Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Mahasiswa MBKM UNWIRA Kupang Mengumpulkan Aspirasi, Pertanyaan Serta Keluhan Warga di Dusun Dhetujita

Bonefasius Junedi Demu selaku mahasiswa MBKM UNWIRA Kupang menjelaskan bahwa kegiatan pengumpulan aspirasi ini bertujuan untuk mendengar secara langsung kebutuhan masyarakat dan mendokumentasikan berbagai persoalan yang ada di lapangan.

Indonesiasurya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:40:11 WIB
Foto bersama

Ende - Dalam upaya menjembatani komunikasi antara masyarakat dan pemerintah desa, mahasiswa Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang menjaring Aspirasi Masyarakat.

Bonefasius Junedi Demu, turun langsung ke lapangan untuk mengumpulkan berbagai aspirasi, pertanyaan, dan keluhan warga di Dusun Dhetujita, Desa Riaraja, Kecamatan Ende, Kabupaten Ende, pada Selasa (23/6/2026).

Kegiatan ini dilakukan melalui wawancara dan dialog langsung dengan masyarakat guna mengetahui berbagai permasalahan yang dihadapi warga, khususnya yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur desa.

Dalam kesempatan tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi terkait kondisi jembatan gantung yang telah mengalami kerusakan, kebutuhan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di sekitar area pemukiman, serta belum tersedianya akses jalan menuju kawasan permukiman warga.

Warga mengungkapkan bahwa jembatan gantung yang selama ini menjadi sarana penghubung bagi masyarakat kini berada dalam kondisi yang memprihatinkan. Kerusakan pada beberapa bagian jembatan menimbulkan kekhawatiran bagi warga yang setiap hari melintasinya untuk beraktivitas, baik menuju kebun maupun ke wilayah lainnya.

Masyarakat berharap adanya perhatian dari pemerintah agar jembatan tersebut dapat diperbaiki demi menjamin keselamatan pengguna.

Selain itu, masyarakat juga menyampaikan kebutuhan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di sekitar pemukiman.

Menurut warga, beberapa titik di lingkungan tempat tinggal mereka berpotensi mengalami longsor, terutama saat curah hujan tinggi. Oleh karena itu, pembangunan TPT dinilai penting untuk melindungi rumah warga serta menjaga keamanan lingkungan sekitar.

Keluhan lain yang disampaikan warga adalah belum adanya akses jalan yang memadai menuju area permukiman. Kondisi ini menyebabkan masyarakat mengalami kesulitan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama dalam mengangkut hasil pertanian, mengakses layanan umum, dan melakukan mobilitas antarwilayah. Warga berharap pembangunan jalan dapat menjadi salah satu prioritas pembangunan desa pada masa mendatang.

Bonefasius Junedi Demu selaku mahasiswa MBKM UNWIRA Kupang menjelaskan bahwa kegiatan pengumpulan aspirasi ini bertujuan untuk mendengar secara langsung kebutuhan masyarakat dan mendokumentasikan berbagai persoalan yang ada di lapangan.

Aspirasi yang telah dihimpun akan menjadi bahan masukan yang dapat disampaikan kepada pemerintah sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan yang lebih partisipatif dan tepat sasaran.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

PLN UIP Nusra Perkuat Koordinasi dengan BIN Daerah NTB Dukung Pembangunan Ketenagalistrikan

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW. Manurung, menjelaskan bahwa dukungan dan sinergi dari seluruh pemangku

| Selasa, 23 Juni 2026
Mahasiswa MBKM FISIP UNWIRA Kupang Gelar Sosialisasi Stop Bullying di SMPK Wawonato

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa-siswi SMPK Wawonato semakin memahami pentingnya membangun budaya pergaulan yang p

| Selasa, 23 Juni 2026
Proyek Infrastruktur Diduga Abaikan Keselamatan, APMP Jatim Minta Audit Menyeluruh

Peristiwa ini menjadi studi kasus penting untuk menguji implementasi prinsip akuntabilitas, transparansi, dan perlindung

| Selasa, 23 Juni 2026
Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq Jadi Responden Pertama Sensus Ekonomi BPS 2026

Bupati Lembata menyampaikan apresiasi atas kerja BPS yang secara konsisten melaksanakan pendataan statistik sebagai dasa

| Senin, 22 Juni 2026
Lembata Akan Ikut Tiga Lomba Di MTQ Tingkat Provinsi

Ketua LPTQ Kabupaten Lembata, Said Kopong, S.Sos., M.Si., optimistis para peserta mampu tampil maksimal dan mengharumkan

| Senin, 22 Juni 2026
Polisi Bantah Minta Uang 50 Juta Tebus Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi

_Maaf, saya baru dapat baket dari Reskrim,” ujar Ipda Leonardus menjawab pertanyaan wartawan.

| Minggu, 21 Juni 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 5