Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Fransiskus Gewura akui, 27 Tahun Otonomi Lembata ada Kemajuan, tinggal Fokus ke Ekonomi Masyarakat

Poin tak kalah penting yang disampaikan Frans Gewura adalah menjaga keamanan dan ketertiban agar Lembata menjadi daerah yang menarik bagi investor. Ketika suasana aman dan kondusif, modal akan masuk, lapangan kerja terbuka, dan ekonomi masyarakat tumbuh secara berkelanjutan.

Indonesiasurya
Senin, 12 Oktober 2026 | 13:50:42 WIB
Wakil ketua DPRD Lembata Fransiskus Gwura

LEWOLEBA, INDONESIASURYA.COM — Memperingati 27 tahun berdirinya Kabupaten Lembata sebagai daerah otonom, para pemangku kepentingan menegaskan kembali makna dan hakekat otonomi sejati: daerah memiliki keleluasaan mengurus rumah tangganya sendiri tanpa menunggu instruksi detail dari pusat, selama tidak bertentangan dengan hukum nasional. Prinsipnya dilaksanakan secara seluas-luasnya, nyata, dan bertanggung jawab.

Wakil ketua DPRD Fransiskus Gewura sebut Tiga Pilar Penyelenggaraan Otonomi

Dalam penyelenggaraan pemerintahan, ada tiga asas utama yang harus dipahami setiap pemimpin agar tidak tumpang tindih:

- Desentralisasi — penyerahan wewenang dari pusat ke daerah

- Dekonsentrasi — pelimpahan wewenang ke perwakilan daerah

- Tugas Pembantuan — penugasan dari pemerintah pusat/daerah ke daerah lain

 
Menurut mantan camat Nubatukan ini bahwa selama 27 Tahun, Ada Banyak Perubahan Nyata

Setelah 27 tahun berjalan, diakui bahwa Lembata telah mencatat berbagai kemajuan:

Pendidikan: Sarana dan prasarana terus bertambah, begitu pula jumlah tenaga pendidik dan kependidikan. Masih ada kekurangan, namun sistem terus bergerak maju.

Kesehatan: Fasilitas kesehatan cukup tersedia hingga ke tingkat Puskesmas. Tenaga medis dan dokter semakin banyak, pelayanan dari Puskesmas hingga Rumah Sakit terus diperbaiki dari waktu ke waktu.

Infrastruktur: Akses jalan, air bersih, dan listrik terus mengalami perbaikan dari satu periode ke periode berikutnya. Sarana transportasi juga meningkat, mempermudah mobilitas antar-desa dan ke kota.

Fokus Utama menurut Frans Gwura adalah meningkatkan Pendapatan Masyarakat

Meski kemajuan terlihat, yang paling perlu dipercepat ke depannya adalah pertumbuhan ekonomi masyarakat. Pembangunan harus mampu mendongkrak pendapatan per kapita warga agar kesejahteraan benar-benar terasa di setiap rumah.

Wakil ketua DPRD Lembata ini menyebut Empat Hal Penting yang Harus Digenjot:

1. Pelayanan Publik yang Lebih Dekat — keputusan pemerintahan harus semakin dekat dengan masyarakat, bukan sebaliknya

2. Pembangunan Merata & Tidak Diskriminatif — pemerataan pembangunan adalah kunci percepatan kesejahteraan

3. Pemberdayaan Masyarakat — warga harus terlibat aktif dalam merencanakan dan mengawasi pembangunan

4. Kembangkan Potensi Lokal — gali keunggulan daerah seperti pariwisata, pertanian, dan sumber daya khas Lembata

Frans Gewura juga meminta ciptakan iklim Kondusif untuk Investasi

Poin tak kalah penting yang disampaikan Frans Gwura adalah menjaga keamanan dan ketertiban agar Lembata menjadi daerah yang menarik bagi investor. Ketika suasana aman dan kondusif, modal akan masuk, lapangan kerja terbuka, dan ekonomi masyarakat tumbuh secara berkelanjutan.

"Otonomi bukan sekadar wewenang, tapi amanah. Mari kita jaga semangat ini — melayani lebih baik, membangun lebih merata, dan memajukan ekonomi bersama untuk Lembata yang sejahtera." Ungkap Frans Gwura


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

HUT ke-27 Otonomi Lembata: Ketua DPRD Syafrudin Sira ; "Otonomi hanya judul namun, isinya nyaris tak ada"

Kita belum menjiwai secara penuh otonomi ini. Semangat Taan Tou — satu rasa — belum kita lakukan secara maksimal." U

| Senin, 12 Oktober 2026
Mesin Pengolahan Jagung Beroperasi, Bupati Kanis Tuaq: Mulai dari yang Kecil, Bangkit dari Keterbatasan

"Sesuatu yang besar harus memulai dari yang kecil. Sesuatu yang sukses harus menghadapi masalah dan kendala. Jarang oran

| Sabtu, 10 Oktober 2026
Wisuda XXVIII Unipa Maumere: Luluskan 708 Sarjana, Rektor Pesan Jangan Jadi "Sarjana Kertas"

"Berkarya berarti ilmu tidak berhenti sekadar teori, tetapi hidup dalam kebersamaan. Berinovasi butuh keberanian mencipt

| Sabtu, 10 Oktober 2026
FORMASI KAWAL KESEPAKATAN RDP BBM BERSUBSIDI PINRANG: HAK RAKYAT HARUS DIJAGA

“Kami tidak ingin kesepakatan ini berhenti di ruang rapat. Satgas bersama seluruh unsur terkait harus mengawal pelaksa

| Kamis, 08 Oktober 2026
Gubernur NTT Tegaskan Potensi Rp70 Triliun di Lembata & Flotim Harus Kembali ke Masyarakat

Penegasan itu disampaikan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dalam amanat yang dibacakan Plt. Asisten II Bidang Pe

| Kamis, 08 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 12