Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Lembata Dapat Rp20 Miliar untuk Revitalisasi Sekolah, Dinas Minta Laporan Fisik

Program yang mencakup 62 sekolah tersebut, telah berjalan di 46 sekolah yang tersebar di sembilan kecamatan, bahkan progres fisik di sejumlah lokasi dilaporkan mencapai 67,30 persen hingga 87 persen.

Indonesiasurya
Jumat, 18 September 2026 | 11:57:28 WIB
Foto

Lewoleba — Pemerintah Kabupaten Lembata mendapat alokasi lebih dari Rp20 miliar untuk program revitalisasi sekolah pada 2026. 

Program yang mencakup 62 sekolah tersebut, telah berjalan di 46 sekolah yang tersebar di sembilan kecamatan, bahkan progres fisik di sejumlah lokasi dilaporkan mencapai 67,30 persen hingga 87 persen. 

Namun, sebagian sekolah belum menyerahkan laporan fisik pelaksanaan kepada Dinas Pendidikan.

Persoalan itu mencuat dalam pertemuan Dinas Pendidikan dengan sekolah penerima program revitalisasi bersama Wakil Bupati Lembata H. Muhamad Nasir, yang dipandu oleh Sekretaris Dinas Pendidikan, Suhartin Bungalaleng di Aula SD Inpres 1 Lewoleba, Rabu, 16 September 2026.

Kepala Dinas Pendidikan Lembata Wenseslaus Ose mengatakan laporan perkembangan pekerjaan dari sejumlah sekolah belum diterima secara fisik oleh dinas. Padahal, laporan progres secara daring kepada kementerian tetap berjalan.

“Kalau secara online teman-teman sudah laporkan, berarti bukti fisiknya tolong hantar ke kami di Dinas Pendidikan,” kata Kadis Wens.

Ia mengatakan persoalan tersebut berkaitan dengan koordinasi antara satuan pendidikan dan Dinas Pendidikan. 

Setelah mengikuti bimbingan teknis, sejumlah sekolah langsung melaksanakan pekerjaan di lapangan tanpa menyampaikan perkembangan secara berkala kepada dinas.

“Setelah pulang dari bimtek, diam-diam, laporannya juga diam-diam,” ujarnya.

Menurut Wens Pukan, laporan fisik dibutuhkan agar pemerintah daerah dapat mengetahui perkembangan pekerjaan sekaligus menyiapkan data apabila diperlukan untuk pengawasan internal. 

Ia meminta sekolah segera melengkapi dokumen pelaksanaan sebelum pekerjaan selesai.

“Kita harus kerja baik-baik,” tegasnya.

Alokasi revitalisasi sekolah Lembata tahun ini meningkat dibandingkan 2025 yang mencapai lebih dari Rp19 miliar. 

Jumlah sekolah penerima juga bertambah dari 25 sekolah pada tahun lalu menjadi 46 sekolah yang sedang dikerjakan tahun ini.

Sebanyak 20 sekolah TK/PAUD dan 20 SD mendapat program revitalisasi. Enam sekolah lainnya merupakan SMP.

Secara keseluruhan, Lembata memperoleh kuota revitalisasi 62 gedung sekolah pada 2026. 

Sebanyak 46 gedung sedang dikerjakan dan ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan ke depan, sedangkan 16 lainnya menyusul karena masih mengikuti bimtek.

Wakil Bupati Lembata H. Muhamad Nasir dalam arahannya mengatakan tambahan kuota tersebut diperoleh melalui komunikasi pemerintah daerah dengan pemerintah pusat, di tengah keterbatasan fiskal daerah. 

Ia menyebut kuota revitalisasi Lembata tahun ini menjadi yang terbesar dibandingkan kabupaten di daratan Flores. Salah satu penilaian pemerintah pusat adalah Lembata masuk daerah rawan bencana.

Wabup Nasir mengatakan pemerintah daerah tidak hanya berfungsi sebagai fasilitator dan regulator, tetapi juga melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program. 

Pengawasan dilakukan untuk memastikan pekerjaan sesuai spesifikasi teknis, RAB, kualitas material, dan waktu pelaksanaan.

