Sikka - Pelaku kekerasan terhadap anak di bawah umur di kabupaten Sikka akhirnya dibekuk polisi dan kini menjalani masa penahanan.
Gerakan mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang sikka berharap penyidik polres Lembata segera menetapkan terduga pelaku sebagai tersangka.
Penegasan GMNI ini mengingat banyak informasi berkembang di masyarakat bahwa, ada dugaan permainan dibalik kasus tersebut.
Iko Gobang ketua GMNI Sikka menjelaskan, kasus ini dilaporkan tiga tahun lalu dan sepanjang itu pula keluarga dan GMNI terus mendesak agar polisi menuntaskan, akhirnya setelah tiga tahun polisi berhasil amankan pelaku di mimika Papua.
GMNI mempertanyakan kinerja Reskrim polres Sikka dan meminta agar Kapolres menertibkan anak buahnya.
Kasus tersebut dilaporkan sejak 17 Desember 2022 melalui laporan polisi bernomor LP/315/XII/2022/SPKT/RES SIKKA/POLDA NTT oleh Hilarius Viance, keluarga korban. Namun hingga Mei 2026, keluarga mengaku belum memperoleh kepastian hukum maupun perkembangan signifikan atas laporan tersebut.
Kita duga Polres sikka di bungkam ujar Iko. Kami tanya ada kepentingan apa antara polres sikka dengan pelaku? Kami menduga pelaku di beking oleh oknum yang punya panggung di kabupaten sikka.
Kami sedang menelusuri dan mencari tahu siapa aktor dibalik semua ini ungkap ketua GMNI. Sebagai warga negara kami juga bertugas menjaga, wibawa polres Sikka.
"Penanganan kasus jangan sampai merusak citra polisi pinta Iko Gobang
Kami harap setelah terduga pelaku yang sudah dengan di jemput langsung oleh reskrim polres sikka segera di tahan dan di tetapkan sebagai tersangka dan limpahkan ke kejaksaan ungkap ketua GMNI
Iko Gobang, mengungkap tuntutan GMNI ;
1. Segerah tetapkan tersangka dan limpahkan ke kejaksaan .
2.hukum mati pelaku yang tidak bertanggung jawab
3.Aparat penegak hukum harus profesional
4.GmnI sikka tuntut keadilan bagi ade korban dan kelurga
5.polisi harus membeberkan ke public progres nya.
Jika tuntutan kami ini tidak ditindaklanjuti dalam waktu satu Minggu ke depan maka, GMNI bersama keluarga korban dan masyarakat akan turun ke jalan mengelar aksi ke polres Sikka.