangan PLTP Ulumbu Unit 5-6, masyarakat kini punya lahan hortikultura produktif, akses air bersih, hingga kelompok tani yang mandiri.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN UIP Nusra membangun jaringan pipa sepanjang 3 kilometer dan 4 unit MCK baru. Tak hanya itu, 50 warga mendapat pelatihan, terbentuk 10 kelompok tani, dan bersama-sama mereka mengelola lahan seluas 1,6 hektare untuk budidaya hortikultura.

Langkah ini sekaligus menjawab persoalan gizi dan kemiskinan yang masih menjadi tantangan di tiga desa sekitar PLTP Ulumbu dengan angka stunting, yakni Desa Wewo 22,9%, Desa Lungar 18,4%, dan Desa Mocok 20,2%. Sementara, lebih dari 23 ribu jiwa atau 6,64% penduduk Manggarai juga masih hidup dalam kemiskinan tinggi.

Dampak positif program ini telah dirasakan langsung masyarakat. Pendapatan keluarga meningkat rata-rata Rp 550.000 per bulan, 72 keluarga mandiri pangan dari kebun sendiri, 28 keluarga menikmati air bersih, 54 keluarga memperoleh tambahan penghasilan, dan 83 warga membuka usaha tani baru. Evaluasi program mencatat kepuasan masyarakat mencapai 92,8 poin, dengan manfaat sosial dan ekonomi yang lebih dari empat kali lipat dibandingkan investasi program.

Keberhasilan di Manggarai kini diperluas ke wilayah lain. Program Desa Berdaya hortikultura sudah direplikasi di Desa Nubahaeraka, Kabupaten Lembata (ring 1 PLTP Atadei) dan mulai berjalan di PLTP Mataloko, Kabupaten Ngada.

General Manager PLN UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menyebut penghargaan ini sebagai motivasi sekaligus pengingat bahwa transisi energi harus memberi dampak bagi masyarakat.

“Bagi PLN, transisi energi tidak hanya soal mengalirkan listrik bersih. Energi juga harus menghadirkan manfaat nyata bagi warga di sekitar proyek. Program ini lahir dari kebutuhan riil masyarakat, dikembangkan bersama, dan hasilnya bisa dirasakan langsung. Kami akan terus memperluas replikasi program ini di wilayah kerja PLN,” ujar Rizki.

Kini, kelompok tani binaan telah menghasilkan panen yang bernilai jutaan rupiah, bahkan beberapa sudah memiliki pelanggan tetap. Dengan begitu, desa-desa di sekitar kawasan panas bumi bukan hanya menjadi bagian dari transisi energi, tetapi juga tumbuh menjadi desa mandiri yang kuat dalam pangan dan ekonomi.

Program ini sekaligus mendukung capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), mulai dari pengentasan kemiskinan, pemenuhan gizi, penyediaan air bersih, hingga penguatan kemitraan dan kelembagaan desa. []


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Total Luas Lahan Terbakar di Lembata Capai 2.372,24 Hektare hingga September 2026

Pemantauan titik panas perlu diikuti dengan pemeriksaan langsung di lokasi. Upaya pencegahan dan penanganan harus meliba

| Kamis, 22 Oktober 2026
KPH Lembata: Karhutla 2026 Diproyeksikan Lebih Luas, Ini Penyebabnya

Sebagian besar pemicu kebakaran berkaitan dengan aktivitas manusia. Namun penyebab pasti setiap titik api tetap harus di

| Kamis, 22 Oktober 2026
KKO FC Kirim Surat Tegas ke ASKAB Lembata : Minta Sanksi Untuk Hidup FC dan Hentikan Jadwal Lanjutan

Berdasarkan MCM Pasal 8 Ayat 8, Kode Disiplin PSSI 2023 Pasal 28 Ayat 1 & 2, serta Pasal 58 tentang sikap tidak sportif/

| Rabu, 21 Oktober 2026
KISRUH LIGA II PSSI LEMBATA: KKO FC LAYANGKAN PENGADUAN, ASKAB DINILAI TIDAK PROFESIONAL

Syukur menjelaskan, saat wasit memutuskan penalti untuk KKO, pihak lawan memprotes. Seharusnya, jika wasit ragu, dapat m

| Rabu, 21 Oktober 2026
Ahmad Yohan: Politik Indah Jika Kita Bersama, Jangan Biarkan Syahwat Politik Rusak Pembangunan Lembata

Ahmad Yohan mengingatkan seluruh elemen bangsa agar tidak membiarkan kepentingan politik sesaat menghambat kemajuan daer

| Selasa, 20 Oktober 2026
Rakerda dan Pelantikan DPC PAN Lembata Resmi Digelar, Ahmad Yohan Hadir Langsung

Rakerda ini menjadi wadah penting bagi PAN Lembata untuk memperkuat soliditas organisasi, mengevaluasi program kerja yan

| Selasa, 20 Oktober 2026
Enam Unit Motor Terbakar di Depan SPBU Balauring Lembata, Polisi Masih Dalami Pelaku dan Motifnya

Sebagian besar motor tersebut sengaja ditinggal pemiliknya di sekitar SPBU karena digunakan untuk antri bahan bakar miny

| Selasa, 20 Oktober 2026
Warga Alap Atadei Lembata Hilang di Laut, Pencarian Masih Berlangsung

Warga melakukan pencarian dan menemukan sampan milik korban dalam keadaan kosong. Peralatan memancing masih ada di dalam

| Selasa, 20 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 18