“Hampir di semua titik yang saya lakukan monitoring, selalu saya ingatkan, jaga spek, jaga spek, jaga spek,” kata Wabup Nasir.

Menurut Wabup Nasir, pengawasan tidak berhenti pada kualitas bangunan. Kelengkapan administrasi juga penting karena penggunaan anggaran negara dapat diperiksa kembali pada masa mendatang.

“Temuan terhadap suatu kasus orang tidak melihat sekarang. Tiga, empat tahun ke depan baru orang membedah itu,” ujarnya.

Ia meminta sekolah penerima revitalisasi memperkuat komunikasi dengan Dinas Pendidikan. Setiap persoalan di lapangan, kata dia, harus segera disampaikan agar dapat diselesaikan bersama.

Wabup Nasir juga mengatakan pemerintah daerah melakukan pengawasan bersama Kejaksaan untuk memastikan pekerjaan konstruksi sesuai ketentuan.

“Revitalisasi sekolah ini kita kerja sama dengan Kejaksaan. Sehingga saya turun dari sekolah ke sekolah untuk memastikan pekerjaan konstruksi dilakukan sesuai spesifikasi yang ditentukan,” katanya.

Dengan waktu pelaksanaan yang tersisa, Wabup Nasir meminta sekolah mempercepat penyelesaian pekerjaan tanpa mengabaikan kualitas dan administrasi. 

Program tersebut, kata Wabup, diarahkan untuk memastikan peserta didik memperoleh fasilitas pendidikan yang layak. (Prokompimkablembata)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Kajari Luwu Timur Tegaskan Tak Akan Mundur Usut Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans CSR Vale

Berthy memastikan proses hukum kedua perkara tersebut terus berjalan dan penyidik tidak akan menghentikan langkah sebelu

| Jumat, 18 September 2026
Guru SD di Lembata Belajar Mendekatkan Matematika dengan Dunia Anak Melalui Model GEMBIRA

Workshop diarahkan untuk memperkuat kemampuan guru dalam menghadirkan pembelajaran matematika yang aktif, menyenangkan,

| Kamis, 17 September 2026
Kombes Pol Safi'i Nafsikin Pimpin Pengungkapan 6 Kasus, Senpi Rakitan dan 7 Peluru Diamankan

Polisi mengamankan satu pucuk senjata api rakitan laras panjang dan tujuh butir peluru kaliber 5,56 mm dari tersangka Mu

| Rabu, 16 September 2026
SPPG Jawi-Jawi 02 Bulukumba Produksi Massal Sebelum SLHS Terbit, Aktivis Minta Dinkes Buka-bukaan

Pasalnya, dapur yang disebut setiap hari memproduksi dan mendistribusikan makanan dalam jumlah besar tersebut hingga kin

| Rabu, 16 September 2026
Kementerian Kesehatan Kirim 4 Dokter untuk Penuhi Kebutuhan Layanan Kesehatan di Lembata

Bupati Lembata menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang tulus kepada Kementerian Kesehatan atas perhatian dan bantua

| Rabu, 16 September 2026
Dari Tradisi Hadok Atadei, Lembata Menatap Ring Tinju Profesional

Menurut Ciku, latar belakang tradisi hadok di Atadei ikut menjelaskan mengapa sosok seperti Willem Lojor, yang berasal d

| Rabu, 16 September 2026
Dugaan iPhone Ber-IMEI Bermasalah Mencuat di Sulsel, APH Diminta Bongkar Asal-Usul Barang

Sorotan itu mengarah pada dua toko yang disebut dalam informasi, yakni Galeri Phone dan PSTORE, yang dikabarkan masih ak

| Rabu, 16 September 2026
PERKUAT SINERGI, KAPOLRESTA KENDARI LAKSANAKAN SILAHTURAHMI KE KEJAKSAAN NEGERI KENDARI

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk membangun komunikasi dan koordinasi yang semakin erat antara Polresta Kendari d

| Rabu, 16 September 2026
Bimtek Literasi Informasi di Lembata Perkuat Gerakan Bersama Melawan Hoax

keluarga menjadi lingkungan pertama dan utama dalam menumbuhkan minat baca anak. Kebiasaan membaca yang ditanamkan sejak

| Rabu, 16 September 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 5