Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Polemik Pengangkatan Kaur Perencanaan Desa Tanarawa, Forum Rakyat Murka Desak Penyelidikan Transparan

“Junjung aturan, hormati hasil seleksi, dan jangan abaikan suara publik!” tegas koordinator Forum Rakyat Murka Stefanus Bura.

Indonesiasurya
Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:11:20 WIB
Foto

MAUMERE  — Polemik pengangkatan Kepala Urusan (Kaur) Perencanaan Desa Tanarawa, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka hingga akhir Oktober 2026 belum menemukan penyelesaian jelas. Forum Rakyat Murka menyuarakan protes keras terkait rencana penunjukan kandidat peringkat kedua padahal proses seleksi telah menetapkan pemenang peringkat pertama.

 

Proses seleksi berlangsung sejak Mei 2026 melalui tahapan sosialisasi, verifikasi administrasi, dan uji kompetensi yang melibatkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinas PMD) Kabupaten Sikka. Hasil penilaian menetapkan Godelifa Ociana sebagai urutan  pertama, disusul Maria Erosvita Bluwa di peringkat kedua, Yohanis Kenedi ketiga, dan Afrianus Migu keempat.

 

Muncul kekhawatiran warga setelah beredar kabar Kepala Desa Tanarawa berencana menunjuk kandidat peringkat kedua. Pada 28 Agustus 2026, Godelifa Ociana bersama warga Dusun Lemak mendatangi kantor desa untuk meminta penjelasan, namun Kepala Desa menyebut alasan penunjukan merupakan rahasia dengan Camat Waiblama.

 

Rapat dengar pendapat yang difasilitasi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) pada 31 Agustus 2026 juga tidak menghasilkan keputusan pasti. Meskipun disepakati akan dilakukan pendekatan terhadap kandidat peringkat pertama, hingga saat ini belum ada keputusan akhir dari pihak terkait.

 

Dalam pernyataan sikapnya, Forum Rakyat Murka menilai langkah Kepala Desa tidak sesuai Peraturan Daerah Sikka Nomor 8 Tahun 2019 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa. Forum ini menduga adanya praktik kolusi‑nepotisme‑korupsi (KKN) serta menilai ada kelemahan pengawasan dari Camat Waiblama, Dinas PMD, dan kepemimpinan Bupati Sikka.

 

“Junjung aturan, hormati hasil seleksi, dan jangan abaikan suara publik!” tegas koordinator Forum Rakyat Murka Stefanus Bura.

 

Forum ini mendesak Bupati Sikka, DPRD Kabupaten Sikka, dan Dinas PMD segera melakukan penyelidikan objektif, memverifikasi keseluruhan proses seleksi, serta meminta penjelasan tertulis dasar hukum rencana penunjukan tersebut. Mereka juga meminta agar keputusan akhir diumumkan secara terbuka kepada warga.

 

Apabila dalam waktu dekat belum ada tindakan nyata dari pemerintah daerah, Forum Rakyat Murka mengancam akan menggelar aksi demonstrasi besar‑besaran sebagai bentuk aspirasi damai. Pihak forum menegaskan tuntutannya bukan untuk menyerang individu tertentu, melainkan mendorong tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan berlandaskan hukum.

 

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Kabupaten Sikka maupun pihak‑pihak terkait atas tuntutan tersebut.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Bimtek STEM PAUD Lembata: Manfaatkan Alam Lokal Bangun Rasa Ingin Tahu Anak Sejak Dini

“Kita tidak perlu peralatan canggih untuk membangun semangat sains pada anak. Cukup gunakan apa yang ada di sekitar me

| Jumat, 30 Oktober 2026
Aksi Salib Merah Viral, Ketua PP PMKRI Yohanes Tola: Ini Lahir dari Ketulusan dan Kepedulian Sosial

Simbol Salib Merah ini hadir sebagai bentuk keprihatinan mendalam atas kondisi bangsa hari ini yang sedang diuji oleh kr

| Jumat, 30 Oktober 2026
KM Lawit Menabrak Dermaga Pelabuhan Ipi Ende, Operasional Dihentikan Sementara

Hingga saat ini belum ada rincian resmi terkait kerusakan kapal atau dermaga, serta jadwal pemulihan layanan untuk rute

| Jumat, 30 Oktober 2026
Jaringan Air Bersih Bukit Kneping‑Lewokoba Diresmikan, Warga Atakore Bersyukur

Ketua Yayasan PAPHA Indonesia Cabang Lembata, Paulus Makarius Dolu, S.Fil., mengajak seluruh warga dan enam kepala desa

| Kamis, 29 Oktober 2026
Manfaat MBG di Kabupaten Flores Timur dan Lembata Tidak Merata, Warga Tuntut Keadilan Negara.

“Masyarakat menuntut keadilan negara. Negara jangan menjadi tuli dan tidak mendengar suara dari desa‑desa,” ujar V

| Kamis, 29 Oktober 2026
Bimtek STEM untuk Guru PAUD Lembata Dibuka, Manfaatkan Alam Lokal untuk Pembelajaran Menyenangkan

kepala dinas pendidikan Wensalus Ose menyampaikan bahwa masa usia dini adalah masa pertumbuhan pesat anak dari sisi kogn

| Kamis, 29 Oktober 2026
Sisa MBG Capai 2 Ember, Siswa SMPK St. Gabriel Takut Konsumsi Usai Isu Sayur Basi

Kepala Sekolah SMPK Swasta St. Gabriel Larantuka, Sr. Maria Fabiana, PRR, membenarkan ada sembilan siswanya yang mengala

| Rabu, 28 Oktober 2026
PUM Belanda Bantu Perkuat Fondasi dan Pemasaran Koperasi Purna Migran Lembata

Annemieke juga menyarankan kerja sama dengan koperasi kredit yang sudah mapan, agar KOPPMI dapat lebih fokus mengembangk

| Rabu, 28 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 5