LEWOLEBA, INDONESIASURYA.COM — Deru mesin dan gemerlap modifikasi motor mewarnai Kontes Motor Lembata 2026 di Lapangan Harnus, Sabtu (31/10/2026) sore. Di antara deretan peserta yang memamerkan hasil modifikasi terbaik, ada satu sosok yang mencuri perhatian, yaitu Marlin Liarian.
Perempuan yang sehari‑hari bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lembata itu hadir membawa sepeda motor Honda Beat yang telah dimodifikasi khusus untuk penyandang disabilitas. Wajahnya tampak sumringah dengan senyum yang terus tersungging ketika motornya dipanggil maju ke bagian tengah lapangan, tempat istimewa yang disiapkan panitia untuk peserta kehormatan ajang tersebut.
Bagi Marlin, kehadiran di kontes ini bukan sekadar memamerkan kendaraan, melainkan kebanggaan tersendiri bisa bergabung bersama para pencinta otomotif di Lembata.
“Bangga terlibat dalam kegiatan ini. Ini merupakan kehormatan di tengah keterbatasan yang saya miliki,” ungkapnya.
Motor Honda Beat miliknya telah diubah susunan pengoperasiannya agar sesuai dengan kondisi fisiknya. Kehadiran Marlin sekaligus memberikan pesan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkreasi dan berpartisipasi dalam kegiatan masyarakat.
Camat Nubatukan, Mikael Kia, turut memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kontes tersebut. Ia berharap kegiatan serupa terus digelar sebagai wadah pengembangan kreativitas komunitas otomotif lokal.
Dalam ajang ini, panitia menyediakan tujuh kelas lomba, namun hanya tiga kelas yang memenuhi kuota dan persyaratan untuk dinilai juri. Total hadiah yang disiapkan mencapai Rp. 6 Juta 750 ribu, dengan rincian juara pertama Rp. 1 juta, juara kedua Rp. 750 ribu, dan juara ketiga Rp. 500 ribu per kelas. Sementara empat kelas lain belum memenuhi kuota, meskipun begitu panitia tetap memberikan piagam dan piala untuk para pesertanya.
Bagi penyelenggara, kontes ini menjadi langkah awal memperkuat dunia otomotif di Lembata. Ke depannya panitia berharap dapat membentuk atau memperkuat kehadiran Ikatan Motor Indonesia (IMI) di wilayah tersebut.
Di tengah deru mesin dan persaingan modifikasi, kehadiran Marlin meninggalkan pesan penting: ruang kreativitas harus terbuka bagi siapa saja. Ajang ini bukan hanya tentang kendaraan paling menarik, melainkan juga tentang kesempatan, keberanian, dan kebanggaan menjadi bagian dari komunitas otomotif daerah. (Tim)